Usia Berapa Anak Sudah Bisa Pindah dari Dokter Anak ke Dokter Umum?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Ketika anak Anda semakin besar dan mulai menginjak usia remaja, mungkin sudah waktunya untuk Anda mempertimbangkan beralih dari dokter anak ke dokter umum atau dokter spesialis lainnya. Namun, terkadang Anda sendiri sudah merasa cocok dengan dokter anak yang sudah menangani anak Anda dari balita hingga sekarang. Lantas, bolehkah tetap ke dokter anak meskipun usia anak sudah remaja? Atau mulai kapan sebenarnya anak harus berhenti ke dokter anak? Simak ulasannya.

Bolehkah ke dokter anak ketika anak mulai masuk usia remaja bahkan dewasa?

Saat anak Anda mulai menginjak usia remaja, mereka akan menghadapi perubahan hormonal dan memiliki masalah kesehatan yang tentu berbeda ketika mereka masih anak-anak. Jika Anda mencari jawaban kapan waktu yang tepat saat anak Anda harus berhenti ke dokter abak atau pindah dari dokter anak ke dokter spesialis lainnya, menurut Cora Breuner seorang profesor pediatri dan kedokteran remaja di Rumah Sakit Seattle Children dari Universitas Washington, jawabannya adalah tergantung.

Mungkin Anda merasa bahwa dokter anak yang Anda datangi saat anak sakit sangat bisa diandalkan. Mereka mengetahui semua tahap perkembangan anak, termasuk riwayat medis anak hingga mereka usia remaja, dan besar kemungkinan dokter anak akan lebih siap untuk menghadapi anak yang menginjak usia remaja.

Menurut David Tayloe, Mantan Presiden American Academy of Pediatrics, kebanyakan dokter anak masih kedatangan pasien remaja berusia 18 tahun, hingga usia 21 tahun. Di usia inilah anak atau remaja dianggap memasuki usia transisi menjadi dewasa.

David Tayloe menganggap bahwa diusia 18-21 tahun, dokter anak memiliki peran penting untuk mempersiapkan anak atau remaja baik secara fisik yang berkaitan langsung dengan pubertas maupun secara emosional yang berhubungan dengan perubahan hormon.

Dokter anak bisa menjadi ‘teman bicara spesial’ anak khusus soal kesehatan, karena anak sudah mengenal dokter anak dalam rentang waktu yang lama. Untuk anak yang memiliki kondisi medis tertentu, seperti lemah jantung, dokter anak bisa mempersiapkan dokter spesialis yang paling sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.

Kapan usia yang tepat saat anak harus berhenti ke dokter anak?

Beberapa anak remaja mungkin merasa aneh jika ia harus datang ke dokter anak ketika mereka sakit. Datang ke dokter anak saat mulai menginjak usia remaja bisa mendatangkan rasa tidak nyaman untuk mereka. Suasana dokter anak yang pasiennya didominasi olah bayi, balita dan anak kecil, membuat anak Anda merasa aneh harus datang ke dokter anak saat tinggi badan mereka semakin bertambah.

Jika anak telah siap untuk berhenti ke dokter anak atau berpindah dokter, Anda harus mendengarkan mereka. Namun, penting untuk memperhatikan, apakah fasilitas kesehatan yang paling dekat dengan rumah Anda, memiliki dokter spesialis yang anak butuhkan.

Anak yang tetap datang ke dokter anak saat mulai memasuki usia remaja atau dewasa, bukanlah masalah, sepanjang anak merasa nyaman dengan dokter anak untuk berbicara mengenai masalah kesehatan baik secara fisik maupun mental.

Namun, jika dokter anak tidak lagi relevan untuk mengatasi masalah kesehatan yang dialami oleh anak karena keterbatasan fasilitas kesehatan atau faktor yang lainnya. Anda patut pertimbangkan untuk berhenti ke dokter anak.

Yang paling penting sebelum Anda memutuskan untuk tetap pergi ke dokter anak atau berhenti ke dokter anak karena usia anak yang semakin dewasa. Ada baiknya, Anda konsultasikan terlebih dahulu ke dokter anak, apakah anak Anda masih membutuhkan dokter anak atau perlu pindah ke dokter spesialis lainnya.

Baca Juga:

Yang juga perlu Anda baca