Definisi

Apa itu neuroma akustik?

Neuroma akustik yang juga dikenal sebagai schwannoma vestibular adalah tumor jinak (non-kanker) yang mempengaruhi saraf yang menghubungkan telinga dalam dengan otak. Saraf ini disebut saraf vestibular.

Neuroma akustik mempengaruhi sel-sel yang mengelilingi saraf vestibular yang disebut sel Schwann. Penyakit ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran, telinga berdengung, pusing, dan hilang keseimbangan. Hal ini dapat terjadi pada satu atau kedua sisi telinga Anda.

Seberapa umumkah neuroma akustik?

Schwannoma vestibular adalah penyakit biasa yang bisa menyerang orang berusia 30-60 tahun. Penyakit ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala neuroma akustik?

Gejala yang paling umum yang terjadi pada sekitar 90% pasien adalah hilangnya pendengaran. Gejala ini terjadi secara perlahan. Tanda dan gejala lain dari schwannoma vestibular adalah hilangnya keseimbangan dan tinnitus (telinga berdengung atau terdengar suara desisan di telinga).

Selain itu, tumor juga dapat menekan saraf, menimbulkan mati rasa dan kesemutan di wajah, atau bahkan kelumpuhan pada wajah (hilangnya ekspresi wajah). Tumor yang lebih besar dapat menekan bagian otak yang mengakibatkan sakit kepala, berjalan kikuk dan bingung.

Kemungkinan terdapat tanda-tanda atau gejala yang tidak tercantum di atas. Jika Anda mempunyai kekhawatiran tertentu mengenai gejala, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda neuroma akustik, Anda harus segera pergi ke rumah sakit atau dokter yang untuk menjalani pengujian dan pemeriksaan. Segera periksakan diri ke dokter jika Anda menderita:

  • Gangguan pendengaran dadakan
  • Bermasalah dengan keseimbangan
  • Sulit menelan
  • Kesemutan
  • Mati rasa
  • Kesemutan satu sisi pada wajah, terutama jika disertai pusing, sakit kepala atau gejala lainnya.

Penyebab

Apa penyebab neuroma akustik?

Neuroma akustik disebabkan oleh sel-sel Schwann yang mengelilingi saraf vestibular yang tumbuh dengan cepat (pertumbuhan tumor). Ada gen yang mengontrol pertumbuhan sel-sel ini, yang ditemukan pada kromosom 22.

Tumor ini disebabkan oleh kerusakan gen ini tetapi penyebab kerusakan tersebut masih belum diketahui. Para peneliti menemukan bahwa ada 2 jenis neuroma akustik. Neurofibromatosis tipe 1 biasanya mempengaruhi hanya 1 sisi telinga dan tidak dapat diwariskan. Neurofibromatosis tipe 2 memengaruhi kedua sisi telinga dan dapat diwariskan dari orangtua.

Tipe 2 ini berkaitan dengan kerusakan gen. Neuroma akustik tidak menular dan tidak dapat menyebar antarindividu. Sejauh ini, belum ada cara untuk mencegah neuroma akustik atau schwannoma vestibular.

Faktor-faktor risiko

Apa yang dapat meningkatkan risiko saya terkena neuroma akustik?

Ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan neuroma akustik, yaitu:

  • Memiliki orangtua yang mengidap kelainan genetik langka Neurofibromatosis tipe 2.
  • Paparan radiasi rendah saat masa kanak-kanak di bagian kepala dan leher.

Bicarakan dengan dokter jika Anda merasa memiliki risiko terkena neuroma akustik.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti saran medis. SELALU konsultasikan dengan dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan untuk neuroma akustik?

Pengobatan schwannoma vestibular bermacam-macam, tergantung pada ukuran tumor dan tingkat keparahan gejalanya. Pengobatan meliputi pemantauan, operasi dan terapi radiasi.

Jika tumor berukuran kecil dan Anda tidak mengalami gejala apapun, pengobatan terbaik adalah dengan melakukan pemantauan. Kemungkinan dokter akan menyarankan Anda untuk menjalani tes penyaringan dan pendengaran setiap 6-12 bulan sekali. Anda harus memberitahu dokter bila Anda mengalami gejala apa pun.

Operasi merupakan salah satu pilihan pengobatan. Untuk tumor berukuran kecil, operasi bisa dilakukan sebagai langkah pengobatan sederhana sehingga kondisi Anda bisa berangsur membaik. Operasi untuk tumor yang lebih besar tentu akan lebih kompleks.

Alasannya adalah tumor yang lebih besar biasanya berada lebih dekat dengan bagian otak dan saraf-saraf wajah. Hal ini akan meningkatkan risiko terjadinya komplikasi, yang meliputi:

  • Bocornya cairan serebrospinal
  • Gangguan pendengaran
  • Wajah kaku
  • Wajah menjadi mati rasa
  • Telinga berdengung
  • Gangguan keseimbangan tubuh
  • Sakit kepala berat
  • Infeksi pada cairan serebrospinal (meningitis)
  • Stroke atau perdarahan otak

Pengobatan radiasi  alternatif adalah dengan pembedahan pisau Gamma. Metode ini menggunakan sinar radiasi gamma berenergi tinggi yang tepat membidik tumor untuk mengecilkan ukurannya. Biasanya, metode ini tidak digunakan untuk mengobati tumor yang ukurannya lebih besar.

Terapi ini kadang digunakan pada mereka yang berusia lanjut atau dalam kondisi kesehatan yang buruk, atau memiliki tumor yang mengganggu kedua telinga. Anda harus diskusikan dengan dokter mengenai pilihan pengobatan yang tepat untuk Anda.

Tes apa yang biasa dilakukan untuk neuroma akustik?

Jika Anda memiliki gejala, dokter akan melakukan tes fisik, pemeriksaan neurologis, dan tes pendengaran. Diagnosis dini sangat penting untuk dilakukan. Dokter akan menggunakan MRI (magnetic resonance) atau pemindai CT untuk mendiagnosis tumor pada saraf pendengaran.

Pengobatan di rumah

Gaya hidup dan pengobatan rumahan yang bagaimanakah yang dapat membantu mengatasi neuroma akustik?

Penting untuk Anda catat bahwa pengangkatan tumor dapat menyebabkan komplikasi. Hal ini disebabkan oleh saraf-saraf yang mengontrol pendengaran, keseimbangan tubuh, serta saraf pada wajah juga bisa ikut terpotong selama proses operasi. Namun kebiasaan dan gaya hidup berikut dapat membantu Anda mengatasi pertumbuhan tumor saraf.

  • Lakukan pemeriksaan ulang secara rutin.
  • Temui dokter Anda serutin mungkin untuk diuji, dipantau, serta mendapatkan pilihan pengobatan untuk membantu melawan perkembangan penyakit.
  • Ikuti saran yang diberikan oleh dokter Anda. Jangan menggunakan obat di luar resep yang telah ditentukan atau berhenti menggunakan resep obat yang ditujukan untuk Anda.

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik bagi Anda.

Hello Sehat Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, ataupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 19, 2018 | Terakhir Diedit: Maret 19, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan