Saat melihat anak kesakitan,  orangtua selalu merasa tak berdaya. Tidak ada orangtua yang ingin melihat anak mereka sakit, bahkan ketika anak sudah tumbuh dewasa. Perasaan ini tidak akan pernah berubah. Lebih sulit lagi ketika rasa sakit anak Anda adalah akibat sebuah kondisi kronis. Namun, Anda harus melakukan yang terbaik untuk tetap tenang dan menjadi penguat bagi anak Anda.

Apa itu rasa sakit kronis?

Sakit kronis adalah nyeri berulang atau terus menerus yang dapat menyerang siapa saja pada usia berapa pun. Pada anak-anak, kondisi ini diperkirakan mempengaruhi 20% sampai 35% anak-anak dan remaja di seluruh dunia. Anak-anak sering mengalami sakit kronis dari nyeri otot, sakit kepala, dan sakit perut.

Jika tidak diobati, rasa sakit kronis dapat menyebabkan efek serius pada kesehatan anak Anda. Sayangnya rasa sakit pada anak-anak sering diabaikan karena sebagian besar anak-anak takut untuk membicarakan rasa sakit mereka kepada orang asing.

Namun jika anak Anda mendapatkan perawatan, obat biasanya digunakan untuk mengobati nyeri pada anak-anak. Obat nyeri non-opioid seperti paracetamol atau ibuprofen digunakan untuk nyeri ringan. Sementara nyeri sedang sampai berat dapat diobati dengan opioid seperti morfin, beberapa dokter mungkin menggabungkan non-opioid dengan opioid untuk pengobatan yang lebih efektif.

Anak Anda dapat menggunakan mediasi opioid lewat mulut atau melalui tabung infus kecil untuk vena. Anda harus bertanya kepada dokter mengenai efek yang mungkin terjadi dan komplikasi obat-obat ini. Beberapa efek samping yang umum dari opioid termasuk:

  • Mual dan muntah
  • Sembelit
  • Gatal
  • Kebingungan
  • Kantuk yang berlebihan
  • Pernapasan melambat

Bagaimana saya bisa meringankan rasa sakit kronis pada anak saya?

Ketika anak Anda diagnosis, mereka mungkin tidak memberitahu dokter tentang bagaimana perasaan mereka. Kebanyakan anak-anak akan berlaku seperti ini di depan tokoh otoritatif. Anda dapat berbicara mewakili anak dan memberi tahu tim dokter tentang penyakit anak Anda. Beri tahu kapan rasa sakit muncul dan apa metode yang harus digunakan untuk mengontrol rasa sakit. Anda dapat meminta bantuan lain selain dokter seperti pekerja sosial, psikolog anak, penasihat perawatan spiritual atau spesialis anak.

Anda dapat membantu dokter memeriksa sakit anak. Tanyakan pada anak Anda di mana rasa sakit berada dan seberapa sakit rasanya, meskipun anak-anak yang lebih kecil biasanya akan merasakan setiap rasa sakit bahkan yang ringan. Biarkan dokter tahu kata-kata atau ekspresi yang sering digunakan anak Anda untuk menunjukkan rasa sakit atau ketidaknyamanan, terutama dengan anak-anak lebih kecil yang tidak dapat berbicara

Setelah didiagnosis, Anda dan anak akan belajar cara untuk hidup dengan rasa sakit. Teknik ini juga bisa menjadi keterampilan yang dapat digunakan Anda dan anak untuk pengalaman hidup di masa depan.

Pengalihan, pengalihan, pengalihan!

Strategi ini sangat terkenal di kalangan orang ua. Tergantung pada apa ketertarikan anak Anda, Anda dapat memberikan hal-hal yang berbeda pada anak untuk mengalihkan perhatian mereka dari rasa sakit: musik, seni, membaca, televisi, berbicara di telepon, atau kegiatan lainnya. Ketika anak Anda benar-benar terfokus pada satu kegiatan, mereka bisa melupakan rasa sakitnya sementara. Coba berbagai jenis pengalihan sampai satu yang bermanfaat untuk anak Anda.

Anda juga dapat menggunakan terapi dingin dan panas, pijat, sentuhan lembut dan positioning yang berbeda untuk menenangkan rasa sakit anak Anda. Beberapa faktor lingkungan, seperti suara keras bisa menyebabkan sakit kepala parah. Anda dapat mencegahnya dengan peredupan cahaya, penurunan kebisingan, dan membatasi pengunjung. Pada anak-anak yang lebih kecil, Anda dapat memberi mereka selimut atau mainan favorit mereka. Bayi yang baru lahir dan bayi biasanya menyukai saat dapat mengisap  sukrosa oral (air manis).

Untuk anak-anak, selalu lebih menenangkan bagi mereka untuk memiliki seseorang selama diagnosis. Memiliki anggota keluarga dapat membantu. Tanyakan pada perawat atau dokter bagaimana Anda dapat membantu anak Anda mengatasi rasa sakit mereka.

BACA JUGA:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca