Mengenal Beta Glucan, Nutrisi Penting yang Bisa Memperkuat Imun Anak

    Mengenal Beta Glucan, Nutrisi Penting yang Bisa Memperkuat Imun Anak

    Pernah mendengar istilah beta glucan? Ternyata nutrisi ini penting untuk menjaga daya tahan tubuh si kecil dalam melawan penyakit. Tidak disadari, ternyata kandungan tersebut dapat diperoleh dari makanan di sekitar kita. Yuk, kenali mengenai apa itu beta glucan dan apa manfaat detailnya untuk tubuh anak.

    Apa itu beta glucan?

    anak minum susu sapi

    Beta glucan merupakan serat solubel (serat larut air) alami yang dapat meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh. Serat solubel dapat menyerap air di dalam usus dan membentuk sebagai gel untuk melancarkan sistem pencernaan.

    Sebagai serat larut, kandungan ini sendiri tidak dicerna, tetapi bekerja dengan memperlambat transit makanan yang berada di usus. Pergerakan yang lambat ini membuat tubuh tidak menyerap gula pada makanan dengan cepat, sehingga mengurangi lonjakan gula darah.

    Dengan begitu, efek kandungan ini juga mampu mengontrol kolesterol di dalam tubuh.

    Beta glucan merupakan polisakarida yang alami. Polisakarida merupakan tipe karbohidrat kompleks di dalam makanan berserat.

    Kandungan ini juga mampu mengatasi masalah sembelit dan menjaga bakteri sehat dalam usus. Konsumsi makanan yang mengandung beta glucan juga membantu mengontrol berat badan anak.

    Peran beta glucan dalam menguatkan daya tahan tubuh anak

    gen anak kembar

    Di samping manfaat untuk sistem pencernaan, kontrol gula darah, serta kolesterol, serat solubel ini juga mendukung kerja sistem imun anak dalam melawan penyakit.

    Sistem imun sendiri terbentuk dari jaringan, sel, dan organ-organ yang bekerja sama untuk melindungi tubuh. Mekanisme perlindungan tubuh oleh sistem imun bisa dibantu dari makanan yang anak konsumsi. Salah satunya dengan konsumsi makanan mengandung beta glucan.

    Mengulik dari laman Healthline, para peneliti percaya kandungan serat tersebut dapat memberikan dampak positif pada sistem imun tubuh. Sebagian besar penelitian masih melakukan percobaan pada hewan.

    Melalui riset tersebut, peneliti berkesimpulan bahwa kandungan ini dapat membantu tubuh melawan penyakit dan infeksi secara efektif.

    Penelitian lain dalam jurnal Critical Reviews in Food Science and Nutrition, mengulas bagaimana beta glucan memiliki dampak pada ketahanan fisik dan peningkatan daya tahan tubuh, terutama mereka yang memiliki masalah sistem pernapasan.

    Para peneliti membuktikan perkiraan mereka bahwa aktivitas fisik dapat meningkatkan mekanisme kekebalan tubuh. Mekanisme ini dapat membantu menekan risiko infeksi saluran napas atas.

    Peneliti melakukan uji 6 menit berjalan kaki (6 minutes walk test) untuk mengetahui ketahanan fisik anak. Peneliti juga memberikan suplementasi beta glucan pada anak.

    Selain mendukung sistem imun, hasil menunjukkan bahwa kandungan tersebut juga berdampak positif pada mental dan juga meningkatkan performa fisik.

    Dengan begitu, daya tahan tubuh anak bisa terjaga dengan baik. Melansir laman Very Well Health, kandungan serat ini dapat mengurangi risiko batuk, flu, dan beragam infeksi lainnya.

    Asupan yang mengandung beta glucan

    susu oat gandum

    Ada beberapa makanan yang mengandung serat solubel untuk si kecil demi meningkatkan daya tahan tubuhnya.

    1. Sereal gandum

    Sereal gandum mengandung serat tinggi, yaitu beta glucan. Serat di dalamnya mampu menurunkan risiko sembelit dan mendukung kesehatan usus di dalam sistem pencernaan.

    Makanan yang sering menjadi menu saarapan ini juga mengandung vitamin B kompleks, beragam mineral (zat seng, zat besi, magnesium, mangan), protein, dan antioksidan. Anda bisa mencampurkan sereal gandum susu sebagai sajian sarapan anak.

    2. Rumput laut

    Rumput laut mengandung beragam nutrisi penting seperti karbohidrat, protein, vitamin K, mangan, iodin, kalsium, kalium, dan lainnya. Asupan ini juga membantu tubuh meregulasi sistem metabolisme anak dengan mengubah asupan yang masuk menjadi energi untuk tubuhnya.

    3. Jamur shitake

    Jamur shitake mengandung serat solubel yang penting juga dapat menguatkan sistem imun anak. Polisakarida di dalam jamur juga membantu tubuh dalam menguatkan daya tahan tubuh dan mengurangi risiko peradangan akibat penyakit.

    Anak pasti menggemari jamur ini karena rasanya yang lezat dan gurih. Anda bisa memasukkan jamur ke dalam menu makanan bernutrisi lainnya untuk si kecil, sehingga sistem kekebalan tubuhnya tetap terjaga.

    4. Susu kaya serat

    Di dalam susu formula kaya serat dengan kandungan serat solubel juga memperkuat sistem imun si kecil. Susu kaya serat dengan kandungan PDX GOS dan beta glucan bekerjasama dalam menyehatkan sistem pencernaan anak.

    American Academy Pediatrics merekomendasikan konsumsi susu anak usia 1-2 tahun sekitar 473 ml sampai 710 ml per hari atau dua sampai tiga cangkir per hari. Sementara itu, anak usia 2-5 tahun 473 ml sampai 591 ml atau setara dua sampai dua setengah cangkir per hari.

    Untuk memperkuat daya tahan tubuh si kecil, Ibu bisa memulainya dengan menyajikan nutrisi yang kaya serat prebiotik. Salah satu makanan tersebut adalah susu yang memiliki dua jenis prebiotik dalam formulanya yang terbukti secara klinis.

    Susu formula yang diformulasikan dari kombinasi nutrisi unik dengan prebiotik (PDX:GOS), Beta-glucan, dan kadar Omega 3 dan 6 tinggi terbukti klinis meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil. Dengan minum susu formula ini, si Kecil memiliki peluang lebih baik untuk menghindari penyakit pernapasan seperti pilek, flu, sakit tenggorokan, dan penyakit lain yang menunggu di sekolah ataupun selama di rumah.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Wong, C. (2012, January 12). The Health Benefits of Beta-Glucan. Retrieved April 3, 2020, from Verywell Health website: https://www.verywellhealth.com/the-benefits-of-beta-glucan-89418

    Beta Glucan: The Heart Healthy Fiber. (n.d.). Retrieved April 3, 2020, from Healthline website: https://www.healthline.com/health/beta-glucan-heart-healthy

    Your Immune System (for Kids) – KidsHealth. (2015). Retrieved April 3, 2020, from Kidshealth.org website: https://kidshealth.org/en/kids/immune.html

    Lovegrove, A., Edwards, C. H., De Noni, I., Patel, H., El, S. N., Grassby, T., … Shewry, P. R. (2015). Role of polysaccharides in food, digestion, and health. Critical Reviews in Food Science and Nutrition57(2), 237–253. https://doi.org/10.1080/10408398.2014.939263

    Richter, J., Svozil, V., Král, V., Rajnohová Dobiášová, L., & Vetvicka, V. (2015). β-glucan affects mucosal immunity in children with chronic respiratory problems under physical stress: clinical trials. Annals of Translational Medicine3(4). https://doi.org/10.3978/j.issn.2305-5839.2015.03.20

    Beta Glucan and Cancer: Immunotherapy as a Cancer Treatment. (n.d.). Retrieved April 3, 2020, from Healthline website: https://www.healthline.com/health/beta-glucan-cancer

    Kerri-Ann Jennings, MS, RD. (2019, June 14). Why Shiitake Mushrooms Are Good For You. Retrieved April 3, 2020, from Healthline website: https://www.healthline.com/nutrition/shiitake-mushrooms

    Why Seaweed Is Super Healthy and Nutritious. (n.d.). Retrieved April 3, 2020, from Healthline website: https://www.healthline.com/nutrition/seaweed-healthy-nutritious

    9 Health Benefits of Eating Whole Grains. (n.d.). Retrieved April 3, 2020, from Healthline website: https://www.healthline.com/nutrition/9-benefits-of-whole-grains#section3

    im, H. S., Hong, J. T., Kim, Y., & Han, S.-B. (2011). Stimulatory Effect of β-glucans on Immune Cells. Immune Network11(4), 191. https://doi.org/10.4110/in.2011.11.4.191

    Vandenplas, Y., Greef, E. D., & Veereman, G. (2014). Prebiotics in infant formula. Gut Microbes5(6), 681–687. https://doi.org/10.4161/19490976.2014.972237

    Recommended Drinks for Young Children Ages 0-5. (n.d.). Retrieved April 4, 2020, from HealthyChildren.org website: https://www.healthychildren.org/English/healthy-living/nutrition/Pages/Recommended-Drinks-for-Young-Children-Ages-0-5.aspx

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Maria Amanda Diperbarui Jun 03, 2021
    Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto