Apa itu vaskulitis?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu vaskulitis?

Vaskulitis adalah kondisi yang menyebabkan perubahan pada dinding pembuluh darah, seperti penebalan, pelemahan, penyempitan, dan luka. Hal-hal tersebut juga membatasi aliran darah, mengakibatkan kerusakan pada organ dan jaringan. Vaskulitis dapat terjadi sebagai akibat dari infeksi, pengobatan, penyakit, atau kondisi lainnya. Ada sekitar 20 jenis penyakit yang digolongkan sebagai vaskulitis. Komplikasi dan keparahan tergantung pada pembuluh darah apa yang terpengaruh.

Seberapa umumkah vaskulitis?

Vaskulitis sangat umum terjadi dan dapat terjadi pada pasien dengan usia berapa pun. Kondisi ini tidak menyerang kelompok etnis tertentu saja. Vaskulitis dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala vaskulitis?

Gejala dari vaskulitis tergantung pada pembuluh darah dan organ apa yang terlibat dalam proses inflamasi, serta tingkat keparahan kondisi. Beberapa orang dapat memiliki beberapa tanda-tanda dan gejala. Beberapa orang lain dapat mengalami kondisi ini dengan parah. Umumnya, gejala umum dari vaskulitis meliputi:

  • Sesak napas dan batuk
  • Mati rasa atau kelemahan pada tangan atau kaki
  • Bercak merah pada kulit, benjolan atau nyeri
  • Demam
  • Kehilangan nafsu makan
  • Penurunan berat badan
  • Kelelahan
  • Nyeri
  • Berkeringat pada malam hari
  • Ruam.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda tergantung pada jenis vaskulitis yang Anda alami. Beberapa jenis vaskulitis dapat memburuk dengan cepat, diagnosis awal adalah kunci untuk mendapatkan perawatan yang efektif. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab vaskulitis?

Penyebab utama vaskulitis saat ini masih belum diketahui dan tidak disebabkan langsung dengan jenis infeksi atau racun tertentu. Ada beberapa jenis vaskulitis yang dapat disebabkan oleh infeksi di mana bakteri, virus atau jamur merusak dinding pembuluh. Jenis vaskulitis lainnya dapat disebabkan oleh reaksi alergi terhadap pengobatan atau racun.

Namun, pada vaskulitis sistemik, sistem imun berperan penting dalam kerusakan jaringan pada vaskulitis. Sistem imun menyerang sel-sel pembuluh darah yang menyebabkan perdarahan atau radang pembuluh darah. Kemungkinan pemicu untuk reaksi sistem imun tersebut meliputi:

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk vaskulitis?

Ada banyak faktor risiko untuk vaskulitis, seperti merokok, tekanan darah tinggi dan ketidakseimbangan kolestrol.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana vaskulitis didiagnosis?

Vaskulitis didiagnosis dengan kombinasi tes darah, tes urin, X-ray pada pembuluh darah, tes laboratorium, biopsi dan tes pencitraan. Penanda umum dari inflamasi pada darah seperti protein C-reaktif, angka sedimentasi eritrosit dan interleukin-6 dapat naik pada penyakit.

Seluruh pasien yang diduga dengan vaskulitis harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari penanda antibodi untuk penyakit ini. Selain itu pencitraan vaskuler dengan ultrasonografi (USG), computed tomography (CT), atau magnetic resonance angiography (MRA) harus dilakukan pada seluruh tubuh untuk mengevaluasi terlibatnya pembuluh darah dan komplikasi. Pasien harus dirawat oleh spesialis vaskular dan rematologi untuk diagnosis yang lengkap dan terpersonalisasi, rencana perawatan dan tindak lanjut jangka panjang.

Apa saja pengobatan untuk vaskulitis?

Untuk kebanyakan jenis vaskulitis, perawatan meliputi mengendalikan inflamasi, mengatasi penyebab utama, serta mencegah terjadinya vaskulitis kembali. Orang yang memiliki vaskulitis parah diatasi dengan pengobatan dengan resep. Meski jarang terjadi, operasi dapat dilakukan. Orang yang memiliki vaskulitis ringan dapat diberikan penawar rasa sakit seperti acetaminophen, aspirin, ibuprofen, or naproxen. Pengecualian adalah penyakit Buerger’s, yang paling baik ditangani dengan berhenti merokok.

Obat-obatan dengan resep yang digunakan untuk mengobati vaskulitis meliputi kortikosteroid atau pengobatan imunosupresan. Tes darah juga dapat membantu dokter melihat perkembangan atau aktivitas penyakit. Setiap pasien berbeda-beda dan perawatan harus disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi vaskulitis?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi vaskulitis:

  • Miliki pola makan sehat yang dapat mencegah potensi masalah akibat pengobatan, seperti pengeroposan tulang, tekanan darah tinggi, dan diabetes. Pilihlah makanan yang mengandung buah dan sayuran segar, gandum utuh, produk susu rendah lemak, daging tanpa lemak dan ikan. Jika Anda mengonsumsi kortikosteroid, tanyakan dokter apakah Anda memerlukan suplemen vitamin D atau kalsium.
  • Vaksinasi rutin: melakukan vaksinasi sesuai jadwal, seperti untuk flu dan pneumonia, dapat membantu mencegah masalah akibat pengobatan, seperti infeksi.
  • Olahraga rutin, seperti berjalan dapat mencegah pengeroposan tulang, tekanan darah tinggi dan diabetes yang terkait dengan vaskulitis. Olahraga juga baik untuk jantung dan paru-paru Anda. Selain itu, banyak orang yang merasakan manfaat olahraga terhadap mood.
  • Miliki dukungan mental yang kuat: jika Anda merasa perlu untuk berbicara dengan orang lain dengan vaskulitis, tanyakan tim medis mengenai kelompok dukungan. Serta berbagilah dengan keluarga dan teman-teman mengenai kondisi Anda yang dapat membantu Anda mengatasi kondisi ini dengan lebih mudah.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Maret 12, 2016 | Terakhir Diedit: Maret 24, 2017

Yang juga perlu Anda baca