home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apakah Kita Perlu Buang Air Besar Setiap Hari?

Apakah Kita Perlu Buang Air Besar Setiap Hari?

Berapa kali sehari Anda buang air besar? Apakah tidak rutin buang air besar setiap hari berarti Anda kurang sehat? Ternyata belum tentu.

Sebuah studi yang dipublikasikan di Scandinavian Journal of Gastroenterology menyebutkan bahwa sebaiknya memang kita buang air besar setiap hari. Berdasarkan studi tersebut, jadwal yang sehat untuk buang air besar berkisar dari satu hingga tiga kali sehari, dan bisa berbeda dari satu hari ke hari lainnya.

Pup adalah sampah atau limbah tubuh dan Anda perlu membersihkan atau membuangnya setiap hari untuk memastikan Anda menghilangkan racun dari tubuh dengan baik. Beberapa orang bahkan buang air besar setiap kali mereka selesai makan.

Namun Bernard Aserkoff, M.D., doktor di GI Unit Massachusetts General Hospital, Boston mengatakan kepada WebMD bahwa tidak ada jadwal buang air besar yang normal, yang ada hanya rata-rata.

“Rata-rata ada yang sekali atau dua kali sehari,” ujar Bernard. “Tapi banyak orang yang buang air besarnya lebih dari itu, dan beberapa malah lebih sedikit. Mungkin setiap dua hari sekali, atau ada juga yang sekali atau dua kali seminggu. Sepanjang Anda merasa nyaman, Anda tidak perlu melakukan BAB sering-sering.”

BACA JUGA: Mengapa Buang Air Besar Jongkok Lebih Sehat?

Bentuk lebih penting dibanding frekuensi

Sedikit berbeda dengan Bernard, ahli ilmu gizi dan juga penulis buku The Beauty Detox Solution, Kimberly Snyder, mengatakan bahwa jadwal BAB yang baik adalah sehari sekali, meskipun idealnya adalah dua kali sehari.

Dalam website pribadinya, KimberlySnyder.com, Kimberly juga mengatakan seberapa sering Anda ke kamar mandi akan sedikit berbeda pada setiap orang, sehingga yang perlu kita perhatikan justru bukan seberapa seringnya, tapi apakah pup Anda sehat atau tidak.

“Apakah pup Anda keras atau lunak? Kalau keras, Anda sebaiknya meninjau ulang asupan serat dan air yang Anda konsumsi. Anda mungkin dehidrasi atau sembelit. Kalau terlalu lunak dan cair, makanan Anda bergerak masuk terlalu cepat,” tutur Kimberly.

“Kadang-kadang tekstur pup lebih penting dibandingkan frekuensi, tapi sekali atau dua kali sehari adalah kebiasaan yang baik,” tambah wanita yang sering tampil di The Today Show dan The Dr. Oz Show ini.

Studi dari Scandinavian Journal of Gastroenterology tadi menegaskan bahwa jika Anda hanya BAB sekali seminggu, Anda mungkin terkena sembelit. Selain itu, bila Anda buang air besar lebih dari 5 kali sehari, Anda bisa jadi terkena diare. Keduanya bisa menjadi risiko kesehatan serius bila berlangsung lama.

BACA JUGA: 9 Penyebab Buang Air Besar Berdarah

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Scoop on Poop http://www.webmd.com/women/features/digestive-problems

Pooping 101: 4 Signs Your Poop is Healthy http://scdlifestyle.com/2014/04/pooping-101/

What Your Bathroom Schedule Can Tell You About Overall Health http://kimberlysnyder.com/blog/2014/04/01/bathroom-schedule-can-tell-overall-health/

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Satria Perdana
Tanggal diperbarui 15/12/2016
x