Cegah Kemunculan Kanker Paru-Paru dengan 5 Cara Berikut Ini

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Tidak hanya perokok, orang yang tidak merokok pun berpotensi mengalami kanker paru-paru. Hal tersebut dikarenakan penyakit ini juga bisa disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat yang Anda jalani. Oleh karena itu, mengurangi berbagai faktor risiko kanker paru termasuk dari gaya hidup tidak sehat jadi salah satu solusinya. Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui berbagai cara mencegah penyakit kanker paru-paru.

Cara mencegah penyakit kanker paru-paru

Sebenarnya, tidak ada cara yang pasti untuk mencegah penyakit kanker paru-paru datang ke Anda. Akan tetapi, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Anda bisa mengurangi potensi tersebut dengan menjauhi faktor risikonya dan mulai mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Dengan hidup lebih sehat, sel kanker pun bisa menjauh dari paru-paru Anda.

Mulai sekarang, yuk terapkan berbagai tips berikut untuk mencegah penyakit kanker paru-paru:

1. Tidak merokok

berhenti merokok

Bagi Anda yang belum pernah merokok, sangat dianjurkan untuk tidak mencobanya sama sekali. Ini karena rokok adalah salah satu penyebab utama dari kanker paru. 

Akan tetapi, jika Anda sudah terbiasa merokok, tidak ada kata terlambat untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Bahkan, menurut penelitian dari New England Journal of Medicine, berhenti merokok sebelum mencapai usia 40 tahun dapat mengurangi risiko kematian hingga 90%. 

Selain itu, masih ada harapan untuk mengurangi kemunculan kanker paru hingga dua pertiga bagi perokok yang menghentikan kebiasaannya di usia 54 tahun.

Oleh karena itu, tidak merokok masih menjadi solusi efektif untuk mencegah penyakit kanker paru-paru. Anda juga bisa melakukan skrining rutin untuk melihat risiko kanker paru pada tubuh Anda.

Ada banyak cara untuk menghentikan kebiasaan merokok. Jika Anda bingung, silakan tanyakan pada dokter cara apa yang paling tepat untuk benar-benar terlepas dari jeratan tembakau ini.

2. Menjauhi asap rokok

perokok pasif wanita mandul

Setelah berhasil untuk tidak mengisap rokok dari mulut Anda sendiri, sudah saatnya untuk menjauhi asap rokok. Walaupun Anda sudah berhenti merokok, asap yang dihirup dari orang lain sama berbahayanya. Maka itu, salah satu cara yang cukup efektif mencegah penyakit kanker paru-paru adalah menjauhi asap rokok. 

Penelitian pada jurnal Environmental Research and Public Health menyatakan, menjadi perokok pasif membuat risiko untuk terkena kanker paru lebih besar.

Hal tersebut dikarenakan asap yang dikeluarkan dan dihirup perokok pasif mengandung benzopyrene. Senyawa karsinogen ini memiliki konsentrasi lebih besar dibandingkan asap yang dihirup oleh perokok itu sendiri. Hal ini membuat hidup dengan perokok dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru sebanyak 20-30%.

3. Memeriksa paparan radon di rumah

keracunan radon

Meski keluarga di rumah tidak ada yang merokok, Anda masih tetap berisiko terkena kanker paru-paru. Pasalnya selain rokok, salah satu penyebab kanker paru adalah radon.

Radon merupakan gas yang tidak memiliki bau dan dihasilkan oleh pembusukan uranium alami tanah tepat di bawah rumah Anda. 

Satu-satunya cara untuk melihat apakah Anda dan anggota keluarga lainnya berisiko atau tidak ialah dengan memeriksa kadar radon di rumah.

Dengan rutin memeriksa paparan radon di rumah, Anda telah melakukan satu cara untuk mencegah penyakit kanker paru-paru.

Menurut American Cancer Society, memeriksa kadar radon dapat dilakukan dengan menyewa ahlinya. Selain itu, Anda juga dapat membeli peralatan untuk mengecek kadar radon di toko perkakas terdekat. Jika ternyata kadar radon di rumah tinggi, Anda bisa memasang exhaust fan untuk mengeluarkan gas ini dari rumah.

4. Tetap waspada saat di tempat kerja

kesuburan pria

Beberapa pekerjaan memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi untuk terkena kanker paru-paru karena terpapar karsinogen secara rutin.

Menurut penelitian dari Journal of Thoracic Disease beberapa pekerjaan yang punya risiko tinggi yaitu:

  • Penambangan atau pabrik asbes karena serat asbes bersifat karsinogenik, sehingga meningkatkan risiko kanker paru-paru. 
  • Industri pembuatan karet karena terpapar debu dan asap hidrokarbon, N-nitrosamin, dan senyawa kimia berbahaya lainnya.

Selain tempat kerja yang memang banyak terpapar bahan kimia, tidak jarang para pekerja ini bekerja sambil merokok dan tak memerhatikan aturan keselamatan pekerja.

Maka itu, ketika Anda bekerja di tempat yang rawan seperti ini, periksa dan ikuti aturan keselamatan yang ditetapkan di tempat kerja Anda. Jangan lupa untuk mulai berhenti merokok mulai dari sekarang untuk mencegah penyakit kanker paru-paru.

5. Menambah asupan sayur dan buah

kulit sehat agar awet muda

Mengurangi risiko kanker paru-paru juga harus dibarengi dengan diet sehat, yaitu banyak makan buah dan sayuran. Menurut American Cancer Society, makan banyak buah dan sayur membantu tubuh melindungi diri dari bahaya rokok. 

Anda bisa memilih menu buah yang berbeda setiap harinya berdasarkan warna atau jenis buah dan sayuran favorit Anda. Cobalah untuk mengurangi konsumsi daging olahan dan keju yang mengandung fosfat anorganik karena dinilai dapat meningkatkan potensi kanker paru-paru.

Walaupun pencegahan utama penyakit kanker paru-paru belum ditemukan, Anda bisa melakukan cara-cara pencegahan ini dalam keseharian.

Jika Anda ragu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter dan lakukan tes skrining untuk mendapatkan jawaban yang lebih pasti. 

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca