home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Didi Kempot Tutup Usia Diduga Kelelahan, Bagaimana Hingga Jadi Fatal?

Didi Kempot Tutup Usia Diduga Kelelahan, Bagaimana Hingga Jadi Fatal?

Kabar duka kembali datang dari dunia musik tanah air. Penyanyi campursari Didi Kempot dikabarkan meninggal Selasa (5/5) di RS Kasih Ibu, Solo.

Penyebab meninggalnya pelantun lagu Banyu Langit ini diduga karena kelelahan. Laporan dari sejumlah media mengungkapkan bahwa keluarga menyebut pria bernama asli Dionisius Prasetyo ini sering merasa lelah karena terlalu banyak kegiatan.

Dilansir dari Kompas, Didi Kempot sempat mengalami code blue asthma saat dilarikan ke rumah sakit. Code blue asma adalah istilah yang dipakai ketika pasien mengalami henti jantung akibat asma berat yang berujung dan bisa menyebabkan gagal napas.

Sementara itu, menurut kakak kandung Didi Kempot, Lilik, sang adik jarang mengeluhkan sakit dan tidak memiliki riwayat penyakit parah apa pun. Lilik menduga penyanyi legendaris ini meninggal akibat kelelahan.

Lantas, apa yang membuat kelelahan bisa berakibat fatal hingga menyebabkan Didi Kempot meninggal dunia? Simak penjelasan berikut.

Disebutkan bahwa Didi Kempot meninggal dunia akibat terlalu kelelahan

Sumber: Akun Instagram Didi Kempot (@didikempot_official)

Sebenarnya apa yang membuat Didi Kempot meninggal dunia mendadak ini belum diketahui dengan pasti. Namun, salah satu kemungkinan yang menjadi penyebabnya adalah rasa lelah akibat terlalu banyak kegiatan.

Rasa lelah yang hebat adalah kondisi kesehatan yang paling sering diabaikan oleh masyarakat. Kondisi ini mungkin dapat terjadi karena dokter menganggap kelelahan tidak terlalu parah. Akibatnya, tidak sedikit dari orang yang merasa lelah akhirnya mengembangkan kondisi yang semakin parah dan meningkatkan risiko kematian.

Hal ini dibuktikan melalui penelitian dari jurnal BMC Medicine. Di dalam penelitian tersebut terdapat 18.101 peserta, baik pria dan wanita, yang berusia 40-79 tahun.

Mereka diminta untuk menyelesaikan penilaian ukuran kelelahan dan memberikan informasi terkait faktor pengganggu lainnya. Mulai dari usia, gaya hidup, berat badan, hingga riwayat penyakit kronis.

Pada saat penelitian ini berlangsung kira-kira 16 tahun terdapat sekitar 4397 peserta yang meninggal dunia. Hampir sebagian besar dari peserta yang meninggal melaporkan kelelahan tertinggi dibandingkan mereka yang memberitahu tingkat kelelahan yang rendah.

Akhirnya, para peneliti menyimpulkan bahwa tingkat kelelahan yang tinggi bisa dikaitkan dengan penyebab kematian yang sering terjadi pada masyarakat umum.

Hal ini sangat mungkin terjadi mengingat gejala dari kelelahan sering diabaikan. Padahal kondisi tubuh apapun memerlukan evaluasi yang lebih dalam dan tidak boleh dianggap ‘jinak’ oleh siapapun.

Maka itu, penyebab Didi Kempot meninggal mendadak sangat mungkin terjadi karena rasa lelah seperti yang dilaporkan oleh anggota keluarganya.

Gejala dari rasa lelah yang tidak boleh diabaikan

cara mengatasi nyeri otot

Dugaan Didi Kempot yang meninggal dunia akibat kelelahan mungkin membuat sebagian orang bertanya-tanya, apa yang membuat kondisi ini bisa berakibat fatal.

Begini, kelelahan terkadang dianggap sebagai rasa capek yang biasa, mirip dengan ketika Anda merasa mengantuk saat bekerja atau letih sepulang dari kantor. Padahal, kelelahan yang satu ini cukup berbeda.

Umumnya, kelelahan bisa menyebabkan berbagai gejala yang tentu dapat mengganggu aktivitas harian dan kesehatan tubuh. Gejala ini tidak hanya mengganggu kesehatan fisik, melainkan juga memengaruhi kesehatan mental Anda.

Berikut ini beberapa gejala yang disebabkan oleh kelelahan hingga bisa menyebabkan kondisi yang serius.

  • sering lupa dan mudah kehilangan fokus
  • sakit tenggorokan
  • merasa sering mengantuk
  • otot terasa lemah
  • sakit kepala dan pusing
  • kualitas tidur memburuk
  • halusinasi
  • fungsi sistem kekebalan tubuh menurun
  • mudah tersinggung dan tidak semangat

Gejala yang muncul akibat rasa lelah tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Ada beberapa penyakit dan gangguan lainnya yang dapat memicu kelelahan, seperti penyakit jantung dan diabetes.

Selain itu, rasa lelah juga tidak hanya terjadi karena kondisi medis tertentu, melainkan juga gaya hidup yang tidak sehat. Mulai dari kurang tidur, pola makan yang buruk, hingga terlalu banyak bekerja.

Bahkan, faktor psikologis juga menjadi sebagian besar pemicu dari kelelahan, seperti depresi, gangguan kecemasan dan perasaan berduka.

Tips mengatasi rasa lelah yang berlebihan

istirahat cukup setelah bekerja

Kabar perihal Didi Kempot yang meninggal dunia tentu membuat para penggemarnya berduka. Pasalnya, kabar duka ini datang begitu mendadak setelah sebelumnya pelantun lagu patah hati legendaris ini sempat menggalang dana lewat konser virtual.

Rasa lelah yang mungkin menjadi penyebab meninggalnya Didi Kempot sebenarnya dapat diatasi jika Anda cepat menyadarinya. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi kelelahan adalah dengan memahami apa yang membuat gejala ini kerap muncul.

Apabila rasa lelah tersebut berpengaruh terhadap hidup atau membuat Anda tertekan, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter. Dengan begitu, Anda mungkin dapat mengetahui apa yang menjadi penyebab dari rasa lelah tersebut lewat pertanyaan yang diajukan dokter.

Jika memungkinkan, dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan medis tertentu. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi adanya kemungkinan penyebab kelelahan terkait dengan masalah kesehatan yang tidak terlihat, seperti anemia.

Untungnya, kebanyakan orang merasa lelah mereka berkurang dengan sendirinya atau lewat perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat. Oleh karena itu, mulai sekarang cobalah untuk tidak mengabaikan berbagai gejala rasa lelah yang mungkin dapat mengganggu hidup Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Basu, N., Yang, X., Luben, R. N., Whibley, D., Macfarlane, G. J., Wareham, N. J., Khaw, K. T., & Myint, P. K. (2016). Fatigue is associated with excess mortality in the general population: results from the EPIC-Norfolk study. BMC medicine, 14(1), 122. https://doi.org/10.1186/s12916-016-0662-y. Retrieved 05 May 2020. 

Didi Kempot Meninggal Dunia. (2020). Kumparan. Retrieved 05 May 2020, from https://kumparan.com/kumparanhits/didi-kempot-meninggal-dunia-1tM01sqeQma

Fatigue. (2015). Better Health Channel. Retrieved 05 May 2020, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/fatigue

Putri, G.S. (2020). Sebelum meninggal Didi Kempot sempat alami code blue asma, apa itu? Kompas. Retrieved 05 May 2020, from https://www.kompas.com/sains/read/2020/05/05/114519723/sebelum-meninggal-didi-kempot-sempat-alami-code-blue-asma-apa-itu?page=1


Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Nabila Azmi
Tanggal diperbarui 05/05/2020
x