home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

9 Bagian Tubuh yang Paling Tak Sakit Saat Ditato

9 Bagian Tubuh yang Paling Tak Sakit Saat Ditato

Jika Anda sedang berpikir untuk mendapatkan tattoo tetapi masih diselimuti bayangan rasa sakit yang memilukan saat jarum memasuki kulit, tahukah Anda bahwa ada beberapa tempat tertentu yang tidak begitu terasa sakit saat ditato?

Hindari tempat-tempat yang paling sakit saat ditato dan Anda akan mendapatkan tato indah impian Anda selama ini dengan sedikit rasa sakit, jika Anda berhati-hati dan paham dimana tempat yang paling aman berada.

Bagian tubuh yang aman untuk ditato tanpa rasa sakit

1. Jari

Jari jemari memang sering masuk ke dalam daftar area tubuh yang paling menyakitkan saat ditato, namun ada alasan mengapa kami menaruhnya juga di daftar ini.

Anda mungkin mengalami rasa sakit dari tato jemari, terutama jika mendapatkannya di dekat tulang. Akan tetapi, tato di bagian tubuh ini biasanya berukuran kecil dengan desain yang cukup sederhana, sehingga rasa sakitnya tidak akan bertahan lama. Selain itu, walaupun setiap saraf utama dalam tubuh berakhir di jari-jari tangan dan kaki, tidak ada banyak ujung saraf di bagian punggung jari (terutama di bagian buku jari atas) bila dibandingkan dengan ujung-ujung jari atau sisi dalam telapak Anda.

Kekurangannya: kedua tangan dan kaki secara terus menerus untuk beraktivitas. Ada banyak gesekan akibat gerakan terus menerus oleh tangan, kaki, atau di antara jemari Anda, dan dangkalnya kedalaman lapisan kulit di area ini, cenderung membuat tinta tato mudah aus dan memudar dengan cepat.

2. Sisi luar bahu

Sisi ketiak dan lengan dalam merupakan dua bagian tubuh yang termasuk paling sakit saat ditato — kulit tipis, sensitif, dan rawan saraf penting. Jika Anda bersikukuh untuk mendapatkan sleeve tattoo alias tato di lengan, mengapa tidak menyiasatinya dengan memusatkan desain di sisi luar bahu?

Area terluar bahu hingga lengan bawah memiliki cukup bantalan daging guna menahan tusukan tajam dari jarum tattoo, selain itu, bagian tubuh ini memiliki sedikit ujung saraf sehingga pengalaman tato pertama Anda tidak harus sesakit yang dibayangkan selama ini.

3. Paha

Untuk Anda yang sedang mempertimbangkan lokasi tato pertama, mengapa tidak buat di paha depan atau belakang saja? Bagian paha umumnya cukup aman untuk ditato karena ada banyak ruang yang bisa dijadikan kanvas “melukis” bagi si tattoo artist. Selain itu, jumlah rasa nyeri yang dirasakan cukup bisa ditoleransi — bahkan bagi Anda yang sensitif terhadap rasa sakit.

Tapi, hindari area pangkal paha. Area pangkal paha (selangkangan), termasuk genitalia, mungkin tampak tebal dan berlemak, tapi rasa sakit yang ditimbulkan akan lebih terasa sakit karena bundel saraf dari alat kelamin menjalar melewati area ini.

4. Belakang telinga

Belakang telinga merupakan tempat yang jarang dikenal sebagai lokasi strategis untuk ditato. Untuk Anda yang lebih memilih untuk menyembunyikan tato, desain kecil dan sederhana cukup untuk memuaskan keinginan Anda mendapatkan tato pertama sekaligus tertutup dari pandangan orang lain — yang bisa Anda pamerkan nanti saat mengenakan riasan rambut up-do, seperti kuncir kuda atau cepol.

Area belakang telinga memiliki sangat sedikit ujung saraf, sehingga rasa sakit yang dialami tidak akan begitu memilukan.

5. Area pinggul dan perut

Dari sekian banyak tempat yang bisa Anda lukis tattoo, daerah pinggul — perut bagian bawah, lingkar pinggul dan pinggang, pusar, hingga punggung bawah — adalah salah satu tempat yang tidak begitu menyakitkan untuk ditato. Berbanding terbalik dengan perut bagian atas dan area dada atas yang memiliki bantalan tipis, daerah pinggul memiliki banyak lapisan lemak ekstra dan tidak terlalu banyak ujung saraf di area ini.

6. Betis

Area di antara bawah lutut hingga di atas pergelangan kaki adalah tempat yang sangat baik untuk tattoo pertama Anda, terutama jika Anda memilih untuk melukisnya di daerah terluar betis yang menjauhi tulang. Baik itu desain tattoo yang besar dan rumit atau kecil dan sederhana, Anda dapat duduk tenang dan yakin bahwa Anda tidak akan terganggu dengan rasa sakit memilukan karena area betis memiliki sangat sedikit ujung saraf.

7. Pergelangan tangan bagian dalam

Mendapatkan tato di area ini tidak akan menimbulkan banyak keluhan. Hal ini dikarenakan kulit pergelangan tangan termasuk tipis, namun tidak berada di dekat tonjolan tulang manapun.

8. Tengkuk leher dan punggung atas

Jangan terlalu mengkhawatirkan diri memikirkan bahwa tato yang berada di dekat kepala pasti terasa sakit minta ampun. Punggung atas, termasuk tengkuk leher, menyediakan banyak ruang aman sebagai kanvas Anda melukis desain tato favorit Anda. Bagian tubuh ini juga salah satu area yang memiliki paling sedikit ujung saraf, sehingga sebesar atau serumit apapun tato Anda, pengalaman tato pertama di punggung tidak akan berakhir menyeramkan.

Namun, jauhi area tulang belakang yang terlalu dekat permukaan (di mana tonjolan tulang tampak sangat jelas) dan area ketiak, karena dua area ini memiliki bundel ujung saraf yang lebih banyak daripada area punggung yang lainnya.

9. Rusuk

Daerah sekitar tulang rusuk memiliki bantalan kulit yang tipis untuk melindungi tulang, sehingga area ini termasuk yang paling sensitif dari keseluruhan daftar di atas, maka dari itu pembuatan tato di bagian tubuh ini mungkin sedikit lebih menyakitkan dibanding delapan lokasi lain yang sudah dijelaskan sebelumnya. Tapi tenang, rasa sakitnya masih cukup bisa ditoleransi dan pastinya tidak membuat Anda meraung kesakitan. Mengapa?

Walaupun bantalan pelindung tulang termasuk tipis, namun kekuatannya tidak boleh disepelekan. Kulit daerah tulang rusuk, boleh dibilang (hingga batas tertentu), tahan banting terhadap rasa sakit. Terlebih lagi jika Anda memiliki ekstra bantalan di daerah ini. Kombinasi dari jumlah ujung saraf yang sedikit dan bala bantuan dari ekstra lapisan lemak dan daging, membuat daerah ini cukup aman untuk ditato tanpa memberikan rasa nyeri memilukan.

Tapi ingat, toleransi rasa sakit setiap orang berbeda. Apa yang mungkin tidak menyakitkan bagi seseorang, dapat menjadi pengalaman horor bagi sebagian orang.

BACA JUGA:

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Least Painful Places for Tattoos http://www.newhealthadvisor.com/least-painful-places-for-tattoos.html accessed August 30, 2016

10 Least Painful Places to Get a Tattoo for Girls http://www.herinterest.com/10-least-painful-places-to-get-a-tattoo-for-girls/ accessed August 30, 2016

Least Painful Place to Get a Tattoo – No Pain, All Gain http://www.fashionlady.in/6-places-on-your-body-where-tattoos-dont-hurt-much-no-pain-all-gain/24276 accessed August 30, 2016

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ajeng Quamila Diperbarui 31/12/2020
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x