6 Nutrisi Alami yang Bisa Meningkatkan Konsentrasi Anak Autisme

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/04/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat kita fokus dan berkonsentrasi pada satu hal, maka hal-hal lain yang ada di sekitar bisa kita abaikan dengan mudah. Hal ini sangat mudah untuk dilakukan anak yang normal. Namun, tidak bagi anak dengan autisme. Tak hanya sulit dalam berkomunikasi, anak dengan autisme juga tidak bisa fokus akan suatu hal, khususnya yang tak mereka sukai. Lalu bagaimana cara meningkatkan konsentrasi anak dengan autisme?

Tentunya, sebagai orangtua Anda harus rajin melatih dan merangsang fokusnya. Berlatih memang perlu, tetapi zat gizi juga tak kalah penting dalam membantu meningkatkan fokus si kecil. Zat gizi apa saja yang dibutuhkan anak dengan autisme agar konsentrasinya meningkat?

Nutrisi makanan yang bisa meningkatkan konsentrasi anak dengan autisme

Ada berbagai cara meningkatkan konsentrasi pada anak autisme, selain melatih dan merangsang kemampuan belajarnya, Anda juga dapat memberikan makanan yang mengandung bermacam-macam zat gizi yang ia butuhkan. Zat gizi seperti apa saja yang ia butuhkan agar konsentrasinya meningkat?

1. Glutation

Glutation adalah jenis asam amino yang terdiri dari glycine, glutamic acid, dan cysteine. Zat ini berperan sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari berbagai racun yang masuk ke dalam tubuh. pada beberapa penelitian disebutkan jika anak dengan autisme cenderung memiliki kadar glutation yang lebih rendah ketimbang anak normal lainnya.

2. Asam folat (Vitamin B9)

Cara meningkatkan konsentrasi si kecil lainnya adalah dengan memberikan makanan yang mengandung asam folat tinggi. Asam folat ini dipercaya sebagai salah satu zat gizi yang diperlukan anak dengan autisme.

Penelitian menunjukkan bahwa metabolisme asam folat pada anak dengan autisme berbeda sehingga anak membutuhkan asam folat tambahan dari konsumsi makanan atau suplemen yang mengandung asam folat. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa suplementasi asam folat pada anak dengan autisme menunjukkan perbaikan gejala autisme.

3. Tiamin (Vitamin B1)

Rata-rata kelompok vitamin B ini bermanfaat untuk kesehatan otak dan mental, salah satunya adalah tiamin. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of International Medical Research, menyatakan bahwa vitamin ini berperan penting dalam pengiriman sinyal pada sistem saraf. Maka dari, itu, vitamin B1 dianggap dapat membantu anak dengan autisme untuk lebih berkonsentrasi dalam belajar.

makanan untuk penderita lupus

4. Kobalamin (Vitamin B12)

Para ahli percaya bahwa kekurangan vitamin B12 adalah salah satu faktor risiko terjadinya autisme pada anak. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa ibu yang kekurangan vitamin B12 saat hamil berisiko untuk memiliki anak dengan gangguan perkembangan mental, salah satunya adalah autisme.

Maka dari itu, pemberian vitamin B12 pada anak dengan autisme dipercaya dapat membantu memaksimalkan perkembangan kemampuan belajarnya, termasuk konsentrasi.

5. Magnesium

Magnesium adalah mineral yang diandalkan untuk membuat kerja otak lebih baik. Sama seperti vitamin-vitamin sebelumnya, mineral ini juga memiliki peran dalam kerja sistem saraf. Sebagian peneliti percaya bahwa dengan memberikan suplemen magnesium, dapat membantu anak dengan autisme tumbuh dan berkembang dengan lebih baik – meski hal ini masih harus diteliti lebih lanjut.

6. Zinc

Zinc juga merupakan mineral yang jumlahnya dianggap kurang pada anak dengan autisme. Dalam berbagai penelitian disebutkan jika ibu yang kurang mengonsumsi asupan makanan zinc, berpotensi melahirkan anak yang mengalami sindrom perkembangan mental, seperti autisme. Karena itu, beberapa penelitian menyatakan bahwa pemberian suplemen zinc dianggap dapat membantu pertumbuhan anak dengan kebutuhan khusus, seperti autisme.

Dari mana saya bisa mendapatkan semua zat gizi tersebut?

Tentunya, dengan mengonsumsi berbagai makanan yang bervariasi setiap harinya membuat kebutuhan gizi si kecil terpenuhi dengan mudah. Semua zat gizi yang sebelumnya disebutkan, bisa Anda temukan di sayur-sayuran, buah, makanan sumber protein hewani seperti daging merah dan daging ayam, serta makanan sumber protein nabati seperti kacang-kacangan.

Selain itu, cara meningkatkan konsentrasi anak dengan autisme lainnya adalah dengan memberikannya suplemen, agar semua nutrisi tersebut terpenuhi. Tentunya, Anda harus memilih suplemen yang aman dan alami, contohnya Bio Strath. Bio Strath merupakan suplemen yang mengandung 61 zat gizi – vitamin, mineral, dan asam amino – yang dibutuhkan anak dengan kebutuhan khusus. Suplemen ini bahkan telah terbukti dapat mengurangi kegelisahan dan mampu meningkatkan konsentrasi belajar anak dengan autisme.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Kadang, ibu tidak memperhatikan kapan harus mengganti popok dan cenderung membiarkan bayinya memakai popok terlalu lama. Ini akibatnya pada bayi Anda.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Bayi yang keseringan pakai popok, memang rentan terkena ruam popok. Jangan khawatir, ikuti cara berikut ini untuk mengobati dan mengatasi ruam popok.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Tips ini akan membantu Anda menerapkan kebiasaan kesehatan gigi dan mulut pada anak sejak dini. Yuk, cari tahu apa saja caranya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak
Parenting, Tips Parenting 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Bagaimana Cara Menghadapi Ledakan Amarah Anak yang Bikin Jengah?

Kemarahakn yang muncul dari anak tanpa diketahui alasannya kerap membuat Anda jengah. Begini cara menghadapi ledakan amarah anak dengan baik.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Parenting, Tips Parenting 06/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor

Peran Penting Nutrisi untuk Kurangi Dampak Stunting pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 27/07/2020 . Waktu baca 6 menit
mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

Apa yang Harus Diakukan Jika Anak Step (Kejang Demam)

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
protein susu soya

Ibu Harus Tahu, Ini Beda Kandungan Protein dalam Susu Kedelai dan Susu Sapi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 6 menit
Konten Bersponsor
nutrisi untuk anak aktif

Kebutuhan Asupan Nutrisi yang Perlu Dipenuhi Anak Aktif dan Suka Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . Waktu baca 6 menit