3 Manfaat Petroleum Jelly untuk Kulit Bayi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13 Desember 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memilih pelembap untuk merawat kulit bayi memang harus ekstra hati-hati. Sebab kulit bayi sangat sensitif sehingga mudah iritasi. Mungkin Anda perlu mencoba menggunakan petroleum jelly untuk menjaga kulit bayi Anda. Apa sebenarnya manfaat petroleum jelly untuk kulit bayi? Simak ulasannya berikut ini.

Sekilas mengenai petroleum jelly

Petroleum jelly atau petrolatum terbuat dari campuran minyak mineral dan lilin, yang membentuk zat semipadat seperti jeli. Dulu petroleum jelly digunakan untuk menyembuhkan luka dan luka bakar. Sekarang petroleum jelly dikemas untuk menahan air dan kelembapan air pada kulit. Untuk itu, petroleum jelly banyak direkomendasikan untuk kulit kering.

Manfaat petroleum jelly untuk kulit bayi

Petroleum jelly tidak hanya digunakan untuk remaja atau orang dewasa, bayi pun bisa menggunakannya. Baik untuk menjaga kulitnya dan juga sebagai perawatan kulit khusus. Banyak orangtua memilih petroleum jelly karena pelembap tersebut tidak menggunakan pewarna atau pewangi.

Ada tiga manfaat penggunaan petroleum jelly untuk kulit bayi, yaitu:

1. Mencegah dan mengurangi eksim

Dilansir dari Science Daily, sebuah studi di Northwestern Medicine yang diterbitkan pada JAMA Pediatrics menemukan bahwa ada tujuh pelembap yang bisa mencegah bayi terkena eksim, salah satunya petroleum jelly.

Eksim dapat menyebabkan rasa gatal bahkan bisa terjadi infeksi bila dibiarkan. Apalagi bila bayi yang merasakannya, waktu tidurnya terganggu dan akan menangis terus merasakan gatalnya. Pemimpin dan penulis studi terkait, Dr Steve Xu, dokter di bidang dermatologi di Northwestern University Feinberg School of Medicine, menyatakan bahwa pelembap tersebut memainkan peran besar dalam membuat pasien eksim menjadi lebih baik.

Selain itu, studi dari Jepang, Amerika Serikat, dan Inggris juga menyarankan untuk menggunakan pelembap ini selama 6 sampai 8 bulan. Beberapa minggu awal risiko terjadinya eksim akan berkurang. Penggunaan petroleum jelly pada bayi dengan eksim, juga mengurangi dan mengganti obat minum atau obat suntik pada bayi. Selain mencegah eksim, petroleum yang bisa menjadi penghalang kulit juga bisa mengurangi risiko masalah kesehatan lainnya seperti alergi terhadap makanan tertentu.

2. Mencegah ruam popok

Ruam popok sering terjadi pada bayi, misalnya karena gesekan antara kulit dengan popok atau kontak antara kulit bayi yang sensitif dengan kotoran. Gejalanya yaitu ruam pada paha, pantat, dan bagian alat kelamin. Bayi yang terkena ruam popok biasanya sering menangis atau berkeringat ketika area ruam disentuh atau dicuci.

Ruam popok bisa terjadi pada bayi meskipun orangtua sudah memakai dan mengganti popoknya secara teratur. Oleh karena itu, tindakan pencegahan sebaiknya dilakukan, misalnya dengan mengoleskan area yang sensitif terhadap ruam dengan petroleum jelly.

3. Mengobati luka bayi

Dilansir dari Healthline, sebuah studi menunjukkan bahwa petroleum jelly efektif dalam menjaga kelembaban kulit selama penyembuhan pascaoperasi. Ini mungkin sangat baik untuk cedera kulit bayi biasa, biasanya ketika luka sudah mengering. Pastikan kulit bayi yang akan dioleskan dengan petroleum jelly benar dibersihkan. Jika tidak, bakteri dan patogen lainnya bisa terjebak di dalam sehingga menunda proses penyembuhan.

Cara penggunaan petroleum jelly untuk kulit bayi

Walaupun manfaatnya sudah diketahui untuk kulit bayi, orangtua harus tahu bagaimana cara menggunakan petroleum yang tepat untuk kulit bayi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh orangtua adalah:

  • Gunakan pelembap ini sehabis mandi, saat keadaan bayi bersih. Jangan oleskan petroleum jelly jika keadaan bayi tidak bersih, bisa jadi akan menyebabkan infeksi akibat jamur atau bakteri.
  • Perhatikan penggunaan pelembap ini pada daerah dekat mata. Begitu juga dengan bayi dengan pneumonia. Konsultasikan kepada dokter terhadap penggunaan pelembap ini bila dioleskan di sekitar hidung.
  • Oleskan petroleum jelly tipis-tipis jangan terlalu tebal. Pastikan tangan Anda juga bersih saat mengoleskan pelembap ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Bayi dan Anak-Anak

Orangtua pasti cemas bukan main melihat anaknya bolak-balik BAB. Tenang dulu. Cari tahu penyebab, gejala, dan cara mengobati diare pada anak di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Penyakit Pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 30 September 2020 . Waktu baca 10 menit

Benarkah Cacingan Bisa Menyebabkan Stunting pada Anak?

Cacingan masih menjadi masalah kesehatan yang mengkhawatirkan. Belum lagi cacingan diduga bisa jadi penyebab stunting pada anak. Cari tahu lebih jauh, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Konten Bersponsor
penyebab stunting
Kesehatan Anak, Parenting 10 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

Eits, kata siapa semua bayi pasti pernah kena ruam popok? Dengan cara-cara berikut, Anda bisa mencegah ruam popok pada si buah hati, lho.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Ibu, Ini 9 Penyakit Kulit yang Paling Umum Dialami Bayi

Bayi rentan mengalami masalah kulit karena kulitnya masih sangat sensitif. Lantas, apa saja penyakit kulit pada bayi yang paling umum?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25 Juni 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Kulit bayi Sensitif

Ketahui 4 Tips Merawat Kulit Bayi Sensitif

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
cara merawat kulit bayi

Cara Merawat Kulit Bayi yang Tepat Tanpa Membuat Iritasi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
bayi tidur

Informasi Seputar Jam Bayi Tidur, Cara Menidurkan, dan Posisi yang Tepat

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
bullying pada remaja

Tanda yang Muncul Jika Anak Anda Jadi Korban Bullying

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit