Berbagai Pilihan Obat Kutil Kelamin yang Biasa Diresepkan Dokter

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Penggunaan obat kutil kelamin berguna untuk menghancurkan kutil, meredakan gejala, dan mengurangi jumlah area yang terserang kutil. Kutil kelamin adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Human papillomavirus (HPV). Penyakit ini biasanya menyerang vagina atau penis yang lembap. Kutil kelamin mungkin akan terlihat seperti benjolan kecil berwarna kulit atau kemerahan dan muncul secara berkelompok. Namun, terkadang kutil kelamin tidak terlihat dengan jelas karena bentuknya yang sangat kecil. Sehingga Anda mungkin tidak menyadarinya.

Obat kutil kelamin terdiri dari berbagai bentuk. Mulai dari yang berbentuk krim, gel, hingga cairan. Obat kutil kelamin ada yang bisa diaplikasikan sendiri di rumah dan ada pula yang perlu diaplikasikan dengan bantuan tenaga medis di klinik atau rumah sakit.

Obat kutil kelamin yang bisa dipakai di rumah

1. Imiqumoid (Aldara, Zyclara)

Krim ini digunakan untuk meningkatkan kemampuan sistem imun untuk melawan kutil kelamin. Biasanya, krim Imiquimod harus dioleskan sehari sekali sebelum tidur atau tiga kali seminggu selama kurang lebih 16 minggu. Lamanya pengobatan tergantung pada keparahan kondisi penyakit. Bagian kelamin yang diolesi krim ini harus dicuci dengan sabun dan air 6 sampai 10 jam setelah pengaplikasian.

Penting untuk diingat, hindari kontak seksual saat krim masih menempel di kulit Anda karena bisa melemahkan daya tahan kondom, baik kondom laki-laki maupun kondom perempuan. Selain itu, jika krim ini menempel di kulit kelamin pasangan Anda maka bisa menimbulkan reaksi iritasi. Jika Anda menderita kutil kelamin saat hamil, segera konsultasikan ke dokter karena krim ini belum teruji aman untuk wanita hamil.

Efek samping: Reaksi peradangan lokal termasuk kemerahan, iritasi, kutil kelamin mengeras seperti kapalan dan luka. Kulit di sekitar kelamin juga mungkin akan mengalami hipopigmentasi atau warna yang lebih terang dari warna kulit akibat berkurangnya melanin. Efek samping lainnya yaitu nyeri pada beberapa bagian tubuh, batuk, dan merasa lelah.

2. Sinechatechin (Veregen)

Salep ini digunakan untuk pengobatan kutil kelamin eksternal dan kutil yang berada di sekitar anus. Salep Sinecatechin mengandung ekstrak teh hijau yang kaya akan katekin di dalamnya. Pasien diharuskan untuk mengoleskannya sebanyak tiga kali sehari dengan jari. Produk ini tidak boleh digunakan lebih lama dari 16 minggu.

Salep ini sebaiknya tidak dicuci setelah dioleskan ke kulit. Anda harus menghindari kontak seksual baik genital, anal, atau oral jika salep masih menempel di kulit. Sama seperti Imiqumoid, obat ini bisa melemahkan daya tahan kondom baik kondom laki-laki maupun kondom perempuan.

Salep ini tidak dianjurkan untuk orang dengan HIV, orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan orang dengan herpes genital karena keampuhannya belum teruji secara medis. Selain itu, belum ada jaminan bahwa salep ini aman digunakan selama kehamilan.

Efek samping: Kemerahan pada kulit, rasa gatal, terbakar, dan nyeri. Anda juga akan merasakan ruam yang berair, edema, dan kulit kelamin yang mengeras seperti kapalan.

3. Podofilox

Podofilox adalah obat kutil kelamin yang dimaksudkan untuk menghancurkan kutil. Biasanya harganya relatif murah tetapi aman dan mudah digunakan. Podofilox terdiri dari dua jenis, yakni gel dan larutan. Larutan Podofilox harus dioleskan dengan kapas ke bagian kutil. Sedangkan gel Podofilox bisa Anda oleskan dengan jari. Obat ini bisa Anda aplikasikan sebanyak dua kali selama tiga hari berturut-turut dan dilanjutkan dengan empat hari tanpa terapi lainnya.

Siklus ini bisa diulang, jika perlu, sampai empat siklus. Luas kutil total yang diobati tidak boleh melebihi 10 cm dan volume totalnya harus dibatasi 0,5 ml per harinya. Anda harus mengonsultasikan ke dokter untuk menanyakan penggunaan yang tepat dan aman.

Perlu diingat juga, Podofilox tidak direkomendasikan untuk penggunaan pada kutil di area serviks, vagina, dan anus. Podofilox juga tidak direkomendasikan untuk penggunaan pada area yang luas.

Efek samping: Anda mungkin akan merasakan nyeri dengan intensitas ringan sampai sedang. Anda juga kemungkinan akan mengalami iritasi pada bagian yang diobati. Sama seperti obat kutil kelamin lainnya, obat ini belum terbukti aman untuk digunakan selama kehamilan.

bau vagina

Pengobatan kutil kelamin di dokter

1. Podophyllin

Podophyllin adalah resin berbasis tanaman yang menghancurkan jaringan kutil kelamin. Konsentrasinya biasanya berkisar 10 sampai 25 persen. Obat ini harus dioleskan pada setiap kutil di area kelamin Anda dan dibiarkan mengering sebelum area tersebut bersentuhan dengan pakaian. Kesalahan dalam penggunaan bisa menyebabkan iritasi dan kegagalan pengobatan.

Oleh karena itu, biasanya obat ini tidak diaplikasikan sendiri, melainkan dengan bantuan dokter atau petugas medis. Pengobatannya bisa diulang setiap minggu, jika diperlukan. Semua kembali pada kondisi penyakit dan saran dari dokter yang menangani Anda. Untuk menghindari risiko komplikasi akibat kesalahan pemakaian, ada beberapa pedoman yang perlu diikuti, yaitu:

  • Pengaplikasian harus dibatasi yakni, kurang dari 0,5 ml setiap pemakaian.
  • Area pengaplikasian tidak ada lesi atau luka terbuka.
  • Area yang diobati harus dicuci bersih dengan air dan sabun setelah 1-4 jam pengaplikasian sesuai saran dokter untuk mengurangi iritasi yang mungkin terjadi.

Podophyllin berlum teruji aman digunakan oleh wanita hamil. Sehingga diperlukan konsultasi lebih lanjut ke dokter ahli.

2. Asam trikoloasetat (TCA) atau asam bikloroasetat (BCA) 80–90%

Asam trikloroasetat (TCA) atau asam bikloroasetat 80-90 persen merupakan pengobatan kimia yang bekerja dengan menghancurkan kutil melalui pembekuan protein secara kimia. Larutan TCA memiliki viskositas rendah yang sebanding dengan air dan dapat menyebar dengan cepat jika diaplikasikan secara berlebihan. Akibatnya, obat ini justru dapat merusak jaringan sehat yang berdekatan dengan kutil kelamin.

Dokter biasanya hanya mengoleskan sedikit saja pada kutil yang ada di area genital Anda dan dibiarkan hingga mengering agar tidak menyebar ke bagian lainnya. Pengobatan bisa diulangi tiap minggu jika diperlukan disesuaikan dengan kondisi. Tidak seperti obat lainnya, TCA dan BCA terbukti aman serta efektif digunakan untuk wanita hamil.

Efek samping: Anda mungkin akan merasakan nyeri yang sangat hebat. Namun, kondisi ini bisa dinetralisir dengan sabun cair atau sodium bikarbonat. Jika jumlah asam yang dioleskan berlebihan, area yang diobati harus dinetralisir dengan bedak atau sodium bikarbonat, misalnya baking soda, untuk menghilangkan reaksi asam.

Anda harus selalu mengonsultasikan pada dokter untuk setiap pengobatan yang dilakukan. Jangan sekali-kali membeli obat bebas tanpa resep dokter karena berisiko memperburuk kondisi. Jangan lupa untuk meminta penjelasan pada dokter mengenai cara penggunaan yang tepat agar kutil dapat terobati secara maksimal.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Februari 24, 2018 | Terakhir Diedit: Maret 23, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca