home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Mengenal Bronkial Termoplasti, Salah Satu Pengobatan Terbaru untuk Asma

Mengenal Bronkial Termoplasti, Salah Satu Pengobatan Terbaru untuk Asma

Asma adalah penyakit yang menyerang sistem pernapasan sehingga penderitanya sering kali mengeluhkan gejala sesak napas. Penyakit ini dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya secara besar. Oleh karena itu, diperlukan penanganan dan pengobatan yang tepat untuk mengendalikan penyakit ini. Salah satu metode yang bisa ditempuh adalah bronkial termoplasti.

Apa itu bronkial termoplasti?

Bronkial termoplasti atau bronchial thermoplasty adalah prosedur medis yang dilakukan untuk mengendalikan penyakit asma yang parah.

Asma merupakan penyakit saluran pernapasan yang cukup umum terjadi. Menurut catatan WHO, sebanyak 262 juta orang di dunia mengidap penyakit ini dan 461 ribu orang di antaranya meninggal karena penyakit ini.

Penyakit asma ditandai dengan penyempitan saluran pernapasan akibat peradangan dan penegangan otot di sekitar saluran pernapasan. Kondisi tersebut membuat pasien mengalami gejala-gejala seperti sesak napas, batuk, napas berbunyi (mengi), serta rasa tertekan di dada.

Oleh karena itu, diperlukan beberapa metode pengobatan asma yang tepat untuk mengendalikan gejala, salah satunya adalah bronkial termoplasti.

Prosedur bronchial thermoplasty dilakukan dengan menggunakan kateter untuk menghantarkan energi panas yang terkontrol dengan presisi secara langsung ke dinding saluran pernapasan. Teknik ini dinamakan dengan ablasi radiofrekuensi.

Energi panas yang disalurkan dapat membantu mencegah terjadinya kontraksi otot polos pernapasan (airway smooth muscle atau ASM) dengan cara mengurangi penebalan jaringan otot. Dengan demikian, diharapkan kemungkinan timbulnya penyempitan pada saluran pernapasan atau kekambuhan asma akan semakin kecil.

Bronkial termoplasti menjadi pilihan metode pengobatan yang tepat untuk mencegah kekambuhan asma akibat pembengkakan saluran udara. Itulah alasan prosedur ini digadang-gadang sebagai alternatif pengobatan asma yang lebih unggul dibanding dengan obat injeksi kortikosteroid.

Menurut laman Cleveland Clinic, beberapa pasien asma yang telah menjalani prosedur ini merasakan perbaikan yang signifikan pada gejala asmanya. Prosedur ini juga membantuk menurunkan jumlah kunjungan ke rumah sakit akibat serangan asma.

Namun, penting untuk diingat bahwa prosedur ini tidak dapat menyembuhkan asma secara total. Pasien masih perlu menjalani pengobatan yang dianjurkan oleh dokter.

Kapan prosedur ini dilakukan?

Bronkial termoplasti menjadi pilihan pengobatan yang biasanya direkomendasikan untuk penderita asma parah atau kronis.

Asma dapat disebut tergolong parah ketika gejala-gejala yang timbul sulit dikendalikan dengan obat hirup kortikosteroid atau obat bronkodilator.

Selain itu, terapi ini hanya diperuntukkan bagi pasien yang:

  • berusia 18 tahun ke atas,
  • belum pernah menjalani bronkial termoplasti sebelumnya,
  • tidak alergi dengan obat-obatan untuk bronkoskopi (seperti lidocaine, atropine, dan benzodiazepine), dan
  • tidak aktif merokok selama satu tahun.

Prosedur ini memberi sejumlah manfaat seperti:

  • Serangan asma akan berkurang.
  • Jumlah kunjungan ke rumah sakit atau dokter akibat serangan asma akan berkurang.
  • Memiliki kualitas hidup yang lebih baik tanpa terganggu oleh gejala-gejala asma.

Ingat, tidak semua orang dengan penyakit asma memerlukan terapi ini untuk menangani gejala yang dimiliki. Jika gejala asma masih bisa dikendalikan dengan obat, sebaiknya konsultasikan lagi dengan dokter mengenai perlu atau tidaknya menjalani prosedur ini.

Apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum menjalani bronkial termoplasti?

Sebelum memutuskan untuk menjalani prosedur ini, Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk tahu apakah keputusan ini tepat atau tidak. Anda akan menerima informasi seputar prosedur, risiko, serta apa yang bisa diharapkan setelah menjalaninya.

Jika Anda dipastikan dapat menjalani prosedur bronkial termoplasti, berikut adalah beberapa hal yang harus Anda persiapkan.

  • Beri tahu dokter apa saja obat-obatan yang sedang Anda konsumsi, mulai dari obat medis, vitamin, herbal, hingga suplemen.
  • Informasikan juga ke dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap obat anestesi atau bius.
  • Dokter mungkin akan meminta Anda berhenti mengonsumsi obat-obatan jenis tertentu, seperti obat pengencer darah atau aspirin.
  • Anda akan diminta mengonsumsi obat prednisone selama 5 hari sebelum dan sesudah prosedur ini.
  • Pastikan ada anggota keluarga atau orang terdekat yang bersedia menemani dan mengantar-jemput Anda di hari prosedur berlangsung.
  • Bila Anda menggunakan tabung oksigen di rumah, bawalah unit oksigen portabel di hari pengobatan.
  • Dokter juga mungkin akan meminta Anda berpuasa setidaknya 8 jam sebelum prosedur dimulai.

Seperti apa prosedur bronkial termoplasti?

Prosedur ini biasanya dibagi menjadi 3 sesi yang berbeda. Masing-masing sesi diberi jarak waktu sekitar 3 minggu.

Di bawah ini adalah langkah-langkah yang akan dilewati saat bronkial termoplasti berlangsung.

  • Sebelum prosedur dimulai, Anda akan diberikan obat penenang. Namun, dalam beberapa kasus, pasien akan diberikan obat bius total.
  • Setelah obat penenang atau bius diberikan, dokter akan memasukkan selang kecil melalui hidung atau mulut menuju saluran pernapasan Anda. Bagian ujung selang ini dilengkapi dengan kamera kecil agar dokter dapat memantau bagian dalam saluran pernapasan dengan jelas.
  • Selanjutnya, selang khusus atau kateter yang dilengkapi dengan penyalur panas akan dimasukkan ke saluran pernapasan.
  • Ketika posisi kateter sudah ditujukan tepat pada sasaran, panas dengan suhu 65 derajat Celsius (setara dengan secangkir kopi atau teh panas) akan dialirkan menuju sel-sel otot saluran pernapasan Anda selama 10 detik.
  • Dalam satu kali sesi bronkial termoplasti, langkah di atas akan diulangi 60 kali. Prosedur ini biasanya memakan waktu 30-45 menit.

Sesudah prosedur bronkial termoplasti

Jika sudah selesai, Anda perlu berada di rumah sakit selama 2-4 jam untuk pemulihan. Biasanya, Anda dapat segera pulang di hari yang sama tanpa perlu menjalani rawat inap.

Dokter akan mengecek kondisi saluran pernapasan dengan bronkoskopi sebelum menentukan apakah Anda perlu menjalani sesi pengobatan selanjutnya.

Apa saja efek samping dan risiko dari prosedur ini?

Salah satu efek samping yang paling umum terjadi dari bronkial termoplasti adalah gangguan pernapasan yang memburuk.

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena efek samping ini hanya berlangsung untuk sementara. Kondisi pernapasan akan membaik dalam 1 minggu.

Untuk mengatasi gejala tersebut, Anda bisa mengonsumsi obat-obatan asma seperti biasanya. Konsultasikan dengan dokter jika gejala kesulitan bernapas tidak kunjung membaik.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Bronchial Thermoplasty – The Asthma UK. (2020). Retrieved July 21, 2021, from https://www.asthma.org.uk/advice/severe-asthma/treating-severe-asthma/bronchial-thermoplasty/ 

Bronchial Thermoplasty – Cleveland Clinic. (n.d.). Retrieved July 21, 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16811-bronchial-thermoplasty 

Bronchial Thermoplasty – National Jewish Health. (2018). Retrieved July 21, 2021, from https://www.nationaljewish.org/conditions/tests-procedures/bronchial-thermoplasty 

Bronchial Thermoplasty – Yale Center for Asthma and Airway Disease. (2021). Retrieved July 21, 2021, from https://medicine.yale.edu/intmed/pulmonary/ycaad/clinical_center/bronchial-thermoplasty/ 

Asthma – WHO. (2021). Retrieved July 21, 2021, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/asthma 

Bronchial Thermoplasty for Severe Asthma – The University of Chicago Medical Center. (2021). Retrieved July 21, 2021, from https://www.uchicagomedicine.org/conditions-services/lung-diseases/bronchial-thermoplasty-for-severe-asthma 

Bronchial Thermoplasty – UI Health. (n.d.). Retrieved July 21, 2021, from https://hospital.uillinois.edu/primary-and-specialty-care/pulmonary/our-areas-of-expertise/asthma/bronchial-thermoplasty 

Bronchial Thermoplasty for severe asthma – National Institute for Health and Care Excellence. (2018). Retrieved July 21, 2021, from https://www.nice.org.uk/guidance/ipg635/resources/bronchial-thermoplasty-for-severe-asthma-pdf-1899874044788677 

Dombret, M., Alagha, K., Boulet, L., Brillet, P., Joos, G., & Laviolette, M. et al. (2014). Bronchial thermoplasty: a new therapeutic option for the treatment of severe, uncontrolled asthma in adults. European Respiratory Review, 23(134), 510-518.

Laxmanan, B., & Hogarth, D. K. (2015). Bronchial thermoplasty in asthma: current perspectives. Journal of asthma and allergy, 8, 39–49. https://doi.org/10.2147/JAA.S49306

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Shylma Na'imah Diperbarui 04/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri