6 Kondisi Kesehatan Penyebab Kulit Bersisik

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/04/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Siapa yang tidak ingin memiliki kulit halus dan lembut? Semua orang tentu ingin demikian. Namun banyak faktor tak terduga yang malah menyebabkan kulit bersisik, pecah-pecah, kemerahan, dan terasa gatal yang bikin tidak nyaman. Kenapa begitu?

Apa penyebab kulit bersisik?

Kulit bersisik menandakan terkelupasnya lapisan kulit mati, sebagai akibat dari rusaknya lapisan luar kulit (yang mengandung campuran sel kulit mati dan minyak alami) sehingga elastisitas kulit pun berkurang. Kerusakan tersebut menyebabkan proses regenerasi kulit terhenti. Akibatnya, kulit Anda akan menjadi mengelupas dan bersisik.

Kulit bersisik dapat disebabkan oleh paparan sinar matahari langsung, cuaca yang terlalu panas/dingin, asupan makanan yang tidak sehat, hingga kurang minum air putih. Tapi kulit bersisik juga bisa disebabkan oleh beberapa kondisi kesehatan, seperti:

Dermatitis atopik

Dermatitis atopik merupakan kondisi dimana kulit menjadi kering, pecah-pecah, gatal, dan berwarna kemerahan. Dermatitis atopik merupakan bentuk yang paling umum terjadi. Dematitis sendiri merupakan kondisi peradangan di kulit yang ditandai dengan adanya kulit kering dan berwarna kemerahan, sedangkan kata atopik mengacu pada orang-orang  yang cenderung memiliki alergi –yang biasanya berupa alergi pada sabun mandi, detergen, dan parfum. Eksim pada tangan bahkan dapat menyebabkan kulit telapak tangan dan jari Anda menjadi kering, tebal, pecah-pecah, kulit terasa terbakar, bahkan berdarah.

Psoriasis

Jika kulit Anda terdapat sisik putih keperakan yang menutupi kulit tebal merah, segera cek ke dokter karena bisa saja Anda menderita psoriasis. Psoriasis merupakan penyakit peradangan kulit menahun yang terjadi karena sel kulit baru tumbuh lebih cepat dari biasanya, namun sel kulit tua gagal terkelupas dengan benar. Sel-sel baru dan tua tersebut akhirnya berkelompok, menyebabkan bercak tebal, gatal, dan luka pada kulit. Penyakit ini umumnya ditandai dengan ruam memerah, kulit menebal dan terkelupas, kulit terasa kering, bersisik, gatal dan perih. Psoriasis biasanya muncul pada lutut, punggung bagian bawah, siku, atau kulit kepala. Psoriasis bersifat tidak menular  dan seringkali disebabkan oleh faktor genetik.

Dermatitis seboroik

Dermatitis seboroik adalah penyebab tersering terjadinya ketombe. Ini bisa dilihat dari banyaknya serpihan sisik keputihan di rambut dan bahu. Terkadang juga disertai rasa gatal. Kulit kepala dan sekitar terasa berminyak dan serpihan sisik juga bisa jatuh ke alis.

Pityriasis rosea

Pityriasis rosea merupakan kondisi pada kulit tubuh yang berupa ruam, berwarna merah muda atau merah, dan berbentuk seperti bekas luka atau benjolan merah yang menyerupai tambalan. Biasanya, kondisi ini akan hilang dalam beberapa minggu. Penyakit ini dapat diikuti dengan kemunculan bercak bersisik.

Ichthyosis vulgaris

Ichthyosis vulgaris merupakan kelainan kulit bawaan di mana sel-sel kulit mati menumpuk pada permukaan kulit sehingga penampilan kulit bersisik kecil, berupa serpihan berwarna putih atau abu-abu, dan membuat kulit terasa kasar. Ichthyosis vulgaris dapat muncul pada saat lahir atau pada anak usia dini, namun dapat menghilang sepenuhnya saat beranjak dewasa -meskipun kondisi ini juga dapat muncul kembali.

Dermatomiositis

Dermatomiositis adalah penyakit otot langka yang seringkali didahului dengan timbulnya ruam kemerahan dan kulit bersisik – biasanya muncul pada bagian kelopak mata, hidung, pipi, siku, lutut, dan buku-buku jari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

Dewasa ini, pijat prostat mulai banyak dicari. Banyak yang yakin pijat ini bisa jadi solusi berbagai keluhan di area prostat. Apa memang benar?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Urologi, Prostat 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Semua orang punya nafsu seks yang berbeda. Namun apakah benar nafsu seks pria lebih besar dari wanita? Simak apa kata hasil penelitian.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Tak hanya efektif memangkas gelambir lemak perut, manfaat virgin coconut oil alias minyak kelapa dara sangat menakjubkan untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
penyebab infeksi saluran kencing

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
kesehatan kandung kemih

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
manfaat ginseng buat pria

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit