Ibu Harus Tahu, Ini Beda Kandungan Protein dalam Susu Kedelai dan Susu Sapi

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Ibu pasti tak pernah absen memberikan susu pada si kecil. Susu membantu pemenuhan vitamin dan mineral di dalam tubuhnya. Ada beragam produk susu di pasaran, mulai dari protein susu sapi maupun soya. Keduanya sama-sama sehat, tetapi ada perbedaan yang perlu Ibu ketahui dari susu sapi dan susu soya.

Mengenal perbedaan kandungan protein susu sapi dan susu soya

Susu memiliki peranan penting dalam pemenuhan nutrisi si kecil. Saat ia masih bayi, susu diperoleh secara langsung melalui air susu ibu (ASI). Seiring pertumbuhannya ketika si Kecil mencapai usia 1 tahun, ia sudah dapat diberikan produk  susu formula sapi atau formula soya untuk mendukung asupan nutrisinya bila diperlukan.

Lantas, apa perbedaan antara protein susu sapi dan susu soya?

Kandungan protein susu sapi

anak minum susu sapi

Pada dasarnya, susu ini menggunakan bahan baku susu sapi yang diolah sehingga mengandung semua zat gizi termasuk protein hewani dari sapi. Banyak orang mulai dari dewasa maupun anak-anak mengonsumsi susu sapi. 

Beragam zat gizi yang terdapat di dalam susu sapi membantu kecukupan nutrisi si kecil sehingga dapat membantu optimalkan tumbuh kembangnya. 

Susu sapi memiliki dua protein utama yang bisa dilihat sebagai berikut.

Kasein

Kasein merupakan protein yang terdapat di dalam susu sapi. Kandungan ini berperan penting untuk mendukung kemampuan tubuh dalam menurunkan kadar kolesterol darah, melindungi tubuh dari kanker di kemudian hari, dan melindungi gigi dari risiko gigi berlubang.

Protein whey

Protein whey yang terdapat di dalam susu sapi juga mendukung pertumbuhan anak. Protein whey mengandung tinggi asam amino, seperti leusin, isoleusin, dan valin. Protein whey dapat memberi manfaat untuk menstabilkan tekanan darah dan mendukung suasana hati anak. Protein ini juga menunjang perkembangan otot anak.

Protein susu soya

protein untuk anak saat puasa

Susu soya biasa, mengandung protein dan lemak nabati, mengandung lemak yang lebih rendah dibandingkan susu sapi.

Selain itu, kandungan lemak di dalam susu nabati lebih rendah dibandingkan susu hewani. Berdasarkan studi Comparison of Nutritional and Chemical Parameters of Soymilk and Cow Milk menyebutkan, susu sapi memiliki kandungan lemak hampir dua kali lipat dan asam lemak dibandingkan susu soya.

Namun, untuk anak yang masih dalam tahap tumbuh-kembang, lebih cocok dibantu dengan pemberian susu formula soya. Kandungan dari susu formula soya telah disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi anak. 

Susu formula soya memiliki kandungan yang tak kalah baik dengan formula sapi dalam mendukung tumbuh kembang anak. Formula soya mengandung protein nabati termasuk sembilan asam amino esensial yang mampu mendukung pertumbuhan dan perkembangan si kecil.

Asam amino esensial dalam susu formula soya mirip seperti susu sapi, yang juga memiliki manfaat dalam memperkuat sistem imun si kecil.

Selain itu, formula soya yang diperkaya dengan frukto oligosakarida (FOS) inulin, bermanfaat sebagai serat prebiotik. Berdasarkan British Journal of Nutrition, FOS inulin merupakan prebiotik yang mampu menjaga pencernaan si kecil tetap lancar. Selain itu, ini juga bisa menjaga bakteri baik di dalam usus tetap sehat. seperti Bifidobacteria. Sistem pencernaan yang sehat membantu anak BAB tetap lancar, sehingga terhindar dari sembelit.

Untuk anak usia 1 tahun, Ibu bisa memberikan formula soya yang diformulasikan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi anak.  Yuk, kenali lebih jauh nutrisi apa saja yang terkandung dalam susu formula soya.

Mengenal kandungan isolat protein soya pada formula soya

Berbeda dengan susu soya biasa yang mengandung air, soya, dan gula, susu formula soya diperkaya dengan beragam nutrisi tambahan. Lebih lengkapnya, ada formula soya yang memiliki kandungan minyak ikan, omega-3, dan 6. Kandungan tersebut dapat mendukung perkembangan otak si kecil dalam mendorong daya pikir selama masa belajarnya. Formula soya juga ada yang dirancang khusus mengandung tinggi serat dan prebiotik FOS (frukto oligosakarida) inulin untuk mengoptimalkan kesehatan perut anak.

Susu formula soya mengandung isolat protein soya yang diperkaya dengan kandungan nutrisi untuk melengkapi kebutuhan gizi anak. Formula soya sudah disesuaikan kandungannya agar mudah dicerna dalam perut anak. Kandungan asam amino esensial yang difortifikasi mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.

Di dalam jurnal Pediatrics yang dilakukan Andres dan tim peneliti, mengatakan bahwa konsumsi susu formula soya memiliki dampak perkembangan yang sama baiknya dengan formula sapi. American Academy Pediatrics juga menyatakan pemberian susu formula soya juga efektif dan aman untuk dikonsumsi anak.

Selain itu, ditambah dengan vitamin dan  mineral yang terkandung di dalam formula soya mampu dukung pertumbuhan optimal si Kecil yang hebat. Melalui kandungan nutrisi lengkap di dalam formula soya dan asupan nutrisi hariannya, tentu bisa membantu tingkatkan kecerdasan kognitifnya sekaligus kesehatan si Kecil.

Kapan sebaiknya si kecil diberikan formula soya?

Pada umumnya, ada beragam susu formula soya yang diformulasikan berdasarkan usia anak. Ibu bisa memberikan formula soya yang sesuai dengan usianya dan dilengkapi dengan nutrisi yang lengkap untuk bantu memenuhi kecukupan gizi si kecil. Agar lebih tepat, sebaiknya ibu konsultasikan dengan dokter anak lebih dahulu.

Tak perlu cemas, formula soya memiliki kebaikan yang sama dengan formula sapi dalam melengkapi kebutuhan nutrisinya. Kandungan formula soya juga tak kalah dengan formula sapi, karena dirancang khusus dengan nutrisi lengkap untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil. 

Formula soya juga dapat menjadi alternatif bagi anak yang memiliki alergi susu sapi dengan gejala ringan hingga sedang. Gejala alergi susu sapi yang timbul, di antaranya kolik, sulit bernapas, mata berair, dan lainnya. Bila Ibu menemukan gejala alergi susu sapi pada si kecil, lebih baik konsultasikan ke dokter sebelum memutuskan untuk beralih ke susu formula soya

Walau demikian, susu formula soya dapat dikonsumsi siapa saja. Tidak terbatas untuk anak dengan alergi susu sapi saja. Jika si kecil tumbuh dalam keluarga dengan pola makan vegetarian atau plant based, susu formula soya cocok diberikan sebagai pemenuhan nutrisi dalam masa tumbuh kembangnya. Susu formula soya pun bisa jadi pilihan untuk anak yang tidak menyukai rasa susu formula sapi. Dengan begitu, asupan nutrisi si kecil bisa terbantu secara optimal melalui formula soya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kebutuhan Asupan Nutrisi yang Perlu Dipenuhi Anak Aktif dan Suka Olahraga

Ketika anak suka olahraga atau termasuk aktif beraktivitas, penting untuk menyesuaikan asupan nutrisi agar tumbuh kembangnya tetap optimal.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
oleharaga untuk anak
Parenting, Nutrisi Anak 30 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

Cara Protein Whey Membantu Tubuh Anak Tetap Fit saat Puasa

Protein penting untuk dikonsumsi anak, karena mampu meningkatkan kesehatan saat puasa. SImak jenis protein yang efektif memberi manfaat untuk si kecil.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
protein untuk anak saat puasa
Parenting, Nutrisi Anak 5 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Cara Memilih Susu Soya yang Tepat untuk Kebutuhan Anak

Susu soya dapat menjadi sumber nutrisi anak. Namun, tetap teliti sebelum memilih susu soya untuk anak dan lakukan tips berikut ini.

Ditulis oleh: Roby Rizki
Parenting, Nutrisi Anak 3 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

Manfaat Protein Whey untuk Daya Tahan Tubuh Anak

Salah satu jenis protein yang juga ternyata dibutuhkan untuk pertumbuhan anak adalah whey protein. Apa saja manfaatnya dan apa saja sumber makanannya?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
susu formula whey protein untuk anak
Parenting, Nutrisi Anak 22 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kwashiorkor adalah

Kwashiorkor, Masalah Gizi yang Ditandai dengan Rambut Berwarna Kuning Seperti Jagung

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 14 menit
Konten Bersponsor
penyebab stunting

Peran Penting Nutrisi untuk Kurangi Dampak Stunting pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 27 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit
Konten Bersponsor
kandungan susu soya

Pentingnya Kandungan Serat Tinggi pada Formula Soya

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 16 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
protein soya

Kenali Perbedaan Protein Soya dan Isolat Protein Soya Serta Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang Anak

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 3 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit