Apa Efek Samping Cetirizine Jika Diminum Setiap Hari?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Cetirizine adalah obat antihistamin non-resep yang digunakan untuk mengobati gejala alergi dan flu, seperti bersin, kulit gatal, mata berair, atau hidung meler. Seiring dengan efek obat yang diperlukan, cetirizine dapat menimbulkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meski tidak semua efek samping pasti terjadi, jika salah satu dari efek samping cetirizine jadi menetap atau makin meresahkan setelah Anda mengonsumsi obat, konsultasikan dengan dokter untuk info lebih lanjut.

Efek samping apa yang dapat dialami karena cetirizine?

Efek samping cetirizine yang ringan akibat penggunaan jangka pendek, mungkin termasuk:

  • Pusing
  • Kantuk
  • Perasaan lelah (kecapekan)
  • Mulut kering
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk
  • Mual
  • Sembelit
  • Sakit kepala
  • Insomnia (dilaporkan berdasarkan penggunaan tetap kombinasi dari hidroklorida-pseudoephedrine hidroklorida cetirizine)
  • Radang tenggorokan, sakit perut — umum pada anak usia 2-11 tahun

Hubungi dokter segera jika Anda mengalami efek samping cetirizine yang lebih serius, seperti:

  • Detak jantung cepat atau tidak teratur
  • Tubuh melemah, bergetar tidak terkendali, atau sulit tidur (insomnia)
  • Tidak bisa beristirahat sama sekali, hiperaktif
  • Kebingungan
  • Masalah penglihatan
  • Lebih jarang atau sama sekali tidak buang air kecil

Overdosis obat akibat efek samping cetirizine jangka panjang

Jika Anda mencurigai Anda mengalami overdosis cetirizine, beri tahu dokter segera. Dokter Anda akan memutuskan apa langkah-langkah, jika ada, yang harus diambil.

Salah satu gejala overdosis obat adalah peningkatan intensitas dari efek samping yang Anda alami (dari uraian di atas). Efek samping overdosis lainnya, termasuk kebingungan, diare, pusing, kelelahan, sakit kepala, sakit, pupil mata melebar, gatal, kegelisahan, lemas seperti terbius, mengantuk, pingsan, denyut jantung yang cepat tidak normal, tremor, sulit bernapas, dan retensi urin.

Efek samping cetirizine dalam jangka panjang dipercaya dapat memperkuat kekebalan anak pada alergen baru

Sebuah studi kecil dari San Martino Hospital Italy, yang diterbitkan dalam jurnal European Annals of Allergy and Clinical Immunology, melaporkan bahwa terapi obat cetirizine yang dilakukan setiap hari selama tiga tahun dapat mengurangi gejala alergi, penggunaan obat alergi resep, dan pengembangan sensitivitas alergen baru pada anak-anak yang monosensitized (sensitif terhadap satu alergen saja).

Efek samping cetirizine dari penggunaan jangka panjang dilaporkan tidak memengaruhi perilaku atau proses belajar pada anak-anak yang memiliki eksim atopik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Syok Anafilaktik

%%title%% adalah reaksi alergi parah yang berakibat fatal. Cari tahu gejala, penyebab, pengobatan, serta cara mencegah %%title%% di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Alergi 3 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Tes Tempel (Skin Patch Test)

Tes tempel (skin patch test) adalah metode untuk memastikan apa pemicu alergi Anda. Cari tahu persiapan, proses, dan cara baca hasilnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan, Informasi Kesehatan 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Sinusitis

Sinusitis adalah penyakit yang diderita banyak orang di Indonesia. Cari tahu obat sinusitis, penyebab, ciri, pengobatan dan gejala sinusitis lainnya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 28 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

Ragam Kandungan pada Salep Gatal yang Ampuh dan Efektif

Mengobati kulit gatal tentu tidak bisa sembarangan. Sebenarnya, salep gatal seperti apa yang ampuh? Simak ulasan lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 26 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
hidung meler

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
gejala alergi kulit

Selain Gatal, Ini Gejala Alergi pada Kulit Lainnya yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit