6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jalan kaki merupakan salah satu bentuk olahraga yang paling mudah dilakukan. Olahraga ini pun memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan, termasuk bagi penderita diabetes. Apa manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes? Berapa lama waktu yang direkomendasikan?

Berbagai manfaat jalan kaki untuk penderita diabetes

Diabetes merupakan suatu kondisi yang mengganggu kemampuan tubuh untuk memproses glukosa darah atau gula darah. Hal ini terjadi ketika tubuh tidak cukup memproduksi insulin, yang dibutuhkan untuk mengubah gula menjadi energi.

Bila tidak diatasi, diabetes dapat menyebabkan penumpukan gula dalam darah, yang dapat meningkatkan risiko komplikasi berbahaya, seperti stroke atau penyakit jantung.

Seseorang yang memiliki diabetes perlu mengubah pola hidupnya menjadi lebih sehat. Salah satu yang bisa dilakukan, yaitu dengan berolahraga, termasuk jalan kaki. Berikut manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes:

1. Mengontrol gula darah

Penderita diabetes memiliki kadar gula darah yang tinggi dalam tubuh. Adapun olahraga, termasuk jalan kaki, dapat membantu otot menyerap gula darah sehingga mencegahnya menumpuk di aliran darah. Selain itu, jalan kaki juga dapat membantu tubuh untuk menggunakan insulin secara efektif.

Dengan demikian, secara otomatis, diabetes dapat terkontrol dan ketika melakukan tes A1C, kontrol gula darah dalam penderita diabetes pun dapat membaik.

Efek ini memang tidak permanen atau hanya berlangsung dalam beberapa jam atau beberapa hari. Oleh karena itu, jalan kaki harus dilakukan secara rutin untuk mengontrol gula darah yang berkelanjutan.

2. Mengendalikan berat badan

Ketika seseorang bergerak, akan ada kalori dalam tubuh yang terbakar. Ini sama halnya dengan jalan kaki. Jalan kaki dapat membakar kalori sehingga dapat membantu menurunkan berat badan, termasuk bagi penderita diabetes.

Bagi penderita diabetes, hal ini sangat penting karena berat badan yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko terkena penyakit lainnya.

3. Meningkatkan kesehatan jantung

World Heart Foundation menyebut, risiko penyakit jantung pada penderita diabetes lebih besar daripada orang yang tidak menderita diabetes. Adapun jalan kaki dapat memperkuat jantung, dengan menurunkan tekanan darah dan mengurangi kolesterol jahat.

4. Menghilangkan stres

Penderita diabetes rentan mengalami stres dan depresi. Sementara jalan kaki dapat melepaskan hormon endorfin yang bisa meningkatkan suasana hati serta menghilangkan stres, depresi, dan kecemasan seseorang.

Oleh karena itu, jalan kaki dapat menjaga kesehatan mental para penderita diabetes. Dengan jiwa yang lebih tenang dan terhindar dari stres, diabetes yang dimilikinya akan lebih terkontrol.

5. Meningkatkan kualitas tidur

Selain menghilangkan stres, jalan kaki pun dapat meningkatkan kualitas tidur pada malam hari. Anxiety and Depression Association of America (ADA) menyebut dengan kualitas tidur yang lebih baik, diabetes yang dialaminya dapat lebih terkontrol.

6. Mengurangi komplikasi

Diabetes yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko terkena penyakit serius lainnya, seperti ginjal, jantung, atau kerusakan saraf. Sementara olahraga, termasuk jalan kaki dapat membantu mengelola diabetes menjadi lebih baik sehingga terhindar dari risiko komplikasi.

Berapa lama jalan kaki yang disarankan untuk penderita diabetes?

Bila Anda memiliki diabetes, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memulai program jalan kaki ini. Dokter akan melihat kondisi Anda dan memastikan Anda cukup bugar untuk melakukan olahraga.

Meski demikian, beberapa ahli merekomendasikan, jalan kaki bagi penderita diabetes baik dilakukan selama 30 menit dalam satu hari. Bagi pemula, hal ini bisa dilakukan secara bertahap. Mulailah dengan berjalan 10-15 menit sehari dan tingkatkan beberapa menit secara perlahan setiap minggunya.

Selain dari segi waktu, Anda juga bisa merencanakan program jalan kaki ini melalui jumlah langkah. Banyak ahli merekomendasikan untuk berjalan kaki 10.000 langkah sehari untuk meningkatkan kesehatan, termasuk bagi penderita diabetes.

Namun, bagi yang memiliki diabetes, hal ini tidaklah mudah. Menurut Kevin Furlong, seorang profesor klinis endokrinologi dari Thomas Jefferson University di Philadelphia, mengatakan penderita diabetes perlu melakukan ini secara bertahap. Paling tidak, hitunglah berapa langkah jalan kaki Anda dalam sehari, lalu tambahkan 1.000 langkah setiap minggunya. Lakukan terus hal tersebut hingga langkah jalan kaki Anda mencapai 10.000 kaki per hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi? Perhatikan Hal-hal Ini

Olahraga yang dilakukan di luar rumah bisa bermanfaat bagi kebugaran dan kesehatan mental. Tapi apakah aman olahraga di luar rumah saat pandemi COVID-19?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 30/06/2020 . Waktu baca 4 menit

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Berapa Lama Olahraga yang Dianggap Efektif?

Berapa lama olahraga juga menentukan kesuksesan tujuan Anda. Terlalu sebentar tak akan efektif, tapi terlalu lama juga tak baik.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kebugaran, Hidup Sehat 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit

5 Penyakit Kulit yang Umum Menyerang Pasien Diabetes

Berbagai penyakit kulit ini bisa menjadi salah satu komplikasi yang muncul saat seseorang memiliki keadaan diabetes yang tidak terkontrol.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Diabetes, Health Centers 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

diabetes insipidus adalah

Diabetes Insipidus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 12 menit
sering buang air kecil

8 Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
prostatitis

Prostatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 10 menit
meditasi jalan walking meditation

Mengenal Walking Meditation, Meditasi Sambil Jalan yang Bikin Pikiran Tenang

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 05/07/2020 . Waktu baca 6 menit