home

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Persiapan Sebelum Berangkat Haji yang Harus Anda Tahu

Persiapan Sebelum Berangkat Haji yang Harus Anda Tahu

Setelah memutuskan dan mendaftarkan diri untuk melakukan ibadah haji, selanjutnya Anda perlu melakukan segala persiapan demi kelancaran di Mekah nanti. Anda perlu mengisi waktu saat menunggu hari keberangkatan dengan berbagai persiapan ibadah haji. Dengan melakukan persiapan yang matang calon haji dapat mengurangi risiko atau mencegah berbagai masalah, terutama gangguan kesehatan yang dapat menghambat ibadah haji.

Apa saja persiapan ibadah haji yang perlu dilakukan?

Proses ibadah haji akan dengan mudah menguras fisik dan mental apabila Anda tidak melakukan persiapan. Anda sebaiknya juga mencari informasi dari pengalaman teman atau keluarga yang sebelumnya pernah melakukan ibadah haji atau umrah. Dengan demikian, setidaknya Anda jadi terbayang akan kegiatan apa saja yang dilakukan dan mendapat tips penting saat menghabiskan waktu di Arab Saudi sana.

Berikut beberapa persiapan ibadah haji yang secara umum perlu dilakukan:

Fisik dan mental

Hampir semua kegiatan ibadah haji mengharuskan Anda untuk berjalan kaki. Jika tidak terbiasa jalan kaki, mungkin bisa dipastikan Anda akan mengalami kesulitan atau hambatan. Oleh karena itu, biasakan untuk berjalan secara reguler untuk meningkatkan ketahanan tubuh.

Penting juga untuk menjaga kesehatan fisik dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Dari mulai perjalanan udara saja, daya tahan tubuh Anda sudah diuji. Panjangnya perjalanan menjadi bagian dari tantangan yang perlu dilalui para calon haji. Oleh karena itu, perbaiki pola makan dengan menambah asupan buah dan sayur, terutama makanan yang kaya antioksidan.

Persiapan mental juga tidak kalah penting. Anda perlu menambah wawasan dan mendapat informasi mengenai situasi dan kondisi di sana. Jika dibekali pengetahuan yang cukup, secara mental Anda akan siap menghadapi semua tantangan saat melakukan ibadah haji.

Obat-obatan dan barang pribadi

Persiapan ibadah haji berikutnya adalah membuat daftar dan membawa obat-obatan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kesehatan. Di antaranya seperti:

  • Obat dengan preskripsi dokter
  • Obat pereda nyeri, contohnya obat sakit kepala
  • Obat batuk
  • Suplemen daya tahan tubuh dalam format effervescent yang mengandung vitamin C, D, dan Zinc
  • Tabir surya

Beberapa barang-barang tersebut harus berada pada tas P3K. Tak hanya ketika menjalankan ibadah haji saja, tetapi setiap melakukan perjalanan jauh. Khusus untuk vitamin tambahan, Anda dapat membawa suplemen yang berbentuk tablet effervescent karena lebih mudah dan cepat diserap oleh tubuh.

Di saat yang bersamaan, cairan dalam tubuh pun bertambah sehingga Anda terhindar dari dehidrasi. Untuk obat yang menggunakan preskripsi dokter, jangan lupa untuk membawa juga salinan preskripsinya.

Selain itu jangan lupa juga untuk membawa barang pribadi dan menghindari untuk menggunakannya secara bersamaan. Barang-barang yang dimaksud seperti:

  • Sikat dan pasta gigi
  • Hand sanitizer (pembersih tangan)
  • Sabun, sampo, dan deodoran
  • Tisu

Mendapat vaksin agar tidak terserang virus selama ibadah haji

Seperti yang dilansir pada laman situs Kementerian Agama RI dan Kementerian Kesehatan mewajibkan calon jamaah haji untuk mendapatkan dua macam vaksin sebagai bagian dari persiapan ibadah haji. Vaksin yang dimaksud adalah vaksin meningitis (meningococcus ACW135Y) dan vaksin influenza (seasonal flu) yang diberikan secara gratis.

Tentu tujuannya agar Anda tidak terkena virus tersebut. Hal ini juga menjadi salah satu syarat memasuki Arab Saudi. Virus meningitis menyebar melalui para calon jemaah haji yang berasal dari negara yang menjadi endemis meningitis.

Calon jamaah haji setidaknya harus melakukan persiapan yang telah dijelaskan sebelumnya. Anda tentu boleh melakukan persiapan lain yang dapat membantu kelancaran ibadah haji. Kesehatan fisik dan mental sangat vital karena kondisi di sana cukup berbeda dengan yang ada di Indonesia. Untuk itu, tetap jaga kebugaran dan cari informasi atau tips-tips agar lancar saat menunaikan ibadah haji, terutama bagi Anda yang akan berangkat dalam waktu dekat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

HAJJA SAIRA. (2019). Getting Ready for Hajj – Physically, Mentally and Spiritually – IslamiCity. Retrieved February 3, 2020, from: https://www.islamicity.org/12445/getting-ready-for-hajj-physically-mentally-and-spiritually/

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2016). Petugas Haji Jalani Vaksin Meningitis, Antrean Mengular | Website Haji Kementerian Agama. Retrieved February 3, 2020, from: https://haji.kemenag.go.id/v3/content/petugas-haji-jalani-vaksin-meningitis-antrean-mengular

Kementerian Agama Republik Indonesia. Kemenkes: Vaksin Haji Gratis | Website Haji Kementerian Agama. (2016). Retrieved February 3, 2020, from: https://haji.kemenag.go.id/v3/node/635

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Roby Rizki Diperbarui 20/04/2020
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto
x