Kapan Waktu Makan Malam yang Terbaik Bagi Balita?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sebaiknya sejak kecil anak sudah dibiasakan makan yang teratur. Memiliki jadwal makan yang teratur dapat memaksimalkan asupan nutrisi yang baik untuk balita. Tidak hanya makan pagi atau makan siang, makan malam pun penting untuk balita. Biasanya balita membutuhkan 3 kali makan besar dan 2-3 kali makanan camilan dalam sehari. Lalu seharusnya kapan waktu balita makan malam?

Pukul berapa harusnya balita makan malam?

Sebenarnya waktu yang baik untuk balita makan malam adalah yang tidak terlalu dekat dengan jam tidur. Sisakan kurang lebih 2 sampai 3 jam sebelum jam tidur anak. Ini karena tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan yang masuk ke tubuh.

Bila waktu tidur anak pukul 7 malam, maka sebaiknya balita makan malam pukul 5 sore. Begitu pun seterusnya. Biasanya jangka waktu yang baik untuk balita makan malam sekitar pukul 5 sore sampai 7 malam.

Jika balita diberi makan malam terlambat, ia bisa kelaparan. Selain itu, terlambat makan malam balita juga bisa membuat jeda waktu antara makan malam dengan jam tidur terlalu dekat. Sehingga dapat membuat sistem pencernaan anak bekerja lebih berat saat tidur.

Pentingnya makan malam untuk balita

Sebenarnya tak hanya makan malam yang penting untuk balita. Namun, makan yang teratur, baik makan pagi, siang, dan malam itu penting untuk melengkapi kebutuhan gizi balita dalam sehari.

Balita pada umumnya membutuhkan sekitar 1.000 hingga 1.400 kalori per hari. Kalori ini bisa diperoleh dari makanan sumber karbohidrat (nasi, mi, roti, pasta, kentang), protein hewani (ikan, ayam, daging), protein nabati (tahu, tempe, kacang-kacangan), sayuran, dan buah-buahan. Kelima jenis makanan ini sebaiknya selalu ada di piring anak setiap makan.

Itu sebabnya semua waktu makan itu penting dan sebaiknya tidak ada yang dilewatkan. Jika balita sering tidak makan malam, nutrisi yang didapat akan berkurang sehingga berat badannya tidak mengalami kenaikan. Bahkan yang parahnya bisa juga mengalami kurang gizi.

Selain itu, makan malam dapat membantu balita tidur lebih nyenyak, karena perutnya yang sudah kenyang. Saat tidur pulas, tubuh mengalami perbaikan dan pembaruan sel-sel, serta proses pertumbuhan, yang berlangsung lebih cepat saat anak sedang tidur dibandingkan saat terjaga.

Tips memberi makan malam untuk balita

Balita memiliki selera makan yang berubah-ubah. Perubahan tingkat aktivitas pada siang hari dapat mengakibatkan selera makan yang besar untuk sementara waktu, diikuti oleh makanan kecil atau camilan dan memilih-milih makanan kemudian. Makan malam adalah  waktu makan yang paling sering menyebabkan kekhawatiran, karena mungkin anak-anak sudah lelah atau tidak merasa lapar.

Jangan panik jika hal ini terjadi. Anda tidak perlu memaksa, karena kebanyakan anak mampu menyeimbangkan asupan makanan dengan aktivitas apabila mereka disuruh untuk makan. Anda dapat membantunya dengan menyediakan berbagai makanan sehat dan bergizi, lalu biarkan anak Anda memilih. Tawarkan anak-anak makanan yang sama dengan anggota keluarga lain, dengan berbagai tekstur dan rasa untuk gizi seimbang.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Tikus terkenal sebagai hewan yang jorok karena bisa menyebabkan penyakit. Berikut adalah beberapa penyakit yang disebabkan oleh tikus yang perlu diwaspadai.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Pernahkah Anda tiba-tiba mengeluarkan air mani meski tak menerima rangsangan apapun? Berikut ini penjelasannya secara medis.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Beberapa orang memilih bleaching untuk memutihkan gigi. Namun adakah efek bleaching gigi yang perlu diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Keduanya sama-sama karbohidrat, tapi apakah benar nasi lebih baik dari mie? Cari tahu lebih lanjut sebelum menentukan pilihan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Fakta Gizi, Nutrisi 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tidak tumbuh jenggot dan kumis

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat sariawan

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
sakit kepala setelah cabut gigi

Kenapa Bisa Sakit Kepala Setelah Cabut Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
kms

Kartu Menuju Sehat (KMS), Manfaat dan Cara Membacanya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit