Nama Generik: Metamizole Merek: Metamizole. Reviews:

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Metamizole digunakan?

Metamizole adalah obat untuk mengobati banyak tipe sakit seperti tumor, sakit setelah operasi, atau luka. Obat ini juga dapat diberikan ketika pengobatan  dalam bentuk lain tidak menunjukkan efek apapun. Metamizole tidak digunakan untuk menangani rasa sakit ringan (sakit gigi, sakit kepala, nyeri haid).

Bagaimana aturan pakai obat Metamizole?

Mengonsumsi Metamizole harus mengikuti petunjuk pada brosur pasien atau petunjuk dokter anda, termasuk:

  • Anda harus menelan tabletnya secara utuh
  • Jangan menghancurkan atau mengunyahnya
  • Anda harus mengonsumsi Metamizole dengan segelas air

Bagaimana cara menyimpan Metamizole?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan simpan obat di kamar mandi atau freezer. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Metamizole?

Sebelum mengonsumsi Metamizole, beritahu dokter Anda jika memiliki:

  • Alergi: pada Metamizole, atau dosis yang mengandung Metamizole. Informasi ini tertera detil di brosur dalam kemasan produk.
  • Alergi obat, makanan, cat, pengawet, atau binatang lainnya.
  • Anak-anak: Metamizole tidak seharusnya dikonsumsi oleh anak di bawah 6 tahun tanpa resep dokter.
  • Lansia
  • Kondisi kesehatan lainnya

Apakah obat Metamizole aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Metamizole tidak seharusnya dikonsumsi selama kehamilan, terutama selama 12 minggu pertama dan 12 minggu terakhir karena akan menghancurkan janin. Hindari menyusui ketika Anda menggunakan Metamizole. Setelah Anda berhenti menggunakan obatnya, berikan jeda setidaknya 2 hari sebelum kembali menyusui.

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan Metamizole pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan Metamizole. Metamizole termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori N menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A =  Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Efek Samping

Apa efek samping Metamizole yang mungkin terjadi?

Metamizole dapat menyebabkan efek samping yang dihasilkan dari gejala gastrointestinal:

  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Sakit dan tidak nyaman di perut

Pada sistem saraf, mengonsumsi Metamizole dapat menyebabkan:

  • Kantuk
  • Nervous
  • Sakit kepala
  • Mabuk

Pada sistem ginjal:

  • Darah pada urin, perubahan warna urin

Sebagai obat lain, Metamizole dapat menyebabkan reaksi alergi, dengan karakteristik:

  • Ruam kulit
  • Gatal
  • Bengkak
  • Napas pendek
  • Keringat dingin dan lainnya

Efek samping lain dapat muncul ketika mengonsumsi Metamizole, seperti anemia, agranulocytosis, demam, kelelahan, kesulitan menelan, mulut kering, penurunan tekanan darah, dan lain-lain.

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Ada efek samping yang tidak tercantum diatas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tersendiri tentang efek sampingnya, konsultasikan pada dokter atau apoteker anda.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Metamizole?

Metamizole dapat berinteraksi dengan obat yang sedang Anda konsumsi, yang dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan resiko efek samping serius. Untuk mencegahnya sebaiknya simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter. Obat-obatan berikut ini harus diwaspadai oleh dokter anda: penicillin, metformin, glimepiride, gliclazide, glipizide, warfarin (Farin), heparin, nadroparin (Fraxiparin),prednisone, methyl prednisolone, dexamethasone, Methotrexate digunakan untuk penanganan kanker.

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Metamizole?

Metamizole dapat berinteraksi dengan makanan atau alkohol dengan mengubah cara kerja obat atau meningkatkan resiko efek samping serius. Silahkan konsultasikan dengan dokter atau apoteker mengenai makanan atau alkohol yang berpotensi interaksi sebelum mengonsumsiobat ini.

Jangan mengonsumsi rokok dan alkohol dapat Anda sedang dalam terapi dengan Metamizole, karena akan meningkatkan risiko efek samping.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Metamizole?

Metamizole dapat berinteraksi dengan kondisi kesehatan Anda. Interaksi ini dapat memperburuk kondisi kesehatan atau mengubah cara kerja obat. Sangat penting untuk selalu membuat dokter dan pelayan kesehatan Anda mengetahui semua tentang kondisi kesehatan Anda yang sekarang, terutama:

  • Kesulitan bernafas (seperti asma)
  • Kerusakan tulang sumsum
  • Kondisi genetik, seperti kekurangan enzyme (glukosa 6 phospate dehydrogenase)
  • Anemia
  • Kerusakan empedu atau ginjal
  • Maag atau duodenum
  • Penyakit kardiovaskular (meningkatkan atau mengurangi tekanan darah, angina pectoris, gagal jantung, sejarah myocardinal infarction atau stroke)

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat Metamizole untuk dewasa?

Dosis umum Metamizole adalah 500-1000 mg beberapa kali sehari. Dosis harian maksimal adalah 5000 mg. Durasi perawatan tidak boleh lebih dari 5 hari.

Berapa dosis obat Metamizole untuk anak-anak?

Anak lebih dari 15 tahun

  • Tablet diberikan pada anak lebih dari 15 tahun. Anak Anda harus mengonsumsi 1-2 tablet hingga 4 kali sehari (tidak lebih dari 8 tablet per hari).
  • Dosis 25-50 tetes, hingga 4 kali sehari (tidak lebih dari 200 tetes sehari) dapat dianjurkan untuk anak diatas 15 tahun.

Untuk neonates berumur dari 3 hingga 11 bulan: 2-6 tetes hingga 4 kali sehari;

Untuk anak berumur dari 1 hingga 3 tahun: 4-12 tetes hingga 4 kali sehari;

Untuk anak berumur dari 4 hingga 6 tahun: 6-19 tetes hingga 4 kali sehari;

Untuk anak berumur dari 7 hingga 9 tahun: 10-25 tetes hingga 4 kali sehari;

Untuk anak berumur dari 10 hingga 12 tahun: 12-37 tetes hingga 4 kali sehari;

Untuk anak berumur dari 13 hingga 14 tahun: 19-44 tetes hingga 4 kali sehari;

Dalam dosis dan sediaan apa Metamizole tersedia?

Metamizole tersedia dalam dosis dan bentuk: ampoules dan tablet.

Tablet: 250 – 500 mg;

Obat tetes: 500 mg/ml;

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis Metamizole, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 6, 2017 | Terakhir Diedit: September 6, 2017