Ini yang Terjadi Pada Otak Ketika Stroke Menggerogotinya Hingga Rusak

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Stroke menimbulkan berbagai efek serius pada kesehatan, salah satunya otak. Kerusakan otak akibat stroke terjadi akibat suplai darah terganggu dan tidak lancar. Efek stroke pada otak yakni bisa mengakibatkan kerusakan sel-sel pada otak yang menyebabkan gangguan pada indera, kemampuan motorik, perilaku, kemampuan bahasa, memori, dan kecepatan rangsangan dalam merespon sesuatu. Lantas, apa yang terjadi pada otak saat seseorang mengalami stroke?

Kenapa stroke bisa menyebabkan kerusakan otak?

Otak membutuhkan pasokan darah untuk tetap dapat bekerja dengan baik. Nah, jika aliran darah tidak mencukupi maka kondisi dan kerja otak mengalami perubahan. Berikut beberapa hal yang menjadi penyebab kerusakan otak akibat stroke.

1. Peradangan

Saat racun menyerang otak selama stroke, maka secara alami organ tubuh ini akan mencoba untuk memperbaiki dirinya. Namun, tak jarang usaha ini justru bisa menimbulkan peradangan berlebihan.

Akibatnya, jaringan otak akan dibanjiri dengan cairan dan sel darah putih yang bertugas melawan infeksi.  Nah, kondisi ini bisa menyebabkan pembengkakan (edema) yang bisa merusak fungsi otak normal.

2.  Kelebihan kalsium dan kekurangan natrium

Saat otak mengalami kerusakan akibat stroke, kalsium di dalam tubuh bisa bocor dan masuk ke dalam sel otak. Ketika pasokan darah ke otak tidak mencukupi tandanya asupan oksigen pun berkurang.

Akibatnya, kadar kalsium menjadi tidak seimbang. Sementara itu, sel otak dirancang tidak bisa merespon kalsium dalam jumlah yang besar. Akibatnya, kerusakan otak tidak bisa terhindarkan.

Di samping itu, natrium juga berfungsi untuk menjaga fungsi otak tetap normal. Namun saat stroke menyerang, natrium di dalam otak menjadi tidak seimbang hingga bisa mengubah isi sel otak dan membuatnya rusak.

3. Terbentuknya radikal bebas

Sementara itu, faktor lainnya yang berkontribusi pada kerusakan otak saat stroke ialah radikal bebas. Radikal bebas yang dihasilkan selama stroke bisa dengan cepat merusak jaringan yang ada di dekatnya. Jika itu terjadi, sel otak yang sehat pun akan terkena dampaknya dan mengalami kegagalan fungsi.

4. Tidak seimbangnya pH

Sel otak yang tidak mendapatkan suplai darah yang membuat otak mengalami kekurangan energi untuk menjalankan fungsinya. Akibatnya hal ini akan memicu terbentuknya molekul asam kuat yang dapat memengaruhi pH otak. Molekul asam yang berlebih dapat membahayakan dan bisa menyebabkan cedera otak.

Berbagai perubahan yang terjadi akibat kerusakan otak pascastroke

gegar otak

Umumnya, stroke hanya memengaruhi satu sisi otak saja. Itu berarti jika stroke menyerang sisi kiri otak, maka Anda akan mengalami berbagai masalah dengan sisi kanan tubuh Anda begitupun sebaliknya.

Namun, tak jarang stroke juga dapat memengaruhi kedua sisi otak. Efek stroke pada otak biasanya akan menyebabkan hilangnya fungsi normal pada beberapa bagian tubuh. Efek yang dihasilkan akan berbeda-beda sesuai dengan daerah otak mana yang terserang, apakah pada serebrum (otak kanan dan kiri), serebelum (otak atas dan depan), dan brainstem (batang otak).

Dikutip dari Hopkinsmedicine.org, berikut berbagai perubahan yang terjadi akibat kerusakan otak pascastroke sesuai dengan bagian yang terserang.

Serebrum (otak kanan dan kiri)

Berikut efek stroke pada otak kanan dan kiri, di antaranya:

  • Memiliki masalah dalam menggerakkan tubuh.
  • Gangguan kognitif seperti pada proses berpikir dan ingatan.
  • Memiliki masalah pada kemampuan bahasa.
  • Kesulitan makan dan menelan.
  • Gangguan penglihatan.
  • Gangguan pada kemampuan seksual.
  • Masalah pada kendali usus dan kandung kemih.

Serebelum (otak atas dan depan)

Berikut efek stroke pada otak bagian atas dan depan, di antaranya:

  • Masalah koordinasi dan keseimbangan.
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah

Brainstem (batang otak)

Berikut efek stroke pada batang otak, di antaranya:

  • Masalah pada pernapasan dan fungsi jantung.
  • Ketidakmampuan tubuh untuk mengendalikan suhu.
  • Masalah pada keseimbangan dan koordinasi.
  • Kesulitan mengunyah, menelan, dan berbicara.
  • Gangguan penglihatan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Kemampuan Kognitif Bayi Sejak Lahir Sampai Usia 2 Tahun

Berbeda dengan pertumbuhan fisik, tidak ada alat ukur untuk menentukan sejauh mana perkembangan kemampuan kognitif bayi. Seperti apa seharusnya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Perkembangan Bayi November 26, 2019

Faktanya, Main Game di Ponsel Bisa Bantu Mendeteksi Demensia Lho!

Studi menemukan bahwa main game dapat mendeteksi demensia pada seseorang. Namun, apakah benar demikian? Baca selengkapnya di sini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik November 25, 2019

Cegah Serangan Stroke Lanjutan, Ini Pilihan Pengobatan Efektif untuk Stroke Ringan

Serangan stroke ringan memang bisa sembuh dengan sendirinya, namun tetap memerlukan penanganan secara medis melalui pemberian obat stroke ringan.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Stroke, Health Centers November 22, 2019

Perkembangan Balita 42 Bulan atau 3 Tahun 6 Bulan

Tahap perkembangan balita 42 bulan atau 3 tahun 6 bulan semakin baik dari banyak aspek. Ketahui perkembangan lengkap di sini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Riska Herliafifah
Parenting, Perkembangan Balita November 19, 2019

Direkomendasikan untuk Anda

makanan berpengaruh pada stroke

Konsumsi Makanan Tertentu Dapat Berpengaruh pada Jenis Stroke Berbeda

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Tanggal tayang Mei 17, 2020
diet rendah karbohidrat mencegah penuaan otak

Diet Rendah Karbohidrat Bisa Memperlambat Penuaan pada Otak

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Tanggal tayang Mei 16, 2020
kemampuan bahasa balita

Memahami Perkembangan Bahasa Balita Usia 2-5 Tahun

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Riska Herliafifah
Tanggal tayang Desember 2, 2019
kemampuan kognitif balita

Tahap Perkembangan Kemampuan Kognitif Balita Usia 2-5 Tahun

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Riska Herliafifah
Tanggal tayang November 29, 2019