Apa yang Terjadi Jika Saya Minum Air Mentah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 3 Desember 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air, maka itu kebutuhan cairan tak boleh disepelekan. Mungkin di lingkungan Anda terdapat beberapa sumber air minum, tapi banyak orang yang lebih memilih menggunakan air keran atau air mentah untuk diminum yang tentunya lebih hemat. Namun, apa yang terjadi jika Anda minum air mentah dan tak dimasak dulu? Apa dampak yang akan terjadi?

Bolehkah minum air mentah?

Air mentah adalah air yang belum disaring, diproses, atau diolah sama sekali. Biasanya, untuk jadi air minum yang layak dan sehat, air mentah akan melalui beberapa proses menggunakan beberapa bahan kimia yang berfungsi untuk menghilangkan bakteri serta zat-zat berbahaya.

Cara lain yang lebih sederhana, Anda bisa memasak air mentah tersebut hingga matang supaya semua bakteri di dalamnya mati. Bila air mentah langsung diminum saja tanpa diolah, bakteri tetap ada di dalam air dan sangat mungkin menginfeksi tubuh.

Setiap orang yang minum air mentah sangat mungkin terkena penyakit infeksi, tapi lansia dan anak-anak adalah kelompok yang lebih rentan. Pasalnya, sistem kekebalan tubuh lansia dan anak-anak tidak begitu kuat, jadi bisa saja ‘kalah’ dalam melawan bakteri.

Maka itu, sebaiknya jangan minum air mentah langsung. Pastikan jika air yang keluarga Anda minum sudah melalui proses, sehingga tak ada lagi bakteri penyebab penyakit di dalamnya.

Apa saja bakteri yang terkandung dalam air mentah?

Menurut The Environmental Protection Agency (EPA), yakni instansi perlindungan lingkungan di Amerika Serikat, air minum yang berasal dari tanah, sungai, danau, dan lainnya telah terkena kontaminasi oleh banyak produk buangan binatang (feses ataupun urin), mikroba, atau polusi.

Untuk memastikan air minum Anda aman, EPA menetapkan peraturan bahwa air minum harus bebas lebih dari sekitar 90 kontaminan dari bahan kimia maupun bahan biologis (mikroba), seperti:

  • Kontaminan kimia: arsenik, timbal, tembaga, copper, radionuklida, dan bahan lainnya
  • Kontaminan mikroba: coliform, bakteri, parasit,

Meskipun air yang tidak diolah terlihat bersih, tapi jika Anda meminumnya bisa sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Tanpa proses sterilisasi, air yang tidak diolah atau tidak disaring akan mengandung mikroorganisme berbahaya seperti:

1. Giardia lamblia

Ini adalah parasit yang ditemukan di tanah, makanan, atau air yang akan berkoloni atau berkumpul di usus kecil manusia. Menurut penelitian-penelitian sebelumnya, G.Lambia bisa menimbulkan penyakit diare yang disebut dengan giardiasis.

2. Cryptosporidium

Ini adalah mikroorganisme yang berasal dari kotoran binatang yang menyebabkan diare, perut keram, dan mual.

3. Vibrio cholerae

Ini adalah mikroorganisme yang memang bersarang di air, jika tertelan maka vibrio cholerae dapat menyebabkan kolera, infeksi usus, diare, bahkan kematian.

Jadi, pastikan bahwa air minum Anda aman dari semua bakteri serta kuman penyakit tersebut supaya tidak terkena penyakit infeksi yang biasanya menyerang sistem pencernaan.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Minum Air Putih vs Infused Water Saat Puasa, Mana yang Lebih Baik?

Selama puasa, asupan cairan harian sebaiknya dapat memenuhi kebutuhan tubuh. Nah, sebaiknya minum air putih atau infused water saat puasa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 5 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Lebih Baik Buka Puasa dengan Air Dingin Atau Air Hangat?

Banyak yang lebih suka air dingin untuk dijadikan minuman buka puasa. Namun, sebenarnya lebih sehat mana, air dingin atau air hangat untuk berbuka puasa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Tips Makan Sehat, Nutrisi 2 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

Aturan Minum yang Benar Saat Sahur dan Buka Puasa

Supaya kebutuhan cairan Anda tetap terpenuhi dan tidak dehidrasi, cari tahu dulu aturan minum saat sahur dan berbuka puasa.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Tips Makan Sehat, Nutrisi 1 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Air Minum dalam Kemasan Rasanya Berbeda-beda?

Meski hanya berisikan air putih dan sama-sama dikemas dalam botol plastik, setiap merek air minum kemasan bisa memiliki rasa yang berbeda. Apa sebabnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengatasi jantung berdebar

5 Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang yang Efektif

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
mandi dengan shower atau berendam

Jangan Sampai Asal, Begini Cara Mandi yang Benar dan Sehat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 27 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit
tidak suka air putih

Kenapa Bisa Ada Orang yang Tidak Suka Minum Air Putih?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit