home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kejang Parsial

Kejang Parsial
Definisi|Tanda-tanda & gejala|Penyebab|Faktor-faktor risiko|Obat & Pengobatan|Pengobatan di rumah

Definisi

Apa itu kejang parsial?

Kejang parsial adalah kondisi yang disebabkan oleh adanya sinyal-sinyal listrik yang tidak normal di bagian otak. Kejang awalnya terjadi di lengan atau kaki dan kemudian bergerak ke atas pada sisi tubuh yang sama. Kejang ini tidak berlangsung lama.

Seberapa umumkah kejang parsial?

Segala golongan usia dapat mengalami kejang ini. Namun, biasanya terjadi pada anak-anak yang berusia di atas 1 tahun, atau orang-orang yang berusia di atas 65 tahun. Kondisi ini dapat dicegah dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kejang parsial?

Kejang parsial sering terjadi pada salah satu bagian tubuh terlebih dahulu kemudian pindah ke bagian atas lain. Awalnya, terjadi pada tangan atau kaki, kemudian menyebar ke bagian tubuh lain. Kejang ini dapat mempengaruhi gerakan kepala, mulut dan mata, bibir, pengeluaran air liur, dan pola kontraksi otot pada bagian tubuh. Gejala seperti mati rasa, kesemutan, dan perasaan merayap pada kulit dapat terjadi.

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-­tanda atau gejala-­gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-­masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab kejang parsial?

Walaupun sebagian besar kejang tidak dapat diidentifikasi penyebabnya, namun beberapa dapat digolongkan karena adanya pemicu dan tanpa pemicu.

Kejang karena adanya pemicu: terjadi karena kondisi alami dalam tubuh, seperti:

  • Kurangnya-GLUT 1;
  • Keturunan;
  • Penyakit bawaan;
  • Ketidakseimbangan kimiawi atau metabolisme dalam tubuh;
  • Demam atau infeksi;
  • Masalah mental;
  • Alzheimer.

Kejang dengan pemicu: dapat terjadi setelah kecelakaan, memiliki penyebab seperti:

  • Luka pada kepala atau otak;
  • Alkohol atau narkotika;
  • Mengalami penyakit otak;
  • Stroke;
  • Tumor otak;
  • Hypertrophic sebagian;
  • Displasia kortikal;
  • Detox atau penetralisir racun ;
  • Beberapa obat-obatan lainnya.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kejang parsial?

Ada banyak faktor risiko untuk penyakit ini seperti:

  • Penuaan;
  • Riwayat kesehatan keluarga;
  • Cedera kepala, Anda dapat membatasi risiko ini dengan menggunakan sabuk pengaman saat mengemudi atau helm saat mengendarai atau menghindari kegiatan yang memiliki risiko cedera kepala yang tinggi.
  • Kejang dan penyakit pembuluh darah lainnya.
  • Demensia
  • Infeksi otak: seperti meningitis;
  • Demam tinggi pada anak-anak kadang-kadang berhubungan dengan kejang.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk kejang parsial?

Metode pengobatan utama untuk kejang adalah penggunaan obat-obatan. Penggunaan lebih dari satu obat anti kejang atau antikonvulsan kadang-kadang dapat dilakukan. Dokter akan mengambil sampel darah secara teratur untuk memastikan bahwa telah memberikan dosis obat yang tepat. Pemberian dosis obat diatur agar kadar obat dalam darah seusai untuk perlindungam terhadap terjadinya kejang. Meskipun telah menggunakan obat, beberapa orang dapat terus mengalami kejang. Orang yang baru saja didiagnosis dengan epilepsi harus mengambil tindakan pencegahan sampai mereka yakin bahwa gangguan tersebut dapat dikendalikan.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk kejang parsial?

Dokter akan membuat diagnosis berdasarkan riwayat medis. Dokter juga dapat melakuan CT scan dan MRI pada otak, atau juga dapat dilakukan electroencephalography (EEG). Tes-tes ini dapat membantu dokter untuk mengetahui adanya penyebab kejang.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kejang parsial?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kejang parsial:

Gunakanlah obat yang telah diresepkan.

Beritahu keluarga atau teman Anda tentang kejang yang terjadi pada Anda dan apa yang harus dilakukan jika kejang tersebut terjadi.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Ferri, Fred. Ferri’s Netter Patient Advisor. Philadelphia, PA: Saunders / Elsevier, 2012. Bảntảivề.
Epilepsy. Simple Partial Seizures. 2016. http://www.epilepsy.com/learn/types-seizures/simple-partial-seizures Accessed November 28th, 2015
U.S. National Library of Medicine. Partial (focal) seizure. 2016. https://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000697.htm Accessed November 28th, 2015

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi
Tanggal diperbarui 23/12/2020
x