Isotretinoin obat apa?

Oleh

Nama Generik: Isotretinoin Merek: Isotrex.

Penggunaan

Untuk apa Isotretinoin?

Isotretinoin adalah obat dengan fungsi untuk menangani jerawat batu (juga dikenal sebagai jerawat nodul) yang tidak dapat ditangani oleh pengobatan lainnya (seperti benzoyl peroxide atau clindamycin yang dioleskan di kulit atau tetracycline or minocycline yang diminum). Isotretinoin termasuk ke kelas obat bernama retinoid. Obat ini bekerja dengan mengurangi produksi minyak di kulit. Jumlah sebum atau minyak kulit yang tinggi dapat menimbulkan jerawat yang parah. Jika dibiarkan, jerawat tersebut bisa menyebabkan bekas luka permanen.

Dosis isotretinoin dan efek samping isotretinoin akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Isotretinoin?

Telan seluruh kapsul. Jangan dihancurkan atau dikunyah. Isotretinoin biasanya dikonsumsi dua kali sehari selama 15-20 hari atau menurut arahan dokter. Kebanyakan menganjurkan obat ini dikonsumsi bersama dengan makanan. Namun, FDA (Badan POM) telah memastikan merek Absorica dapat dikonsumsi tanpa atau dengan makanan. Makanan dapat membantu meningkatkan daya serap dari obat ini ke dalam aliran darah Anda. Tanyakan kepada dokter atau petugas obat Anda untuk informasi lebih lanjut. Minum obat ini dengan segelas air mineral dan jangan berbaring selama 10 menit setelah meminumnya.

Dosis obat ini diambil berdasarkan kondisi medis, berat tubuh, dan respon terhadap pengobatan diri Anda.

Jerawat Anda bisa menjadi parah selama beberapa hari setelah mengonsumsi obat ini dan biasanya memakan waktu 1-2 bulan sebelum Anda bisa melihat hasil dari pengobatan ini. Jika jerawat muncul lagi, pengobatan kedua bisa dilakukan setelah Anda berhenti mengonsumsi obat ini selama 2 bulan. Produsen obat tidak merekomendasikan obat ini untuk dikonsumsi terus menerus dalam jangak panjang. Jangan gunakan obat ini lebih lama dari yang diresepkan dokter.

Karena obat ini dapat diserap melalui kulit dan paru-paru dan dapat membahayakan janin, wanita yang sedang atau akan hamil tidak boleh mengonsumsi obat atau menghirup serbuk dari kapsul obat ini.

Bagaimana cara penyimpanan Isotretinoin?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Isotretinoin untuk orang dewasa?

Dosis yang biasa digunakan orang dewasa untuk jerawat

Jerawat nodul yang parah: 0,5-1 mg / kg / hari melalui mulut dalam 2 dosis yang terbagi rata; pasien yang penyakitnya sangat parah dengan luka yang membekas memerlukan hingga 2 mg / kg / hari.

Dosis yang biasa digunakan orang dewasa untuk Melanoma – metastatik

Terapi kombinasi dengan interferon alfa: 60 mg / hari, dibagi dalam 3 dosis yang sama, selama 6 bulan

Dosis yang biasa digunakan orang dewasa untuk Granuloma Annulare

0,5-1 mg / kg / hari secara oral dalam dosis terbagi dua kali seharii.

Bagaimana dosis Isotretinoin untuk anak-anak?

Dosis anak-anak untuk Jerawat

Jerawat nodul yang parah:

12 tahun ke atas: 0,5-1 mg / kg / hari secara oral dalam 2 dosis terbagi

Dosis yang biasa digunakan anak-anak untuk nonlymphocytic Leukemia yang akut

Pediatric Oncology Group Study (n = 41)

1 bulan atau lebih: 100 mg / m2 / hari secara oral, diberikan dalam dosis tunggal, selama 4 minggu

Dalam dosis apakah Isotretinoin tersedia?

Kapsul, Oral: 10 mg, 20 mg, 30 mg, 40 mg.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Isotretinoin?

Segera minta pertolongan medis saat Anda memiliki gejala seperti alergi, gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan di wajah, bibir, lidah dan tenggorokan.

Hentikan penggunaan Isotretinoin dan hubungi dokter jika Anda mengalami gejala efek samping serius berikut ini:

– Depresi, sulit berkonsentrasi, sulit tidur, mata berair, agresif, perubahan perilaku, halusinasi, pikiran bunuh diri atau menyakiti diri sendiri;

– Mati rasa tiba-tiba atau merasa lemah, terutama pada satu sisi tubuh;

– Pandangan kabur, sakit kepala tiba-tiba atau nyeri di belakang mata Anda, kadang-kadang dengan muntah;

– Masalah pendengaran, gangguan pendengaran, atau dengung di telinga Anda;

– Kejang-kejang;

– Nyeri parah di perut bagian atas menyebar ke punggung, mual dan muntah, detak jantung yang cepat;

– Hilangnya napsu makan, air urin berwarna hitam, tinja berwarna tanah liat, sakit kuning (menguningnya kulit atau mata)

– Diare, parah, perdarahan rektum, hitam, tinja berdarah, atau

– Demam, menggigil, nyeri tubuh, gejala flu, bintik-bintik ungu di bawah kulit Anda, mudah memar atau perdarahan;

– Kulit mengupas, dan ruam kulit merah; atau

– Kaku sendi, nyeri tulang.

Efek samping yang tidak terlalu serius biasanya termasuk:

– Nyeri sendi, nyeri punggung, merasa pusing, mengantuk, atau gugup

– Kering di mulut, hidung, atau kulit; atau kulit retak atau mengelupas, gatal-gatal, ruam, perubahan pada kuku atau kuku kaki.

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir tentang efek sampingnya, silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Isotretinoin?

Bicarakan kepada dokter Anda dan petugas obat jika Anda memiliki alergi terhadap isotretinoin, vitamin, dan pengobatan lainnya atau bahan yang terkandung dalam kapsul isotretinoin. Tanyakan kepada petugas obat Anda atau cek di Petunjuk Pengobatan untuk daftar bahan yang tidak aktif.

– Bicarakan kepada dokter atau petugas obat Anda apa jenis pengobatan beresep dan nonresep, vitamin, produk herbal, dan suplemen nutrisi yang Anda konsumsi atau baru berencana mengonsumsi. Pastikan untuk menyebutkan obat untuk kejang seperti fenitoin (Dilantin); obat untuk penyakit mental; steroid oral seperti deksametason (Decadron, Dexone), methylprednisolone (Medrol), dan prednison (Deltasone); antibiotik tetrasiklin seperti demeclocycline (Declomycin), doxycycline (Monodox, Vibramycin, dan yang lain), minocycline (Minocin, Vectren), oxytetracycline (Terramycin), dan tetrasiklin (Sumycin, Tetrex, dan yang lain); dan suplemen vitamin A. Dokter Anda mungkin perlu mengubah dosis obat Anda atau memonitor Anda dengan hati-hati untuk efek samping yang ditimbulkan.

– Beri tahu dokter Anda jika Anda atau seseorang dalam keluarga berpikiran untuk melakukan percobaan bunuh diri dan jika Anda atau seseorang dalam keluarga Anda memiliki atau pernah memiliki riwayat depresi, penyakit mental, diabetes, asma, osteoporosis (suatu kondisi di mana tulang rapuh dan mudah hancur), osteomalacia (tulang lemah karena kekurangan vitamin D atau kesulitan menyerap vitamin ini), atau kondisi lain yang menyebabkan tulang lemah, trigliserida tingkat tinggi (lemak dalam darah), gangguan metabolisme lipid (kondisi apapun yang membuat tubuh Anda sulit mencerna lemak), anoreksia nervosa (gangguan makan di mana Anda hilang nafsu makan), atau penyakit jantung atau hati.

– Beri tahu dokter Anda jika Anda kelebihan berat badan atau jika Anda minum alkohol atau memiliki riwayat mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar.

– Jangan menyusui saat Anda mengonsumsi isotretinoin dan sebulan setelah Anda berhenti minum isotretinoin.

– Hindari paparan langsung sinar matahari dan kenakan pakaian pelindung, kacamata hitam, dan tabir surya. Isotretinoin dapat membuat kulit Anda sensitif terhadap sinar matahari.

– Anda harus tahu bahwa isotretinoin dapat menyebabkan perubahan dalam pikiran, perilaku, atau kesehatan mental Anda. Beberapa pasien yang mengonsumsi isotretinoin mendapati dirinya terserang depresi atau psikosis (kehilangan akal sehat), berperilaku kasar, berpikiran untuk membunuh atau melukai diri mereka sendiri, bahkan beberapa telah mencoba atau berhasil melakukannya. Anda atau keluarga Anda harus menghubungi dokter Anda segera jika Anda mengalami salah satu gejala berikut: kecemasan, kesedihan, tiba-tiba menangis, kehilangan minat dalam kegiatan yang Anda gemari, kinerja yang buruk di sekolah atau bekerja, tidur lebih dari biasanya, kesulitan tidur, lekas marah, mudah tersinggung, perubahan nafsu makan dan berat badan, kesulitan berkonsentrasi, menarik diri dari teman atau keluarga, kekurangan energi, perasaan tidak berharga atau bersalah, berpikir untuk membunuh atau menyakiti diri sendiri, bertindak atas pikiran berbahaya, atau halusinasi (melihat atau mendengar hal-hal yang tidak ada).

Pastikan bahwa anggota keluarga Anda tahu mana gejala serius sehingga mereka dapat memanggil dokter jika Anda tidak dapat mendapatkan pengobatan sendiri.

– Anda harus tahu bahwa isotretinoin dapat menyebabkan mata Anda merasa kering dan membuat lensa kontak terasa tak nyaman dipakai selama dan setelah perawatan.

– Anda harus tahu bahwa isotretinoin dapat membatasi kemampuan Anda untuk melihat dalam kegelapan. Masalah ini dapat muncul tiba-tiba selama pengobatan Anda dan dapat terus terjadi setelah perawatan dihentikan.

– Berhati-hatilah ketika Anda mengemudi atau mengoperasikan mesin di malam hari.

– Hindari pencabutan bulu rambut, perawatan kulit laser, dan dermabrasi (bedah penghalusan kulit) saat Anda mengonsumsi isotretinoin dan selama 6 bulan setelah perawatan. Isotretinoin meningkatkan risiko Anda mendapatkan bekas luka dari perawatan ini. Tanyakan kepada dokter Anda ketika Anda aman dapat menjalani perawatan ini.

– Bicarakan dengan dokter Anda sebelum Anda menjalani kegiatan fisik yang berat seperti olahraga. Isotretinoin dapat menyebabkan tulang melemah atau menebal dan dapat meningkatkan risiko cedera tulang tertentu pada orang yang melakukan beberapa jenis aktivitas fisik. Jika Anda mematahkan tulang selama pengobatan Anda, pastikan untuk memberitahu semua penyedia layanan kesehatan Anda bahwa Anda mengonsumsi isotretinoin.

Apakah Isotretinoin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori X menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C=Mungkin berisiko
  • D=Ada bukti positif dari risiko
  • X=Kontraindikasi
  • N=Tidak diketahui

Tidak ada penelitian yang memadai pada wanita untuk mencari tahu risiko pada bayi saat sang ibu mengonsumsi obat ini selama menyusui. Pertimbangkan potensi manfaat dan potensi risikonya sebelum mengonsumsi obat ini selama menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Isotretinoin?

Interaksi dengan obat lain dapat memengaruhi cara kerja obat dan meningkatkan risiko efek samping yang berbahaya. Artikel ini tidak memuat semua kemungkinan interaksi obat. Catatlah semua produk obat yang Anda gunakan (termasuk obat resep, nonresep, dan herbal) dan perlihatkan kepada dokter serta apoteker Anda. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apapun tanpa seizin dokter.

  • Chlortetracycline
  • Demeclocycline
  • Desogestrel
  • Dienogest
  • Doxycycline
  • Drospirenone
  • Estradiol Cypionate
  • Estradiol Valerate
  • Ethinyl Estradiol
  • Ethynodiol Diacetate
  • Etonogestrel
  • Levonorgestrel
  • Lymecycline
  • Meclocycline
  • Medroxyprogesterone Acetate
  • Mestranol
  • Methacycline
  • Minocycline
  • Norelgestromin
  • Norethindrone
  • Norgestimate
  • Norgestrel
  • Oxytetracycline
  • Rolitetracycline
  • Tetracycline

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Isotretinoin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Isotretinoin?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

– Kecanduan alkohol

– Diabetes atau gangguan metabolisme lainnya

– Masalah berat badan – gunakan obat ini dengan hati-hati. Dapat meningkatkan risiko yang lebih serius.

– Anoreksia (gangguan makan) atau

– Epifisis, prematur atau

– Osteomalasia (pelunakan tulang) atau

– Osteoporosis (tulang keropos), ini mempengaruhi tulang.

– Asma atau

– Depresi dan riwayat depresi,

– Gangguan penglihatan dan pendengaran

– Penyakit jantung

– Hepatitis atau

– Hipertrigliseridemia (trigliserida tinggi dalam darah) atau

– Gangguan usus

– Pankreatitis (radang pankreas) atau

– Pseudotumor cerebri (pembengkakan di otak) atau

– Psikosis atau riwayat psikosis

– Kelebihan dosis vitamin A (terlalu banyak vitamin A dalam tubuh) — Gunakan dengan hati-hati. Mungkin membuat kondisi lebih buruk.

– Penyakit ginjal atau

– Penyakit hati– Gunakan dengan hati-hati.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca