Memenuhi Kebutuhan Nutrisi untuk Anak Dengan Asma

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Meskipun hubungan antara nutrisi dan asma masih dikembangkan, ada sedikit pendapat bahwa pola makan atau diet sehat bisa membantu mengurangi gejala-gejala asma. Sebenarnya tidak ada pola makan (diet) khusus yang direkomendasikan untuk anak dengan asma. Akan tetapi, diet Mediterania (diet rendah lemak jenuh, kaya sayur dan buah-buahan, serta tinggi serat) telah dikaitkan dengan berkuranganya gejala asma. Memahami nutrisi yang baik dan pengaruh nutrisi untuk anak dengan asma bisa menjadi bagian penting dalam penanganan asma. Berikut adalah daftar nutrisi penting untuk anak dengan asma.

Nutrisi untuk anak dengan asma

1. Makanan nabati

Menurut sebuah penelitian tahun 2010, makan banyak buah dan sayuran berkaitan dengan kesehatan pernapasan yang lebih baik dan menurunnya gejala asma pada anak-anak. Selain itu, antioksidan dan nutrisi lain dalam buah dan sayur segar memiliki dampak baik terhadap fungsi paru-paru.

Kacang dan biji juga mengandung banyak flavonoid dan senyawa lain dengan efek antioksidan membantu melawan peradangan, yang dapat meningkatkan kesehatan pernapasan.

Sebuah penelitian dalam Journal of Allergy and Clinical Immunology melaporkan bahwa wanita dengan asma yang mengonsumsi makanan dengan kandungan beta-karoten lebih tinggi dapat mengurangi gejala asma. Makanan yang mengandung beta-karoten antara lain wortel, semangka, ubi jalar, sayuran hijau, brokoli, dan bayam.

Menurut ulasan dalam Nutrition Journal, buah apel dan pir juga dapat menurunkan risiko asma dengan mengurangi kemungkinan penyempitan bronkus.

Penelitian terpisah dalam European Respiratory Journal melaporkan bahwa buah pisang dapat mengurangi mengi (napas bunyi) karena asma pada anak. Para ahli meyakini bahwa pisang bisa bermanfaat untuk anak dengan asma berkat kandungan antioksidan dan kalium yang baik untuk paru-paru.

2. Ikan

Ikan bisa menjadi sumber asam lemak omega-3 yang baik dan dianggap sebagai bagian dari diet sehat. Umumnya, ikan menyediakan banyak vitamin dan mineral yang diperlukan oleh anak, yang dianggap memiliki efek positif pada gangguan peradangan dan fungsi paru-paru.

Sebuah penelitian di American Journal of Epidemiology melaporkan bahwa anak usia 11-19 tahun yang memiliki kadar magnesium rendah juga memiliki aliran dan volume paru-paru yang rendah. Dengan mengonsumsi ikan, terutama salmon, kadar magnesium pada anak bisa meningkat.

3. Serat

Sebuah penelitian tahun 2016 melaporkan bahwa kekurangan serat dapat mengganggu fungsi paru-paru. Sementara itu, diet kaya serat dapat menjaga kesehatan fungsi paru-paru.

Serat memiliki sifat antiradang dan dapat membantu mencegah penyakit alergi seperti asma. Makan berserat juga mengandung prebiotik, yaitu nutrisi yang membantu atau meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di usus, beberapa di antaranya dapat membantu melawan peradangan.

Oleh karena itu, biji-bijian seperti beras merah dan kacang-kacangan dianjurkan sebagai bagian dari diet sehat untuk anak dengan asma.

Makanan yang perlu dihindari untuk anak dengan asma

Beberapa makanan yang dapat memicu gejala asma sehingga harus dihindari antara lain:

  • Sulfit adalah jenis pengawet yang dapat memicu serangan asma. Sulfit ditemukan dalam anggur, buah-buahan kering, acar, udang, buah lemon, serta air jeruk nipis.
  • Makanan yang bisa menyebabkan gas sehingga dapat memberi tekanan pada diafragma, terutama jika si kecil memiliki asam lambung. Ini dapat menyebabkan sesak dada dan memicu asma. Makanan ini termasuk kacang, kubis, minuman bersoda, bawang putih, dan makanan yang digoreng.
  • Meskipun jarang, beberapa anak dengan asma mungkin sensitif terhadap salisilat yang ditemukan dalam kopi, teh, dan beberapa bumbu dan rempah-rempah.
  • Zat aditif seperti pengawet, perasa, dan pewarna kimia sering ditemukan dalam makanan olahan dan cepat saji. Beberapa anak dengan asma mungkin sensitif atau alergi terhadap zat-zat ini.
  • Anak dengan alergi makanan mungkin juga bisa memiliki asma. Produk susu, kerang, gandum, dan kacang adalah beberapa jenis penyebab alergi yang paling umum.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyakit Pernapasan pada Anak, Kenali Jenis dan Cara Mengatasinya

Penyakit pernapasan pada anak adalah kondisi yang sangat umum dialami si kecil. Agar tidak panik, orangtua perlu mengetahui jenis dan cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Gangguan Pernapasan pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 28 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit

Waktu Memandikan Bayi, Sebaiknya Pagi atau Sore Hari?

Ada yang bilang sebaiknya memandikan bayi di pagi hari, tapi ada juga yang bilang sore lebih pas. Yang benar yang mana? Simak jawabannya di sini, ya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 16 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Agar Tidak Keliru, Ketahui Aturan Pemberian Vitamin untuk Anak

Ada banyak vitamin anak yang dijual di pasaran. Namun, perlukah pemberian vitamin untuk anak? Seberapa penting vitamin untuk kesehatan si kecil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Anak 6-9 tahun, Gizi Anak, Parenting 15 November 2020 . Waktu baca 10 menit

Pentingnya Persiapkan Daya Tahan si Kecil Sebelum dan Sesudah Lahir

Ya, antibodi bayi yang baru lahir didapatkan dari sang ibu yang diberikan sejak bayi ada dalam kandungan. Lalu, kapan bayi mulai punya sistem imun sendiri?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Maria Amanda
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 10 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menghirup debu

Apa yang Akan Terjadi Ketika Anda Menghirup Debu

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
obat mual anak cara mengatasi mual anak

Daftar Obat Mual untuk Anak, Mulai dari Resep Dokter Sampai Perawatan di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
kulit bayi mengelupas

Kulit Bayi Mengelupas di Minggu Pertamanya, Apakah Berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Konten Bersponsor
perkembangan otak anak usia dini

Menilik Pentingnya Nutrisi bagi Perkembangan Otak Anak Usia Dini

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit