home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Jenis Olahraga Kaki yang Bisa Menjaga Kesehatan Otak

5 Jenis Olahraga Kaki yang Bisa Menjaga Kesehatan Otak

Seiring bertambahnya usia, otak akan ikut menua sehingga fungsi otak juga menurun secara alamiah. Belakangan ini mungkin Anda jadi mudah lupa atau susah untuk mempelajari hal baru? Itu adalah tanda-tanda fungsi otak yang sudah mulai loyo. Meski begitu, penurunan fungsi otak terkait penuaan bisa ditunda atau bahkan dicegah dengan berolahraga sejak dini. Penelitian membuktikan bahwa beberapa jenis olahraga yang khususnya berfokus pada kekuatan dan ketahanan kaki dapat membantu menjaga kesehatan otak. Apa hubungannya?

Memahami hubungan antara otak, otot, dan sistem saraf

Otak merupakan pusat sistem saraf yang mengatur dan memerintah semua sistem saraf dan otot tubuh untuk melakukan suatu tindakan. Misalnya, ketika Anda ingin menendang bola.

Korteks motorik otak akan mengirimkan sinyal ke sumsum tulang belakang yang kemudian akan memerintahkan otot kaki untuk melakukan kontraksi, yaitu gerakan tendangan pada bola.

Menariknya, saat area otak yang bertanggung jawab untuk melakukan suatu gerakan sedang mengalami gangguan, otak akan melakukan neuroplastisitas. Neuroplastisitas adalah kemampuan sel saraf otak untuk memperbaiki hubungan dan menggantikan bagian otak lain untuk mengambil alih.

Semakin baik fungsi neuroplastisitas otak Anda, semakin luwes dan lincah otak untuk mengatur semua fungsi tubuh.

Jenis olahraga yang berfokus pada kaki bantu menjaga kesehatan otak

Dilansir dari Medical News Today, banyak penelitian yang telah menunjukkan bahwa aktivitas otot memengaruhi fungsi neuromuskular, yaitu kemampuan sistem saraf, otot, dan otak untuk bekerja sama. Adanya aktivitas otot mampu merangsang pembentukan sel-sel saraf baru, terutama pada bagian hipocampus (area otak yang menyimpan memori dan mengolah informasi).

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Raffaella Adami dari Università degli Studi di Italia menemukan bahwa jenis latihan yang menentang gravitasi mendukung kesehatan otak tikus lab. Aktivitas tersebut mampu mengembangkan sel glial yang fungsinya melindungi sel saraf, memicu produksi neuron di otak, sekaligus meningkatkan masa otot.

Latihan yang menentang gravitasi yang dimaksud oleh Adami adalah olahraga yang tumpuan dan tekanannya ada pada otot-otot kaki. Berbagai jenis latihan yang berfokus pada kekuatan kaki adalah:

1. Berjalan dan lari

mitos olahraga lari

Jalan santai, jalan cepat, dan lari adalah jenis olahraga yang paling mudah dilakukan. Bahkan, kecepatannya dan jaraknya dapat Anda sesuaikan. Yang terpenting, Anda bisa melakukan olahraga ini kapan saja dan di mana saja. Jenis latihan ini memperkuat otot kaki, melancarkan peredaran darah, menjaga kesehatan otak dan jantung Anda.

2. Menari

Jangan salah, menari juga termasuk ke dalam aktivitas fisik. Otot-otot pada tubuh Anda akan berkontraksi sesuai dengan irama musik. Ada kerja sama antara indera, otak, dan juga otot pada tubuh. Anda bisa mencoba tarian salsa, samba, atau tango

Tarian ini memokuskan kecepatan gerakan kaki, pinggul dan tangan Anda. Latihan ini mampu meningkatkan keseimbangan tubuh anda, membuat jantung lebih aktif, dan memperkuat tulang.

3. Mendaki, menaiki tangga, dan melompat

Bukan hanya berjalan dan berlari, mendaki atau menaiki tangga juga memberi tumpuan pada kaki Anda. Bahkan, jenis latihan ini justru lebih berat intensitasnya karena Anda harus menanjak dan juga menurun sehingga lebih optimal untuk meningkatkan kepadatan tulang kaki.

Selain itu, melompat juga memberikan manfaat pada tubuh yang sama dengan mendaki. Melompat mengharuskan Anda mengangkat tubuh dan akhirnya menapak pada tanah.

4. Angkat beban

Latihan angkat beban mengharuskan Anda untuk mengangkat beban sehingga memberikan tekanan pada tangan, punggung, bahu, dan kaki. Olahraga ini paling baik untuk meningkatkan massa otot. Selain itu, olahraga ini memberikan manfaat pada tubuh seperti meningkatkan kepadatan tulang dan menjaga kesehatan otak serta menjaga tubuh tetap bugar.

5. Bulu tangkis, tenis, dan tenis meja

Setiap gerakan memukul atau menangkis mengharuskan Anda menggerakan kaki mengikuti bola atau shuttlecock. Bukan hanya itu, olahraga ini juga mengharuskan lengan, pergelangan tangan , pinggu, dan tulang belakang Anda untuk bergerak. Selain membakar energi, jenis olahraga ini menjaga meningkatkan kepadatan tulang, menguatkan otot kaki dan tangan, serta sehat bagi otak Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Does The Brain Control Muscles Or Movements? https://www.sciencedaily.com/releases/2008/05/080507133321.htm. Diakses pada 7 Juni 2018.

How using your legs keeps your brain healthy. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321921.php. Diakses pada 7 Juni 2018.

Weight-Bearing Exercise: 8 Workouts for Strong Bones. https://www.webmd.com/osteoporosis/features/exercise-weight-bearing#1. Diakses pada 7 Juni 2018.


Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 07/07/2018
x