home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Ibuprofen, Si Pereda Demam dan Nyeri yang Aman untuk Anak-anak

Ibuprofen, Si Pereda Demam dan Nyeri yang Aman untuk Anak-anak

Ibuprofen merupakan salah satu obat yang umum digunakan untuk mengatasi demam pada anak. Demam dan nyeri merupakan keluhan yang cukup sering terjadi pada masa kanak-kanak. Demam atau nyeri pada sang buah hati seringkali terjadi tiba-tiba sehingga mengganggu aktivitas si kecil dan tentu membuat khawatir Ayah dan Bunda.

Demam yang tinggi dan terjadi terus-menerus dapat menyebabkan anak menjadi gelisah, dehidrasi, berkurang nafsu makan, dan bahkan dapat mencetuskan kejang pada anak tertentu (terutama bagi anak yang memiliki bakat kejang-demam di keluarga).

Penyebab nyeri pada anak dapat dicetuskan akibat proses infeksi (seperti nyeri tenggorokan/sakit kepala), trauma (seperti nyeri pada tulang atau otot setelah jatuh), maupun setelah tindakan seperti operasi.

Meski begitu, orangtua tetap perlu mengatasi demam yang menyerang anak dengan beberapa cara yang dapat dilakukan di rumah. Salah satunya dengan memberikan obat yang mengandung ibuprofen.

Mengobati demam anak dengan ibuprofen

Anak sakit demam imunisasi polio

Ibuprofen merupakan salah satu pilihan obat yang tepat dan aman untuk menghilangkan demam atau nyeri pada anak. Penelitian metaanalisis yang dipublikasikan oleh National Library of Medicine membuktikan ibuprofen memiliki profil keamanan dan tingkat toleransi yang sama baiknya dengan parasetamol.

Walaupun ibuprofen dikabarkan memiliki risiko terhadap gangguan saluran cerna bagian atas, berbagai penelitian membuktikan tidak ada perbedaan signifikan antara ibuprofen dibandingkan dengan parasetamol, terhadap risiko gangguan saluran cerna.

Selain itu, ibuprofen tidak terbukti berhubungan dengan morbiditas terkait asma, risiko kardiovaskular, maupun gangguan ginjal. Hal-hal inilah yang membuat ibuprofen sebaiknya Anda jadikan pilihan untuk menurunkan demam pada anak.

Keunggulan ibuprofen dibandingkan parasetamol

Selain menurunkan demam, ibuprofen memiliki keunggulan dalam mengatasi nyeri. Penelitian membuktikan ibuprofen dapat meredakan nyeri dengan baik terhitung sejak dua jam setelah pemberian. Nyeri yang dimaksud meliputi nyeri derajat ringan sampai sedang, seperti nyeri saat sakit gigi atau setelah pencabutan gigi dan sakit kepala.

Ibuprofen (OAINS) juga terbukti dapat mengontrol demam lebih baik dibandingkan parasetamol (analgesik) dalam empat jam setelah pemberian. Bahkan, ibuprofen juga dapat meredakan radang yang menyerang anak, karena dapat pula berfungsi sebagai anti-inflamasi.

Bila terserang demam, anak di bawah usia 6 tahun sebaiknya mengonsumsi obat yang mengandung 100 mg ibuprofen. Sementara, untuk anak di atas 6 tahun dapat mengonsumsi obat demam yang mengandung 200 mg ibuprofen.

Obat dengan dosis ibuprofen di atas dipercaya memiliki daya kerja cepat dalam waktu 30 menit untuk menurunkan demam. Bahkan, memiliki efek obat yang panjang, yaitu tahan hingga 6 sampai 8 jam setelah diminum.

Tak hanya itu, pemakaian obat dengan dosis ibuprofen di atas juga lebih praktis. Orangtua hanya perlu memberikannya setiap 6 sampai 8 jam sekali. Hal ini dapat menguntungkan anak dan orangtua karena dapat beristirahat lebih tenang dan lama.

Saat ini, ibuprofen sangat mudah didapatkan karena tergolong sebagai obat Over-The-Counter (OTC) atau bebas dibeli tanpa resep. Ibuprofen tersedia dalam bentuk tablet (untuk orang dewasa) dan juga bentuk sirup, sehingga memudahkan anak-anak untuk mengonsumsinya dengan varian rasa yang bersahabat, seperti rasa jeruk, strawberry, atau rasa buah-buahan lainnya. Harga untuk sediaan obat ini juga cukup terjangkau.

Semoga Ayah dan Bunda tidak ragu lagi untuk memberikan ibuprofen jika dibutuhkan untuk mengobati demam sang buah hati.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

WHO. (2011). Use of ibuprofen in children, focusing on comparative analgesic and antipyretic efficacy and safety. Retrieved November 18, 2020, from https://www.who.int/selection_medicines/committees/expert/18/applications/Ibruprofen_children.PDF?ua=1 

Southey ER, Soares-Weiser k, Kleijnen J. Systematic review and meta-analysis of the clinical safety and tolerability of ibuprofen compared with paracetamol in paediatric pain and fever. Curr Med Res Opin. 2009; 25:2207-22

Kanabar DJ. A clinical and safety review of paracetamol and ibuprofen in children. Inflammopharmacology. 2017; 25:1-9

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Cynthia Centauri Sp.A
Ditulis oleh dr. Cynthia Centauri Sp.A
Tanggal diperbarui 03/02/2021
x