4 Cara Mencegah Kebutaan Akibat Komplikasi Diabetes

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Kebutaan adalah salah satu komplikasi yang mungkin terjadi akibat diabetes. Pengidap diabetes berisiko lebih tinggi terkena kebutaan dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki diabetes. Penyakit mata diabetes dapat merusak mata dan penglihatan yang bisa berujung pada kebutaan. Lantas, bagaimana cara mencegah kebutaan akibat diabetes?

Kenapa diabetes bisa merusak mata?

Sebelum mengetahui cara mencegah kebutaan akibat diabetes, Anda perlu tahu mengapa diabetes bisa merusak mata. Penyakit mata diabetes terdiri dari retinopati diabetik, katarak, glaukoma, dan edema makula diabetik. Di antara keempat penyakit tersebut, retinopati diabetik menjadi kondisi paling umum yang bisa menyebabkan kebutaan.

Saat Anda memiliki diabetes, tandanya kadar gula darah Anda jauh lebih tinggi dibandingkan dengan orang sehat lainnya. Glukosa darah yang terlalu tinggi lama-lama bisa merusak fungsi retina. Retina merupakan lapisan di belakang mata yang berfungsi untuk mengubah cahaya menjadi sinyal saraf lalu dikirim ke otak sehingga Anda bisa melihat.

Untuk dapat menjalankan fungsinya retina membutuhkan banyak pembuluh darah kecil di sekitar. Pada kondisi penderita diabetes, berarti kadar gula di dalam darah meningkat, jika berlangsung terus-menerus tanpa terkontrol dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah. Hal inilah yang menyebabkan terganggunya fungsi retina dan menyebabkan Anda tidak bisa melihat (kebutaan).

Dari awal Anda menderita diabetes hingga terjadi kebutaan tidak terjadi cepat. Biasanya pada tahapan awal retinopati diabetes, Anda tidak menyadari adanya gangguan penglihatan. Namun, lama-kelamaan Anda akan merasakan pandangan buram dengan penurunan penglihatan secara bertahap, terlihat bayangan benda yang kecil hingga besar melayang-layang saat Anda melihat (floaters), nyeri dan kemerahan pada mata hingga akhirnya Anda merasakan tidak dapat melihat (kebutaan).

Berbagai cara mencegah kebutaan akibat diabetes

Untuk mencegah komplikasi diabetes yang mengakibatkan kebutaan, Anda bisa melakukan berbagai cara seperti:

1. Rutin minum obat yang diresepkan

Pada prinsipnya untuk mencegah komplikasi diabetes, Anda perlu mengontrol kadar gula dalam darah Anda, salah satunya dengan rutin meminum obat diabetes. Tak hanya obat minum, jika dokter meresepkan berbagai perawatan lainnya seperti suntik insulin Anda juga perlu mematuhi anjuran yang diberikan.

Dokter memberikan pengobatan berdasarkan diagnosis yang dilakukan dengan tepat. Oleh karena itu, segala jenis pengobatan yang diberikan tentu sudah disesuaikan dengan kondisi Anda saat ini. Mengonsumsi obat minum dan perawatan tambahan sesuai anjuran dokter menjadi cara efektif untuk mempertahankan kondisi kesehatan agar tidak semakin parah dan gula darah tetap stabil.

2. Menerapkan gaya hidup sehat

Menerapkan gaya hidup sehat setelah terkena diabetes merupakan cara ampuh untuk menjaga kondisi kesehatan tetap stabil bahkan lebih baik. Menjaga pola makan, pola tidur, dan melakukan aktivitas fisik secara teratur sebaiknya menjadi kebiasaan yang perlu Anda terapkan mulai sekarang.

Hal ini sama pentingnya selain mengonsumsi obat secara teratur, karena walaupun Anda termasuk yang rajin mengonsumsi obat tapi tidak menjaga pola makan, kadar gula darah Anda tidak mungkin terkontrol.

Tidak mengonsumsi berbagai makanan tinggi gula, tinggi lemak, dan tinggi garam bisa menjadi cara sehat dalam menjaga pola makan. Selain itu, Anda bisa menjaga kadar gula darah tetap stabil dengan makan dalam porsi kecil tetapi sering. Anda juga bisa mengganti gula biasa dengan pemanis rendah kalori.

Menjaga berat badan tetap ideal tetap ideal dengan melakukan berbagai aktivitas fisik juga menjadi hal penting saat Anda mengidap diabetes. Anda bisa melakukan serangkaian olahraga ringan yang menyenangkan seperti jalan santai, tai chi, yoga, berenang, dan bersepeda. Selain itu, dikutip dari Diabetes.co.uk, olahraga juga bisa membantu meningkatkan sensitivitas insulin pada diabetesi.

Hal lain yang tak kalah penting perlu dilakukan ialah memperbaiki pola tidur. Pola tidur yang buruk seperti kurang tidur atau bahkan terlalu lama tidur bisa mengakibatkan nyeri saraf, kelelahan, dan lonjakan gula darah.

3. Melakukan pemeriksaan rutin

Jika Anda memiliki diabetes tandanya Anda perlu lebih rutin memeriksakan diri ke dokter. Jangan mengabaikan sinyal-sinyal yang diberikan tubuh seperti pandangan yang mulai kabur, nyeri otot berkepanjangan, dan keluhan kesehatan lainnya.

Orang yang terserang diabetes memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah dibandingkan dengan orang tanpa diabetes. Oleh karena itu, diabetesi lebih mudah terserang berbagai penyakit lain yang bisa mengakibatkan komplikasi termasuk pada mata.

Untuk itu, sebaiknya Anda rutin memeriksakan kadar gula darah, kolesterol, dan tekanan darah setiap bulannya untuk memastikan kondisi kesehatan Anda. Pasalnya, kolesterol yang terlalu tinggi bisa mengakibatkan komplikasi penyakit jantung dan tekanan darah tinggi mengarah pada hipertensi. Kedua penyakit ini sangat rentan dialami oleh diabetesi sebagai komplikasi penyakit.

Tak hanya itu, karena orang dengan diabetes lebih rentan mengalami penyakit mata yang berujung pada kebutaan maka Anda perlu memeriksakan kesehatan mata secara rutin. Retinopati diabetik misalnya dapat diminimalkan dengan pengendalian kadar gula darah yang cukup ketat dan pemeriksaan mata rutin.

Menjaga kadar gula darah tetap stabil bahkan mendekati normal dapat menurunkan risiko retinopati diabetik dan mencegah keparahan.

4. Berhenti merokok

Cara mencegah kebutaan yang terakhir ialah berhenti merokok. Merokok dapat membuat resistensi insulin yang menyebabkan kadar gula darah tidak bisa dikendalikan. Gula darah yang terlalu tinggi dapat menaikkan risiko komplikasi berbagai penyakit termasuk penyakit mata diabetes.

Selain itu, merokok dapat mempercepat perkembangan penyakit mata diabetes yaitu retinopati diabetik. Jika Anda memiliki diabetes dan tetap merokok seperti biasa maka Anda bisa kehilangan penglihatan.

Oleh karena itu, demi kesehatan yang lebih baik sebaiknya Anda melakukan usaha secara perlahan untuk berhenti merokok. Ingat, meskipun berhenti merokok sulit, Anda akan jauh lebih mengalami kesulitan saat Anda mengalami kebutaan akibat melanjutkan kebiasaan buruk ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Diabetesi termasuk golongan yang rentan terjangkit virus COVID-19. Selain lakukan upaya pencegahan, jaga juga kadar gula darah di rumah dengan tips berikut.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
diabetesi
Coronavirus, COVID-19 30/04/2020 . Waktu baca 4 menit

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Penderita diabetes perlu mengontrol diabetesnya. Salah satu yang bisa dilakukan, yaitu jalan kaki. Apa manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Diabetes, Health Centers 26/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Memilih camilan untuk penderita diabetes tidak boleh sembarangan. Selain perlu memperhatikan kandungan nutrisinya, jumlahnya pun tidak kalah penting.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
camilan untuk penderita diabetes
Diabetes, Health Centers 24/04/2020 . Waktu baca 3 menit

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Risiko diabetes pada orang dengan riwayat keluarga akan meningkat sehingga perlu upaya untuk mencegah diabetes dengan menjaga dan memilih makanan sehat.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
makanan untuk mencegah diabetes
Diabetes, Health Centers 23/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

diabetes insipidus adalah

Diabetes Insipidus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 12 menit
sering buang air kecil

8 Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
prostatitis

Prostatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 10 menit
penyakit kulit diabetes

5 Penyakit Kulit yang Umum Menyerang Pasien Diabetes

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit