Pemulihan Stroke pada Penderita Diabetes

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Diabetes dikenal sebagai salah satu faktor risiko penyebab terjadinya stroke. Mereka dengan diabetes memiliki peluang 1,5 kali lebih besar untuk terserang stroke dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki diabetes. Hal ini disebabkan karena kadar gula darah yang tinggi dapat membentuk aterosklerosis.

Aterosklerosis adalah suatu kondisi di mana terbentuknya lapisan-lapisan lemak (disebut juga sumbatan kolesterol) dalam pembuluh darah. Sumbatan atau lapisan lemak yang berada di sepanjang pembuluh darah akan menyebabkan terjadinya penyempitan ataupun, lebih parah, penyumbatan pada pembuluh darah. Itu sebabnya, menjaga kadar gula darah tetap dalam batas normal menjadi kewajiban yang harus dijalani oleh penderita diabetes.

Penderita diabetes yang juga terserang stroke biasanya memiliki kesulitan dalam pemulihan pasca serangan stroke. Dampak akibat stroke, seperti kelumpuhan atau masalah lainnya juga biasanya lebih sulit disembuhkan pada pasien stroke dengan diabetes dibandingkan dengan mereka yang hanya terserang stroke saja. Penderita diabetes juga memiliki risiko yang lebih tinggi untuk kembali terserang stroke. Lebih jauh lagi, angka kematian pada pasien diabetes yang memiliki stroke lebih tinggi dibandingkan dengan pasien stroke tanpa diabetes.

Gejala stroke

Mengenali gejala stroke merupakan hal penting untuk mencegah penyakit itu bertambah parah dan mempermudah pemulihan stroke. Bukan hanya penting bagi penderitanya, melainkan juga bagi Anda yang mendampingi agar dapat memberikan pertolongan pertama sebelum terlambat. Beberapa gejala stroke yang umum ditemui adalah sebagai berikut:

  • Kelumpuhan pada wajah, tangan, atau kaki yang cenderung hanya terjadi pada salah satu sisi tubuh
  • Wajah yang terlihat “melorot”
  • Linglung
  • Kesulitan memahami pembicaraan
  • Kesulitan dalam melihat, baik menggunakan satu atau kedua mata
  • Pusing
  • Kehilangan keseimbangan atau koordinasi
  • Sakit kepala hebat tanpa sebab yang jelas

Siapa saja yang berisiko terkena stroke?

Penderita diabetes memang memiliki risiko yang lebih besar terhadap serangan stroke. Namun, orang dengan kondisi berikut juga sama-sama berisiko terhadap serangan stroke:

  • Obesitas
  • Perokok
  • Memiliki tekanan darah yang tinggi
  • Peningkatan kadar kolesterol dalam darah
  • Konsumsi alkohol berlebih
  • Memiliki riwayat stroke atau penyakit jantung lainnya dalam keluarga

Pemulihan stroke pada pasien diabetes

Diabetes menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya stroke yang dapat menghambat pemulihannya. Meski begitu, bukan berarti pasien diabetes tidak memiliki harapan untuk pulih dari stroke yang dialami. Salah satu hal yang paling penting dalam pemulihan stroke bagi pasien diabetes adalah dengan kontrol gula yang disiplin.

Hiperglikemia biasanya terjadi sekitar 30-40 persen pada pasien yang menderita stroke iskemik. Hal itu mengindikasikan adanya riwayat diabetes pada pasien yang bersangkutan atau terjadinya stres jaringan. Dalam keadaan ini, dokter biasanya akan menggunakan insulin untuk mengatasi hiperglikemia yang terjadi.

Ketika serangan stroke sudah berhasil diatasi dan masuk ke dalam tahap pemulihan, dokter mungkin dapat memberikan terapi obat menggunakan Alteplase. Obat ini berfungsi untuk menghilangkan bekuan darah dan meminimalkan kerusakan yang disebabkan oleh serangan stroke. Pemberian obat ini biasanya dilakukan dalam waktu 4,5 jam setelah serangan stroke terjadi. Itu sebabnya, semakin cepat dan tepat penanganan yang dilakukan akan semakin mudah pula pemulihan stroke dan dampak yang menyertainya diatasi. Selain menggunakan terapi obat, terkadang langkah operasi juga dapat dibutuhkan untuk membuka sumbatan yang berada di pembuluh darah.

Perubahan gaya hidup

Berbagai pengobatan terbaik tetap tidak akan membawa dampak yang maksimal jika tidak disertai dengan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat. Merencanakan makan dengan menu seimbang, berhenti merokok, dan berolahraga secara rutin dapat membantu Anda mengontrol gula darah dan kadar kolesterol. Jangan lupa juga untuk patuh dan disiplin dalam mengonsumsi obat yang telah diresepkan oleh dokter Anda, baik untuk diabetes yang Anda miliki maupun untuk pemulihan stroke yang dijalani. Perubahan pola hidup dan disiplin dalam rencana pengobatan yang telah ditetapkan akan menghindarkan Anda dari risiko terserangnya stroke berulang.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Risiko diabetes pada orang dengan riwayat keluarga akan meningkat sehingga perlu upaya untuk mencegah diabetes dengan menjaga dan memilih makanan sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Apakah Neuropati pada Diabetesi Bisa Disembuhkan?

Meski belum ada pengobatan untuk menyembuhkan neuropati diabetik, pengidap diabetes dapat meringankan gejala dan menghambatnya menjadi lebih parah.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Pemanis Buatan dan Karbohidrat Ternyata Memengaruhi Sensitivitas Insulin

Ternyata perpaduan pemanis buatan dan karbohidrat dapat menjadi pengaruhi tingkat sensitivitas insulin seseorang. Seperti apa penjelasannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Bagaimana Strip Test Gula Darah Bisa Mengetahui Kadar Gula Kita?

Penderita diabetes pasti sudah tidak asing dengan alat tes gula darah. Namun, tahukan Anda bagaimana sebuah strip bisa memberikan informasi sepenting itu?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Rena Widyawinata

Direkomendasikan untuk Anda

makanan berpengaruh pada stroke

Konsumsi Makanan Tertentu Dapat Berpengaruh pada Jenis Stroke Berbeda

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
diabetesi

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020
manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020
camilan untuk penderita diabetes

Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020