Janumet obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Janumet Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Apa fungsi Janumet?

Janumet adalah obat yang umumnya digunakan untuk membantu menurunkan gula darah pada orang dewasa dengan diabetes tipe 2.

Setiap tablet obat ini mengandung metformin dan sitagliptin. Keduanya merupakan obat esensial untuk penyakit diabetes. 

Metformin bekerja dengan mengurangi produksi glukosa (gula) di hati. Bukan hanya itu saja. Obat ini juga bekerja dengan cara meningaktkan sensitivitas insulin dan mengurangi penyerapan glukosa oleh usus.

Sedangkan sitagliptin merupakan agen hiperglikemik dari kelas inhibitor dipeptidil peptidase-4 (DPP-4). Obat ini bekerja dengan cara mengatur kadar insulin yang diproduksi tubuh Anda setelah makan.

Meski bisa membantu mengendalikan gula darah, obat ini tidak boleh digunakan pada pasien dengan diabetes tipe 1 atau untuk pengobatan ketoasidosis diabetik.

Anda tidak bisa membeli obat ini secara sembarangan. Sebab, obat ini hanya tersedia dengan resep dokter.

Bagaimana cara pakai Janumet?

Supaya obat ini bisa memberikan manfaat yang maksimal, penting untuk menggunakannya sesuai anjuran. Berikut beberapa aturan pakai obat yang perlu Anda pahami baik-baik.

  • Obat ini harus diminum setelah makan untuk mengurangi sakit perut.
  • Obat ini tidak boleh digerus, dihancurkan, atau dihaluskan. Telan tablet secara utuh dengan segelas air putih.
  • Supaya tidak lupa, minum obat di waktu yang sama setiap harinya.
  • Bila sewaktu-waktu lupa minum obat ini dan jeda konsumsi berikutnya masih jauh, disarankan segera melakukannya begitu ingat.
  • Sementara jika jeda waktunya sudah dekat, abaikan dan jangan coba-coba untuk menggandakan dosis. 
  • Jangan menambahkan atau mengurangi dosis obat tanpa sepengetahuan dokter. Minum obat yang tidak sesuai aturan dapat meningkatkan risiko efek samping. 
  • Selama minum obat ini, sebaiknya Anda mengurangi atau bahkan berhenti minum alkohol sama sekali.

Penting untuk dipahami bahwa minum obat ini persis seperti yang dianjurkan dokter. Ikuti semua petunjuk pemakaian obat yang tertera pada label resep dan baca semua panduan pengobatan atau lembar instruksi dengan teliti. Jangan ragu untuk bertanya ke dokter bila Anda belum paham betul cara pakainya.

Di samping itu, segera berobat ke dokter bila kondisi Anda tidak membaik atau gejalanya malah terus-terusan memburuk. Semakin cepat diobati, maka pengobatannya akan semakin mudah. 

Bagaimana cara menyimpan Janumet?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi berikut ini tidak bisa dijadikan pengganti resep dokter. Anda HARUS berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan Janumet.

Berapa dosis Janumet untuk orang dewasa?

Dosis untuk pasien yang tidak minum obat metformin

50 mg sitagliptin / 500 mg metformin hidroklorida diminum 2 kali sehari.

Peningkatan dosis dilakukan secara bertahap untuk mengurangi efek samping gangguan pencernaan akibat metformin. 

Dosis untuk pasien sudah diobati dengan metformin

Dosis sitagliptin 50 mg diminum 2 kali sehari (dosis total harian 100 mg). 

Untuk pasien yang menggunakan metformin 850 mg, dosis yang dianjurkan adalah 50 mg sitagliptin / 1000 mg metformin hidroklorida diminum 2 kali sehari.

Pada prinsipnya, dosis obat untuk setiap orang mungkin berbeda-beda. Dokter biasanya menentukan dosis obat yang cocok berdasarkan usia, kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh, serta respon mereka terhadap pengobatan.

Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat jenis apa pun. Hal ini semata-mata untuk memastikan bahwa Anda mengonsumsi obat sesuai dengan dosis yang dianjurkan. 

Berapa dosis Janumet untuk anak?

Dosis belum ditetapkan pada pasien anak-anak (berusia lebih muda dari 18 tahun). Obat ini mungkin tidak aman untuk anak Anda. Penting untuk selalu memahami keamanan obat sebelum menggunakannya. Silakan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam bentuk apa saja Janumet tersedia?

Obat ini tersedia dalam bentuk sediaan dan kadar berikut:

  • Tablet yang dilapisi film dengan kekuatan 50mg sitagliptin/500mg metformin
  • Tablet yang dilapisi film dengan kekuatan 50mg sitagliptin/1000mg metformin

Efek Samping

Apa efek samping Janumet yang mungkin terjadi?

Sama seperti obat lainnya, obat ini pun berpotensi menyebabkan efek samping dari yang ringan hingga berat. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi akibat mengonsumsi obat ini di antaranya:

  • Nyeri otot
  • Badan pegal-pegal
  • Lemas, lesu, dan tidak bertenaga
  • Mengantuk
  • Sensasi kebas atau kesemutan di lengan dan kaki
  • Lengan dan kaki terasa dingin
  • Sesak napas bahkan ketika hanya melakukan aktivitas yang ringan-ringan saja
  • Sakit perut
  • Mual
  • Muntah
  • Pusing

Pada beberapa orang, obat ini juga bisa menimbulkan efek samping seperti:

  • Sakit parah di perut bagian atas menyebar ke punggung
  • Nafsu makan menurun drastis
  • Jantung berdebar sangat kencang
  • Frekuensi buang air kecil lebih sedikit dari biasanya
  • Reaksi kulit yang parah
  • Demam

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Anda juga sebaiknya segera berobat ke dokter bila mengalami reaksi alergi parah.

Pencegahan & Peringatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Apa yang harus saya perhatikan sebelum menggunakan Janumet?

Konsultasikan dengan dokter atau apoteker, Jika:

  • Anda sedang hamil atau menyusui. Hal ini karena, selama Anda hamil atau menyusui bayi, Anda hanya boleh menggunakan obat-obatan yang direkomendasikan oleh dokter.
  • Anda mengonsumsi obat lain, termasuk obat-obatan yang tersedia tanpa resep, seperti obat-obatan herbal dan obat pelengkapnya.
  • Anda memiliki alergi terhadap obat metformin, sitagliptin, atau obat diabetes lainnya. 
  • Anda memiliki riwayat penyakit kronis seperti penyakit jantung, hipertensi, stroke, dna kanker. 
  • Anda akan mendapatkan suntikan agen pewarna atau kontras untuk prosedur rontgen. 
  • Anda mengalami asidosis, yaitu tingginya tingkat keasaman darah.
  • Anda mengalami hipoksia, yaitu kurangnya oksidan dalam jaringan.

Penting juga untuk diketahui bahwa obat ini punya efek samping pusing dan mengantuk. Itu sebabnya, hindari mengemudi, mengoperasikan mesin, atau kegiatan lain yang membutuhkan kewaspadaan tinggi sampai efek obat benar-benar hilang.

Apakah Janumet aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA), setara dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia. 

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A = Tidak berisiko,
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  • C = Mungkin berisiko,
  • D = Ada bukti positif dari risiko,
  • X = Kontraindikasi,
  • N = Tidak diketahui

Selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan. 

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Janumet?

Janumet dapat berinteraksi dengan obat lain yang sedang Anda gunakan yang dapat mengubah cara obat Anda bekerja atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Untuk menghindari interaksi obat, Anda harus menyimpan daftar semua obat yang Anda gunakan (termasuk obat resep, obat nonresep dan produk herbal) dan beritahu dokter dan apoteker.

Untuk keamanan Anda, jangan mulai menggunakan, berhenti menggunakan, atau mengubah dosis obat-obatan yang tercantum di bawah ini tanpa persetujuan dokter Anda.

Sejumlah obat-obat yang disinyalir dapat berinteraksi negatif dengan obat Janumet di antaranya:

  • Acetazolamide (Diamox)
  • Cimetidine (Tagamet)
  • Ranitidine (Zantac)
  • Morfin (MS Contin, Kadian, Oramorph)
  • Ranitidine (Zantac)
  • Topiramate (Topamax)
  • Trimethoprim (Proloprim
  • Primsol
  • Bactrim
  • Cotrim, Septra)
  • Vankomisin (Vancocin, Lyphocin)
  • Glipizide (Glucotrol, Metaglip),
  • Glimepiride (Amaryl Avandaryl, Duetact)
  • Glyburide (DiaBeta, Micronase, Glucovance
  • Obat jantung atau tekanan darah seperti amilorid (Midamor), digoxin (Lanoxin), furosemide (Lasix), nifedipine (Nifedical, Procardia), procainamide (Procan, Pronestyl, Procanbid), quinidine (Quin-G), triamterene (Dyrenium).

Anda mungkin lebih cenderung memiliki gula darah tinggi jika Anda menggunakan metformin dan sitagliptin dengan obat lain yang dapat meningkatkan gula darah, seperti:

  • Isoniazid
  • Diuretik (pil air)
  • Steroid (prednison dan lain-lain)
  • Obat jantung atau tekanan darah (Cartia, Cardizem, Covera, Isoptin, Verelan, dan lain-lain)
  • Niasin (Advicor, Niaspan, Niacor, Simcor, Slo-Niacin, dan lain-lain)
  • Fenotiazin (Compazine dan lain-lain)
  • Obat tiroid (Synthroid dan lain-lain)
  • Pil KB dan hormon lainnya
  • Obat kejang (Dilantin dan lain-lain)
  • Pil diet atau obat-obatan untuk mengobati asma, pilek atau alergi

Mungkin masih banyak obat-obatan lain yang bisa berinteraksi negatif dengan obat ini dan belum disebutkan di atas.

Maka dari itu, pastikan Anda selalu memberi tahu dokter perihal obat-obatan yang sedang rutin diminum belakangan ini. Entah itu obat resep, nonresep, hingga obat-obatan alami dan herbal. Informasi sederhana tersebut dapat membantu dokter untuk menentukan obat lain yang lebih aman dan cocok dengan kondisi Anda.

Apakah ada makanan dan minuman yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan Janumet?

Janumet dapat berinteraksi dengan makanan atau alkohol sehingga dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Silakan diskusikan dengan dokter atau apoteker mengenai potensi interaksi makanan atau alkohol  sebelum menggunakan obat ini.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari Janumet?

Janumet dapat berinteraksi dengan kondisi kesehatan Anda. Interaksi ini dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda atau mengubah cara kerja obat.

Penting untuk selalu membiarkan dokter dan apoteker tahu semua kondisi kesehatan Anda saat ini. Terutama bila Anda:

  • Mengalami  atau pernah mengalami  radang pankreas (pankreatitis).
  • Mengalami masalah ginjal.
  • Mengalami masalah hati.
  • Mengalami masalah jantung, termasuk gagal jantung kongestif.
  • Sedang hamil dan menyusui.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Penting untuk membawa daftar tertulis dari semua obat-obatan resep dan nonresep yang Anda gunakan dalam kasus darurat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum/pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Oktober 24, 2019

Sumber