3 Jenis Makanan yang Wajib Ada Setiap Hari untuk Pengidap Hepatitis C

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Hepatitis C adalah peradangan hati yang disebabkan oleh virus. Selain teratur berobat untuk mencegah komplikasi serius, Anda juga perlu lebih berhati-hati dalam memilih makanan sehari-hari. Beberapa makanan bisa merusak fungsi hati sehingga berisiko memperburuk kondisi Anda. Lalu, apa saja pilihan makanan untuk hepatitis yang harus dikonsumsi setiap harinya?

Daftar rekomendasi makanan untuk hepatitis yang baik dikonsumsi setiap hari

1. Sayur dan buah

Hepatitis C bisa melemahkan daya tahan tubuh. Itu sebabnya buah dan sayuran harus ada dalam menu makan harian orang yang sakit hepatitis. Buah dan sayuran kaya akan asam folat, vitamin A, vitamin C, dan vitamin B kompleks yang sangat penting untuk kelancaran metabolisme tubuh sehingga bisa mendukung organ hati tetap berfungsi baik. Sayuran dan buah juga bisa membantu mengurangi kandungan asam lemak di hati yang membantu meningkatkan kondisi pengidap hepatitis C.

Orang dengan hepatitis C disarankan untuk mengonsumsi sayur dan buah segar minimal 5 porsi dalam sehari. Anda bisa membagi-bagi porsi ini untuk setiap beberapa jam sekali. Misalnya, satu porsi sayur dan buah saat sarapan, setelah makan siang, saat ngemil sore, saat makan malam, dan camilan sebelum tidur.

Makanlah beragam sayur dan buah dengan warna yang berbeda-beda. Semakin beragam, semakin baik. Pastikan buah dan sayur yang Anda pilih adalah yang segar, bukan yang kalengan atau yang dibekukan, agar kandungan gizinya tetap optimal.

2. Protein rendah lemak

Makanan untuk penderita hepatitis lainnya yang tak kalah penting adalah protein. Makanan tinggi protein membantu memperbaiki dan mengganti sel hati yang rusak karena peradangan akibat serangan virus hepatitis C.

Pilihlah sumber makanan protein yang rendah lemak seperti:

  • Ikan
  • Ayam tanpa kulit
  • Seafood
  • Kacang
  • Telur
  • Kacang kedelai dan produk kedelai (tahu, tempe, atau sari kedelai)

Susu dan produk susu seperti yogurt dan keju juga bisa menjadi pilihan sumber protein yang baik. Terlebih, susu juga tinggi kalsium yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

Jumlah protein yang harus dimakan dalam sehari tergantung dengan usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik Anda. Kebutuhan protein per orangan bisa mencapai hingga 2 gram per kilogram berat badan. Namun jika Anda sudah sampai mengidap sirosis hati, maka asupan protein harian Anda harus ditingkatkan untuk menekan risiko penurunan masa otot dan terjadinya penumpukan cairan. Meski begitu, diskusikan dulu dengan dokter untuk mengukur seberapa tepatnya asupan protein harian Anda.

3. Karbohidrat kompleks

Makanan untuk hepatitis harus yang tinggi karbohidrat untuk membantu meningkatkan energi, tapi jangan sembarang pilih sumber karbohidratnya.

Hindari berlebihan makan karbohidrat sederhana seperti roti putih, minuman manis, soda, permen, dan segala macam jenis kue. Karbohidrat sederhana bisa melonjakkan gula darah dan menjatuhkannya kembali dalam waktu singkat, membuat Anda cepat merasa lemas dan lesu. Terlebih, terlalu banyak gula dalam aliran darah bisa meningkatkan risiko resistensi insulin yang memicu diabetes tipe 2 pada orang-orang pengidap hepatitis kronis.

Sumber karbohidrat yang tepat sebagai makanan untuk penderita hepatitis C adalah karbohidrat kompleks, seperti:

  • Nasi merah
  • Nasi cokelat
  • Oat (havermut alias gandum utuh)
  • Kentang
  • Jagung
  • Ubi jalar

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Makanan Sehat yang Dianjurkan untuk Pasien Hepatitis

Berbagai jenis makanan ini dapat membantu meringankan kerja organ hati untuk pasien yang memiliki kondisi hepatitis. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Gangguan Pencernaan, Health Centers 18/02/2020 . 5 menit baca

Kenali HBcAg, Tes untuk Mendiagnosis Penyakit Hepatitis B

Hepatitis B bisa merusak liver. Untuk mendeteksinya, orang yang berisiko perlu menjalani tes HBcAg. Apa itu HBcAg? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 06/08/2019 . 4 menit baca

Tips Memilih Makanan untuk Bekal Mudik Saat Puasa

Melakukan perjalanan jauh saat puasa membutuhkan kondisi tubuh yang fit. Mengonsumsi makanan sehat menjadi tips menjelang mudik yang wajib dilakukan.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hari Raya, Ramadan 30/05/2019 . 7 menit baca

Apakah Boba Tapioka Pada Bubble Drink Bermanfaat Bagi Kesehatan?

Minum bubble drink memang paling nikmat jika ditambah bubble tapioka. Namun, apakah bubble tapioka memiliki manfaat bagi kesehatan atau justru merugikan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 09/05/2019 . 3 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

makan karbohidrat cepat lapar

Makan Banyak Karbohidrat Malah Bikin Anda Cepat Lapar, Lho!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 08/06/2020 . 5 menit baca
kebutuhan vitamin dan mineral

Ragam Vitamin dan Mineral yang Baik untuk Sistem Imun Lansia

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020 . 6 menit baca
temulawak obat hepatitis

Benarkah Temulawak Bisa Dijadikan Obat Hepatitis?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 15/04/2020 . 3 menit baca
pantangan bagi penderita hepatitis

7 Pantangan Penderita Hepatitis yang Penting Dihindari

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 03/04/2020 . 4 menit baca