Teknik Latihan Pernapasan untuk Mengurangi Gejala Asma

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Obat-obatan seperti inhaler diresepkan untuk membantu membuka saluran udara dan meningkatkan kemampuan menarik dan menghembuskan napas pada penderita penyakit asma. Selain pengobatan, penelitian menunjukkan bahwa latihan pernapasan dapat menjadi terapi yang bermanfaat mengurangi gejala pengidap asma

Macam teknik latihan pernapasan untuk pengidap asma

Latihan pernapasan asma

Latihan pernapasan dapat membantu meringankan gejala asma dan meningkatkan kekuatan dan kapasitas paru-paru. Kapasitas paru adalah kemampuan paru-paru menampung udara ketika bernapas.

Studi yang dilakukan oleh Universitas Southampton berjudul Breathing exercises help asthma patients with quality of life menunjukkan bahwa orang dengan asma yang sering kambuh mengalami peningkatan kualitas hidup saat melakukan latihan pernapasan.

Ada beberapa cara latihan pernapasan asma yang bisa membantu meningkatkan kekuatan otot pernapasan dan ada teknik yang mampu meningkatkan fleksibilitas tulang rusuk sehingga paru-paru bisa lebih leluasa untuk mengembang.

Metode pernapasan Papworth

Metode Papworth dikembangkan pada 1960-an di Papworth Hospital Inggris. Metode ini menggabungkan teknik pernapasan dengan metode relaksasi. 

Studi menunjukkan bahwa menggunakan latihan bernapas dengan metode Papworth dapat membantu bernapas dan meningkatkan kualitas hidup pada penderita asma.

Metode Papworth terdiri dari serangkaian pernapasan diafragma. Teknik ini berfokus pada belajar mengontrol dan memperbaiki cara bernapas yang lebih lembut, perlahan, dan stabil menggunakan perut.

Metode tersebut mengajarkan pasien otot mana yang digunakan saat bernapas dan cara menghindari menarik napas terlalu dalam atau terlalu cepat dengan menekankan pernapasan hidung.

Nantinya, metode Papworth secara perlahan akan disesuaikan sehingga memungkinkan untuk dilakukan beriringan dengan keseharian pasien.

Tim spesialis ahli fisioterapi yang tergabung dalam Physio menyimpulkan bahwa meski tidak akan sepenuhnya menghilangkan kebutuhan pada obat pereda asma, latihan pernapasan asma dengan teknik ini dapat mengurangi ketergantungan dan frekuensi kebutuhan pada obat tersebut.

Metode pernapasan diafragma

Latihan pernapasan asma

Metode latihan pernapasan lain yang bisa membantu penderita asma adalah metode diafragma. 

Diafragma terletak di bawah paru-paru dan berfungsi membantu Anda bernapas. Penekanan metode pernapasan ini adalah belajar cara bernapas dari diafragma daripada dada yang cenderung dilakukan oleh banyak orang pada umumnya. 

Fungsi latihan pernapasan ini selain untuk memperkuat diafragma juga dapat membantu mengurangi kebutuhan oksigen tubuh karena otot yang lemah menyebabkan kebutuhan oksigen lebih banyak. Selain itu, metode ini berfungsi membantu memperlambat cara bernapas. 

Untuk Anda yang ingin mencoba latihan pernapasan asma dengan metode diafragma, lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Letakkan satu tangan di dada bagian atas dan satu tangan di perut.
  2. Tarik napas melalui hidung dan perhatikan perut Anda terisi udara. Idealnya perut harus naik, sedangkan dada harus tetap diam.
  3. Buang napas melalui mulut secara perlahan, setidaknya dua atau tiga kali lebih lama daripada waktu Anda menarik napas.
  4. Jaga posisi leher dan bahu tetap rileks.

Metode pursed lip breathing

Latihan pernapasan asma

Teknik pursed lip breathing adalah latihan untuk mengurangi jumlah tarikan napas, memperlambat kecepatan bernapas, dan membuat saluran udara terbuka lebih lama. Dengan teknik ini, udara yang mengalir keluar dan masuk ke paru-paru akan terasa lebih efektif. 

Untuk mempraktikkannya, cukup tarik napas dari hidung dengan mulut tertutup, kerutkan bibir (seperti posisi bersiul) lalu buang napas melalui mulut setidaknya dua kali lebih lama dari waktu Anda menarik napas. 

Metode buteyko breathing 

Metode latihan pernapasan yang bermanfaat bagi pengidap asma ini dikembangkan oleh ilmuwan asal Rusia bernama Profesor Konstantin Buteyko.

Gagasan di balik teknik ini adalah untuk membantu orang belajar bernapas secara normal. Saat bisa bernapas secara normal, seseorang bisa mengoptimalkan kombinasi oksigen dan karbondioksida dalam tubuh. 

Metode ini membantu menjaga udara tetap hangat dan lembab, yang akan terasa lebih menenangkan pada saluran udara pengidap asma.

Dari penelitiannya, ditemukan bahwa hanya ada satu dari 10 orang yang bernapas dengan benar. Mayoritas orang bernapas terlalu dalam sehingga menciptakan campuran oksigen dan karbondioksida yang tidak sesuai di dalam tubuh.

Setelah mengetahui metode-metode di atas, pastikan Anda melakukan teknik latihan pernapasan asma dengan metode yang tepat dan mendapatkan hasil maksimal. Sebelum melakukannya, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan ahli fisioterapis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Fungsi Paru Berkurang Setelah Pasien COVID-19 Sembuh, Benarkah?

Ilmuwan melihat adanya perubahan pada pada kondisi paru pasien COVID-19 yang sudah sembuh, kondisi paru-paru mereka mengalami pelemahan fungsi.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 18/03/2020 . 4 menit baca

Bahaya Dry Ice yang Dicampurkan ke Kolam Renang, Bisa Sebabkan Kematian

Tiga orang meninggal dalam sebuah pool party setelah 25 kg dry ice dituangkan ke kolam renang. Apa dan bagaimana dry ice bisa bahaya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Berita Luar Negeri, Berita 06/03/2020 . 5 menit baca

Cara Mengatasi Nyeri Dada saat Asma

Bagaimana cara mengatasi nyeri dada saat asma? Ketahui dulu penyebabnya, lalu coba dalami cara mengatasinya di artikel ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Asma, Health Centers 16/02/2020 . 4 menit baca

7 Cara Efektif Membersihkan Paru-Paru Perokok Pasif

Perokok pasif punya bahaya kesehatan yang sama dengan perokok aktif. Jangan tunda lagi, praktikkan cara membersihkan paru-paru untuk perokok pasif berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/02/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

susu memicu asma

Benarkah Produk Susu Bisa Memicu Gejala Asma?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . 4 menit baca
penderita asma covid-19

Panduan bagi Penderita Asma Selama Pandemi COVID-19

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . 6 menit baca
asma kambuh saat udara dingin

Apa Benar Cuaca Dingin Dapat Memicu Asma Kambuh?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020 . 4 menit baca
hidup dengan sebelah paru

Manusia Hidup dengan Sebelah Paru, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/03/2020 . 5 menit baca