Mengatasi Gangguan Penglihatan Akibat Komplikasi Diabetes

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Gula darah yang terus dibiarkan tinggi tanpa perawatan dapat menyebabkan banyak komplikasi diabetes. Salah satunya adalah gangguan penglihatan. Penurunan tajam penglihatan umumnya terjadi akibat proses penuaan. Namun, penyakit kronis seperti diabetes juga berkaitan erat dengan sejumlah kondisi yang dapat menurunkan penglihatan. Oleh karena itu, menjadi tunanetra adalah komplikasi yang paling ditakuti dari diabetes. Bagaimana cara mengatasi gangguan penglihatan akibat diabetes?

Gangguan penglihatan jadi salah satu masalah kesehatan dunia

Dari semua populasi manusia, 65 persen orang di dunia mengalami penurunan penglihatan saat berusia berusia 50 tahun lebih. Diperkirakan 285 juta orang di dunia akan mengalami penurunan penglihatan, di mana 39 juta orang akan mengalami kebutaan dan 246 juta lainnya memiliki penglihatan yang lemah.

Dengan meningkatnya populasi lansia di banyak negara, lebih banyak orang akan berada pada risiko gangguan penglihatan karena penyakit kronis dan proses penuaan.

Penderita diabetes berisiko 25 kali lebih tinggi untuk mengalami percepatan gangguan penglihatan daripada orang yang tidak punya masalah sama.

Kenapa diabetesi rentan mengalami gangguan penglihatan?

penglihatan menurun setelah melahirkan

Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan saraf serta perdarahan pada pembuluh darah di mata, yang pada akhirnya berdampak pada kemampuan mata untuk melihat. Salah satu komplikasi diabetes pada mata yang paling umum adalah retinopati diabetik.

Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah di retina pasien mengalami kerusakan. Retinopati diabetik tidak selalu menyebabkan kehilangan penglihatan dan bisa diobati atau diperlambat bila terdeteksi sebelum akhirnya menjadi kondisi yang lebih serius.

Diabetes juga bisa memicu atau memperburuk kondisi mata yang sudah dimiliki pasien sebelumnya, seperti katarak dan glaukoma.

Apa saja gejala gangguan penglihatan akibat diabetes?

retinitis pigmentosa

Beberapa gejala yang munul jika Anda mengalami gangguan penglihatan akibat diabetes adalah:

  • Memiliki ketajaman penglihatan yang rendah, meski pasien memiliki bidang penglihatan yang penuh
  • Memiliki penglihatan kabur, buram, atau kekeruhan yang terjadi pada penglihatan sentral Anda
  • Memiliki ketajaman visual yang relatif baik, tetapi penglihatan bidangnya berkurang secara drastis

Jika Anda terkena penyakit diabetes dan mengeluhkan mengalami gangguan penglihatan, segera konsultasi ke dokter mata. Semakin dini gangguan penglihatan terdiagnosis, maka peluang pasien untuk sembuh total semakin tinggi.

Bagaimana dokter mendiagnosis kondisi saya?

Seperti kebanyakan pemeriksaan medis pada umumnya, dokter akan menanyakan riwayat kesehatan yang pernah Anda alami serta kondisi kesehatan Anda secara menyeluruh. Untuk memastikan diagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik yang meliputi pengujian ketajaman penglihatan.

Sebuah tes yang disebut snellen chart sering digunakan untuk mengukur ketajaman penglihatan seseorang. Tes ini mengharuskan Anda untuk membaca huruf-huruf yang ada pada grafik dengan jarak tertentu. Semakin ke bawah ukuran tulisan akan semakin kecil.

Setelah tes, Anda diberi skor untuk ketajaman penglihatan Anda. Skor Snellen terdiri dari dua angka. Nomor pertama merupakan seberapa jauh Anda dapat membaca grafik huruf pada tabel. Angka kedua merupakan seberapa jauh seseorang dengan penglihatan yang sehat seharusnya mampu membaca grafik.

Dokter juga mungkin akan melakukan tes lapang pandang untuk memeriksa area hilangnya penglihatan.

Mungkin ada tes lain yang dilakukan dapat dilakukan dokter. Silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Apa saja pilihan pengobatan untuk kondisi ini?

Disopyramide adalah obat

Secara umum, mengendalikan glukosa darah dan tekanan darah adalah dua cara utama dalam memerangi gangguan penglihatan akibat diabetes. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menjaga pola makan tetap sehat dan rajin berolahraga. Konsumsilah makanan sehat yang kaya serat dan berbagai nutrisi serta vitamin baik lainnya.

Selain itu, hindari stres karena stres dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat drastis. Stres juga cenderung membuat keinginan untuk terus makan terlebih makanan yang manis.

Dokter mungkin dapat juga menganjurkan operasi untuk memperbaiki fungsi penglihatan mata Anda. Salah satu caranya adalah dengan terapi fotokoagulasi laser. Fotokoagulasi laser adalah pengobatan yang paling sering dilakukan untuk mengatasi gangguan penglihatan akibat diabetes, khususnya edema makula. Jika dilakukan secara tepat, fotokoagulasi laser dapat menjadi metode terbaik untuk mempertahankan ketajaman penglihatan pasien sehingga dapat mengurangi risiko kebutaan permanen. Meski begitu, prosedur ini jarang bisa memperbaiki penglihatan yang sudah terlanjur parah.

Sampai saat ini para ahli juga tengah meneliti obat untuk mengatasi gangguan penglihatan akibat diabetes. Obat ini dibuat dalam bentuk suntikan mata yang berfungsi untuk menghalangi sinyal kimia yang merangsang pertumbuhan pembuluh darah, yang dikenal sebagai faktor pertumbuhan endotel vaskular (VEGF).

Hasil studi menunjukkan bahwa senyawa tersebut dapat mencegah kebocoran cairan pembuluh darah yang menyebabkan edema makula. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan bahwa obat suntik mata ini benar-benar ampuh untuk mengobati gangguan penglihatan akibat komplikasi diabetes pada pata.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca