4 Cara Mengatasi Rambut Kering, Mengembang, dan Susah Diatur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Rambut ngembang yang kaku, susah diatur, dan berantakan seperti rambut singa memang bikin jengkel. Mau dibentuk dengan model atau gaya apapun umumnya tidak selalu berhasil. Tertiup angin sedikit, malah tambah kusut. Ada tidak sih cara menjinakkan dan mengatasi rambut yang susah diatur?

Ketahui dulu apa penyebab rambut sulit diatur

Umumnya rambut jadi kering, kaku, dan berantakan susah diatur karena efek kerusakan. Rambut yang rusak sering kali disebabkan oleh hair dryer, catokan, salah sampo, salah sisir, dan salah perawatan rambut.

Rambut yang sering dicatok atau dikeringkan pakai hair dryer biasanya bisa bikin kutikula rambut jadi rusak dan kering. Sebab paparan suhu panas tinggi terus-menerus akan menghilangkan kelembapan pada lapisan kulit kepala rambut. Alhasil, rambut jadi kering, kusut, dan kasar.

Orang yang secara genetik berambut keriting juga cenderung punya tipe rambut yang susah diatur.

Cara mengatasi rambut ngembang dan susah diatur

1. Potong rambut dengan model yang tepat

Menurut Stephen Thevenot, rambut tidak akan lagi susah diatur setelah dipotong dengan model atau gaya yang benar.

Pertama, minta stylist atau kapster Anda memotong ujung-ujung atau bagian rambut yang bercabang dan kering. Setelah itu, jangan lupa untuk meminta model potongan rambut yang ujungnya tumpul. Misalnya, rambut bob atau potong rata. Hindari potongan rambut shaggy, layer, atau lancip di bawah.

Model shaggy atau yang berlapis-lapis bisa mengubah lapisan dan tekstur rambut. Alhasil rambut jadi lemah dan tipis, membuat rambut rentan menjadi keriting.

2. Keramas pakai air dingin

Mandi air hangat memang lebih nyaman dan bikin rileks. Namun sayang, mandi atau keramas pakai air hangat bisa menghilangkan kelembapan pada kulit kepala rambut. Ini bisa membuat helai rambut makin jadi kering dan ngembang. 

Usahakan mandi dan keramas selalu pakai air dingin. Air dingin menutup kutikula yang bisa meningkatkan kilau dan menjaga kelembapan kulit kepala agar tetap utuh.

3. Pakai kondisioner dan sampo khusus

Jika rambut Anda keriting dan susah diatur, Thevenot menyarankan untuk pakai sampo yang bahan-bahannya bebas sulfat. Selain itu, pilih sampo yang mengandung bahan yang bisa melembapkan kulit kepala seperti shea butter, minyak kelapa, alpukat, atau minyak macadamia.

Tips lain untuk mengatasi rambut kering, kasar, dan sulit diatur adalah dengan pakai kondisioner. Pakailah jenis kondisioner yang dibilas sehabis pakai sampo.

Anda juga bisa sesekali lembapkan rambut pakai leave-on conditioner yang tidak perlu dibilas saat beraktivitas di cuaca panas terik untuk menjaga rambut tetap halus. Pilihlah kondisioner yang juga bebas sulfat.

4. Bijak saat mengeringkan rambut

Mengeringkan rambut pakai hair dryer memang lebih efisien dan hemat waktu. Namun jika jenis rambut Anda kering dan susah diatur, keringkanlah secara alami. Baik diangin-anginkan di luar rumah atau pakai kipas angin. Ini bisa mengatasi agar rambut tidak makin kering dan susah diatur.

Perhatikan juga handuk yang Anda pakai. Umumnya handuk yang tersedia di toko terbuat dari bahan kasar yang memang ditujukan menyerap air dari kulit tubuh. Apabila handuk biasa digosok-gosokan ke rambut, yang ada lapisan rambut bisa makin kasar karena seratnya akan menghilangkan kutikula di batang rambut.

Disarankan untuk menggunakan handuk berbahan katun yang lembut untuk mencegah dan mengatasi masalah rambut kering, kasar, serta susah diatur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Menakjubkan Kunyit untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh

Anda mungkin cukup familier dengan manfaat kunyit untuk meredakan mual. Nah, ternyata masih ada khasiat lain dari kunyit yang mungkin belum Anda tahu!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 25 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Wabah Kesepian, Fenomena Kekinian yang Menghantui Kesehatan Masyarakat

Rasa kesepian banyak dialami oleh masyarakat modern. Bahkan, kondisi psikologis ini bisa dianggap sebagai salah satu ancaman kesehatan yang serius.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Apakah Pakai Masker Wajah Setiap Hari Pasti Bikin Kulit Lebih Mulus?

Masker wajah dinilai menjanjikan untuk membuat kulit terasa lebih halus dan bersih. Namun, apa manfaatnya akan sama jika pakai masker wajah setiap hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 25 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

Tahukah Anda bahwa mentega dan margarin tidaklah sama? Salah satunya ternyata berisiko bagi jantung, kolesterol, dan berat badan Anda. Yang mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit



Direkomendasikan untuk Anda

cara mengusir semut

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
lidah terasa pahit saat sakit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Seks setelah haid

Berhubungan Seks Sehari Setelah Haid, Apakah Bisa Hamil?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit
menguji keperawanan wanita

Bisakah Mengetahui Keperawanan Wanita Lewat Ciri Fisiknya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit