Tips Memulai Olahraga Setelah Divonis Mengidap Diabetes

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/12/2019
Bagikan sekarang

Seperti yang telah Anda ketahui sebelumnya, penderita diabetes perlu mengontrol kadar gula darahnya. Kadar gula darah yang tinggi dapat meningkatkan risiko komplikasi penyakit diabetes. Cara mengontrol kadar gula darah adalah dengan menjaga asupan makanan, istirahat yang cukup, dan meningkatkan aktivitas fisik.

Berolahraga bagi penderita diabetes memang dianjurkan, namun dengan berbagai catatan. Memulai olahraga kembali setelah sudah terlalu lama tidak olahraga, harus dilakukan dengan hati-hati.

Tak hanya olahraga, Anda juga harus meningkatkan aktivitas fisik

Aktivitas fisik yang dilakukan oleh orang-orang saat ini, terutama yang hidup di daerah perkotaan, cenderung rendah. Saat ini banyak tersedia mobil, motor atau angkutan umum, serta lift sehingga mengurangi orang berjalan dan naik turun tangga. Bahkan, saat ini sudah ada pemesanan makanan online sehingga Anda tidak perlu pergi ke luar untuk membeli makanan di jam makan siang.  Dengan pola hidup seperti itu, tentu penting sekali melakukan aktivitas fisik sehari-hari yang mengharuskan tubuh Anda bergerak lebih banyak.

Penderita diabetes juga perlu melakukan aktivitas fisik. Mengapa begitu? Menurut Diabetes Canada, rendahnya aktivitas fisik menjadi faktor risiko yang sama kuatnya dengan merokok, sebagai penyebab kematian. Bahkan, tingkat kebugaran adalah salah satu prediktor terkuat penyebab kematian pada penderita diabetes. Semakin rendah tingkat kebugaran maka akan semakin tinggi pula risiko kematiannya.

Fakta lain menyebutkan bahwa aktivitas fisik juga hampir sama efektifnya dengan obat penurun gula darah dan tentu saja dengan efek samping yang lebih rendah. Bahkan, kegiatan fisik yang dibarengi dengan makan makanan sehat serta mengontrol berat badan, juga bisa mengurangi insiden diabetes melitus sebesar 60 persen. Fakta-fakta tersebut tentu menunjukkan seberapa pentingnya olahraga untuk diabetes.

Tips memulai olahraga untuk diabetes setelah lama tidak olahraga

Di balik banyak manfaat olahraga untuk diabetes, ada hal-hal yang harus diperhatikan terutama bagi Anda yang sudah lama tidak berolahraga. Jika Anda sudah tidak berolahraga dalam waktu yang lama, konsultasikan ke dokter dan kurangi latihan yang berat. Lakukanlah aerobik ringan terlebih dahulu.

Anda bisa meningkatkan beratnya tingkat olahraga secara gradual. Selain itu, ada beberapa hal perlu Anda ketahui sebelum mulai melakukan olahraga untuk diabetes kembali.

1. Hitung berapa jam kebutuhan Anda berolahraga

Para ahli menyarankan minimal 150 menit dalam satu minggunya. Anda bisa mengambil durasi harian sebesar 30 menit per harinya. Olahraga yang dimaksud adalah olahraga aerobik ringan seperti berlari, berenang dan berjalan.

Bila ini terlalu berat untuk Anda, mulai dengan hidup lebih aktif misalnya melakukan aktivitas rumah tangga sendiri seperti menyapu dan mengepel, atau sempatkan berjalan atau naik sepeda saat menuju ke minimarket terdekat untuk belanja, bukannya naik kendaraan bermotor.

2. Dengarkan suara tubuh Anda ketika sedang berolahraga

Jika Anda merasa lemas dan napas terengah-engah, istirahatlah. Jangan paksakan tubuh Anda yang sudah lama tidak berolahraga. Biarkan tubuh melakukan penyesuaian sedikit demi sedikit. Ketika Anda melakukannya dengan rutin, kemampuan tubuh Anda akan bertambah.

3. Obat-obatan diabetes Anda berpengaruh terhadap olahraga

Jika Anda baru saja menyuntik insulin pada diri Anda untuk mengurangi kadar gula darah, ia akan cepat turun ketika Anda beraktivitas fisik. Olahraga yang ekstrem akan menurunkan kadar gula darah secara signifikan dan bisa menyebabkan hipoglikemia.

Hipoglikemia adalah sebuah kondisi di mana kadar gula darah di bawah rata-rata dan dapat berdampak buruk pada organ-organ tubuh lainnya, misalnya pada sistem saraf.

4. Siapkan karbohidrat yang cepat diserap, misalnya pada buah dan pada beberapa jenis snack

Mengapa ini penting? Ini digunakan jika hipoglikemia datang, di mana Anda membutuhkan energi segera untuk melanjutkan olahraga untuk diabetes. Bahkan, jika kadar gula darah Anda di bawah 100 ketika Anda ingin berolahraga, Anda perlu memakan snack karbohidrat agar lebih berenergi. Anda juga dapat membawa teh manis atau minuman bergula lainnya untuk berjaga-jaga

5. Pastikan Anda banyak minum air putih sebelum dan saat berolahraga

Olahraga aerobik seperti lari , berenang dan bersepeda akan membuat Anda mengeluarkan banyak keringat. Keringat keluar untuk menjaga suhu tubuh. Selain itu, Anda mungkin memiliki keinginan untuk terus menerus kencing. Jika tidak diganti dengan minum air putih, Anda dapat mengalami dehidrasi.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020