home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Sakit Kepala Saat Cuaca Dingin, Apa Penyebabnya?

Sakit Kepala Saat Cuaca Dingin, Apa Penyebabnya?

Semua orang pasti pernah merasakan sakit kepala. Namun, beberapa orang lebih sering mengalami sakit kepala saat cuaca dingin. Apakah Anda salah seorang yang sering mengalaminya?

Mengapa bisa terjadi sakit kepala saat cuaca dingin?

Menurut sebuah penelitian dalam The Journal of Headache and Pain, kondisi cuaca dingin bisa memicu sakit kepala dan migraine. Terlebih, dr. Shuu-Jiun Wang, seorang ahli saraf yang juga mengepalai penelitian tersebut, mengatakan bahwa beberapa orang rentan mengalami sakit kepala saat cuaca dingin, karena memiliki kelainan genetik yang menyebabkan saraf-saraf mereka lebih peka terhadap perubahan suhu lingkungan.

Ketika suhu cuaca menurun, tekanan udara di sekitar Anda ikut menurun sementara kelembapan udara meningkat. Akibatnya, suhu tubuh Anda pun turun tiba-tiba. Beragam perubahan mendadak tersebut membuat kadar hormon serotonin yang diatur oleh otak jadi tidak seimbang. Saraf-saraf otak pun akan bereaksi secara berlebihan dan mengakibatkan sakit kepala. Cuaca bahkan disebut memperburuk sakit kepala yang disebabkan oleh pemicu lainnya.

Menurut situs kesehatan Web MD, sakit kepala saat cuaca dingin adalah reaksi perlindungan diri terhadap tekanan lingkungan yang buruk. Teorinya, sakit kepala akan menyebabkan seseorang mencari lingkungan yang lebih aman dan nyaman untuk tubuh mereka. Terutama jika terjadi perubahan cuaca yang tergolong ekstrem.

Sebagai contoh, Anda sedang berada di jalan dengan cuaca yang cerah namun tiba-tiba mendung gelap, disusul hujan deras, hal ini membuat tubuh Anda yang tadi merasa hangat jadi kedinginan. Hal ini juga bisa disebabkan karena Anda tidak membawa jaket tebal atau payung untuk melindungi dari. Jadi, setelah sampai rumah Anda merasakan sakit kepala.

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh National Headache Foundation ada 73 persen orang yang merasakan sakit kepala saat terjadi perubahan cuaca, 38 persen karena perubahan suhu yang ekstrem seperti lebih dingin atau lebih panas, dan dingin karena angin kencang sebesar 18 persen.

Ini yang harus dilakukan jika curiga sakit kepala Anda disebabkan cuaca

Hal pertama yang Anda lakukan untuk mengatasi sakit kepala saat cuaca dingin adalah mencatat setiap rasa sakit ketika Anda merasakannya, termasuk tanggal dan waktunya. Beberapa orang biasanya akan merasakan tanda ketika sakit kepala akan datang lebih tepatnya 48 jam sebelum sakit kepala menyerang. Seperti apa tandanya?

Mencatat setiap kejadian sakit kepala yang Anda alami dapat membantu Anda untuk mencari tahu apa pemicu yang sebenarnya. Ingat kembali apa yang Anda rasakan satu atau dua hari sebelum sakit kepala. Catat juga apa yang terjadi pada Anda belakangan ini. Hal ini untuk memastikan apakah sakit kepala Anda disebabkan oleh perubahan cuaca atau karena pemicu yang lain.

Simpan catatan ini selama tiga bulan agar Anda bisa mengenali pola sakit kepala yang muncul. Anda juga bisa mengonsultasikan hal ini kepada dokter untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari
Tanggal diperbarui 04/02/2021
x