home

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Fakta Seputar Prebiotik untuk Anak yang Perlu Orang Tua Tahu

Fakta Seputar Prebiotik untuk Anak yang Perlu Orang Tua Tahu

Orang tua pasti memprioritaskan kesehatan anak. Salah satunya memastikan kesehatan pencernaan tetap terjaga. Di dalamnya, terdapat berbagai mikroorganisme yang berperan untuk menjaga pencernaan agar tetap bekerja sebagaimana mestinya. Untuk membantu mikroorganisme tersebut menjaga kesehatan dalam sistem cerna, Anda dapat memberikan tambahan asupan prebiotik untuk anak. Apa sebenarnya manfaat prebiotik dan bagaimana cara kerjanya dalam pencernaan anak?

Mengenal lebih dekat prebiotik

Di antara berbagai mikroorganisme yang terdapat dalam sistem pencernaan, salah satunya adalah bakteri.

Namun jangan salah, bakteri yang dimaksud adalah bakteri sehat yang bermanfaat bagi sistem pencernaan. Bakteri berfungsi untuk membantu usus mencerna jenis makanan tertentu dan juga membentuk vitamin.

Di sisi lain, terdapat juga bakteri yang dapat merugikan kesehatan pencernaan. Oleh karena itu, menambah asupan prebiotik untuk anak merupakan salah satu cara untuk menjaga keseimbangan antara bakteri baik dan jahat.

Apa itu prebiotik?

Prebiotik sendiri merupakan senyawa yang dapat berasal dari makanan atau juga suplemen yang seringkali ditemukan dalam susu formula anak.

Dilansir dari AboutKidsHealth, peran utama prebiotik adalah untuk mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus.

Untuk itu, prebiotik tidak semata-mata dicerna oleh tubuh. Namun zat ini menjadi makanan bagi mikroorganisme yang hidup di dalam saluran cerna ketika masuk ke dalam sistem pencernaan.

Menambah asupan makanan sumber prebiotik untuk anak

makanan sumber prebiotik adalah

Di lansir dari laman Healthline, berikut beberapa jenis makanan yang kaya akan prebiotik yang dapat diberikan untuk anak.

  • Pisang. Serat prebiotik pada pisang telah terbukti dapat meningkatkan bakteri baik dalam usus dan mengurangi kembung.
  • Apel. 50% dari total kandungan serat dari apel berasal dari zat yang bernama pektin. Pektin memiliki manfaat seperti prebiotik yaitu menambah bakteri yang bermanfaat bagi pencernaan dan mengurangi bakteri yang berbahaya.
  • Rumput laut. Merupakan salah satu sumber prebiotik terbaik. Efek prebiotik dalam rumput laut dapat mendorong pertumbuhan bakteri baik, mencegah pertumbuhan bakteri penyebab penyakit, menambah sistem imun, dan menurunkan risiko kanker usus besar.
  • Bawang putih. Coba perkenalkan anak pada masakan yang menggunakan bawang putih dan biasakan untuk mengonsumsinya. Hal ini dikarenakan bawang putih mengandung prebiotik, yaitu mencegah bakteri penyebab penyakit tumbuh di dalam usus.

Selain dari makanan, prebiotik pun terdapat pada makanan yang telah melalui proses fortifikasi, contohnya adalah susu formula.

Formula yang telah difortifikasi prebiotik merupakan sumber prebiotik bagi anak yang dapat diandalkan orang tua karena lebih praktis dan menjadi alternatif ketika makanan sumber prebiotik alami tidak tersedia.

Di antara berbagai susu formula yang dapat ditemukan, selain memilih susu formula yang mengandung prebiotik, perhatikan juga kandungan beta-glucan serta PDX/GOS. Kandungan tersebut juga dapat membantu menambah daya tahan tubuh lebih kuat dalam melindungi anak dari serangan bakteri dan virus.

Manfaat dari prebiotik untuk anak

prebiotik pada susu organik

Saat mendapat asupan prebiotik tambahan, entah itu dari susu formula atau makanan, si kecil akan mendapat manfaat seperti:

  • Mengurangi tingkat keparahan dan durasi beberapa jenis diare (seperti diare akibat antibiotik)
  • Meringankan gejala kolik
  • Membantu meredakan gejala Irritable Bowel Syndrome (IBS)
  • Meredakan sembelit dan yang berhubungan dengan perut kembung
  • Meringankan gejala yang berhubungan dengan intoleransi laktosa

Selain itu, sebuah penelitian pada tahun 2017 menyatakan, asupan nutrisi yang terdiri serat atau prebiotik dapat mendukung kesehatan anak akibat perubahan komposisi mikrobiota dan aktivitas metabolisme pada pencernaan. Oleh karena itu, berikan prebiotik pada anak entah itu yang berasal dari makanan atau susu formula.

Pemberian susu formula menjadi salah satu pilihan Ibu pada saat ini untuk penuhi kebutuhan prebiotik. Pastikan adanya kandungan prebiotik dalam susu formula yang Ibu pilih. Salah satu bentuk prebiotik adalah PDX GOS.

Yang membuat PDX GOS ini semakin istimewa adalah dikombinasikan dengan Betaglucan dan Omega 3 dan 6. Kombinasi ketiga nutrisi ini terbukti dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak. Penuhi kebutuhan nutrisinya sehingga tumbuh kembang dan kecerdasannya tetap optimal.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

AboutKidsHealth. (2016). Prebiotics and probiotics. Retrieved April 3, 2020, from https://www.aboutkidshealth.ca/Article?contentid=1990&language=Englishhttps://www.aboutkidshealth.ca/Article?contentid=1990&language=English

Semeco, A. (2016, June 8). The 19 Best Prebiotic Foods You Should Eat. Retrieved April 3, 2020, from https://www.healthline.com/nutrition/19-best-prebiotic-foods#section8

Woznicki, K. (2010). Children May Benefit From Probiotics, Prebiotics. Retrieved April 4, 2020, from https://www.webmd.com/children/news/20101128/children-may-benefit-from-probiotics-prebiotics#1

Armstrong, C. (2011). AAP Reports on Use of Probiotics and Prebiotics in Children. American Family Physician83(7), 849. Retrieved from https://www.aafp.org/afp/2011/0401/p849.html

Wegh, C. A. M., Schoterman, M. H. C., Vaughan, E. E., Belzer, C., & Benninga, M. A. (2017). The effect of fiber and prebiotics on children’s gastrointestinal disorders and microbiome. Expert Review of Gastroenterology & Hepatology11(11), 1031–1045. https://doi.org/10.1080/17474124.2017.1359539

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Tanggal diperbarui 14/04/2020
x