Kejang Parsial

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu kejang parsial?

Kejang parsial adalah kondisi yang disebabkan oleh adanya sinyal-sinyal listrik yang tidak normal di bagian otak. Kejang awalnya terjadi di lengan atau kaki dan kemudian bergerak ke atas pada sisi tubuh yang sama. Kejang ini tidak berlangsung lama.

Seberapa umumkah kejang parsial?

Segala golongan usia dapat mengalami kejang ini. Namun, biasanya terjadi pada anak-anak yang berusia di atas 1 tahun, atau orang-orang yang berusia di atas 65 tahun. Kondisi ini dapat dicegah dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kejang parsial?

Kejang parsial sering terjadi pada salah satu bagian tubuh terlebih dahulu kemudian pindah ke bagian atas lain. Awalnya, terjadi pada tangan atau kaki, kemudian menyebar ke bagian tubuh lain. Kejang ini dapat mempengaruhi gerakan kepala, mulut dan mata, bibir, pengeluaran air liur, dan pola kontraksi otot pada bagian tubuh. Gejala seperti mati rasa, kesemutan, dan perasaan merayap pada kulit dapat terjadi.

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-­tanda atau gejala-­gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-­masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab kejang parsial?

Walaupun sebagian besar kejang tidak dapat diidentifikasi penyebabnya, namun beberapa dapat digolongkan karena adanya pemicu dan tanpa pemicu.

Kejang karena adanya pemicu:  terjadi karena kondisi alami dalam tubuh, seperti:

  • Kurangnya-GLUT 1;
  • Keturunan;
  • Penyakit bawaan;
  • Ketidakseimbangan kimiawi atau metabolisme dalam tubuh;
  • Demam atau infeksi;
  • Masalah mental;
  • Alzheimer.

Kejang dengan pemicu: dapat terjadi setelah kecelakaan, memiliki penyebab seperti:

  • Luka pada kepala atau otak;
  • Alkohol atau narkotika;
  • Mengalami penyakit otak;
  • Stroke;
  • Tumor otak;
  • Hypertrophic sebagian;
  • Displasia kortikal;
  • Detox atau penetralisir racun ;
  • Beberapa obat-obatan lainnya.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kejang parsial?

Ada banyak faktor risiko untuk penyakit ini seperti:

  • Penuaan;
  • Riwayat kesehatan keluarga;
  • Cedera kepala, Anda dapat membatasi risiko ini dengan menggunakan sabuk pengaman saat mengemudi atau helm saat mengendarai atau menghindari kegiatan yang memiliki risiko cedera kepala yang tinggi.
  • Kejang dan penyakit pembuluh darah lainnya.
  • Demensia
  • Infeksi otak: seperti meningitis;
  • Demam tinggi pada anak-anak kadang-kadang berhubungan dengan kejang.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk kejang parsial?

Metode pengobatan utama untuk kejang adalah penggunaan obat-obatan. Penggunaan lebih dari satu obat anti kejang atau antikonvulsan kadang-kadang dapat dilakukan. Dokter akan mengambil sampel darah secara teratur untuk memastikan bahwa telah memberikan dosis obat yang tepat. Pemberian dosis obat diatur agar kadar obat dalam darah seusai untuk perlindungam terhadap terjadinya kejang. Meskipun telah menggunakan obat, beberapa orang dapat terus mengalami kejang. Orang yang baru saja didiagnosis dengan epilepsi harus mengambil tindakan pencegahan sampai mereka yakin bahwa gangguan tersebut dapat dikendalikan.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk kejang parsial?

Dokter akan membuat diagnosis berdasarkan riwayat medis. Dokter juga dapat melakuan CT scan dan MRI pada otak, atau juga dapat dilakukan electroencephalography (EEG). Tes-tes ini dapat membantu dokter untuk mengetahui adanya penyebab kejang.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kejang parsial?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kejang parsial:

Gunakanlah obat yang telah diresepkan.

Beritahu keluarga atau teman Anda tentang kejang yang terjadi pada Anda dan apa yang harus dilakukan jika kejang tersebut terjadi.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal 4 Tahapan Tidur: Dari “Tidur Ayam” Hingga Tidur Pulas

Jika Anda mengira mimpi muncul saat Anda tidur nyenyak, Anda salah. Mimpi dan fase tidur nyenyak ternyata merupakan dua tahapan tidur yang berbeda.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Pola Tidur Sehat 1 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

3 Gerakan Dasar Senam Otak untuk Meningkatkan Fokus, Juga Mengasah Kreativitas

Senam tak hanya untuk tubuh, senam otak yang dapat mengasah pikiran Anda dan membuat Anda lebih fokus. Bagaimana gerakan dasar senam otak dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf 29 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Tortikolis

Tortikolosis membuat leher penderitanya mengalami kecondongan untuk miring ke satu sisi. Bisakah penyakit ini disembuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 27 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Perdarahan Subarachnoid

Perdarahan subarachnoid adalah perdarahan mendadak di celah antara otak dan membran tengah yang membungkus otak. Apa gejala, penyebab dan pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 22 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

meningioma adalah

Meningioma

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 9 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
nyeri sendi

Pseudogout

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
gegar otak adalah

Gegar Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
manfaat efek musik pada otak

5 Efek Musik Terhadap Kinerja Otak Manusia

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit