Nama Generik: Estrogens Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa obat Estrogens?

Estrogens digunakan untuk beberapa kondisi seperti berikut:

  • Gejala vasomotor yang berhubungan dengan menopause
  • Atrofi vulva dan vagina
  • Hypogonadism wanita
  • Kastrasi wanita atau kegagalan ovarium primer
  • Perawatan paliatif untuk karsinoma prostat
  • Profilaksis osteoporosis pada wanita yang sudah mengalami menopause
  • Perdarahan tidak normal pada uterus

Bagaimana aturan pakai Estrogens?

Estrogens tersedia dalam bentuk tablet yang dimakan. Biasanya dikonsumsi dengan atau tanpa makan sekali dalam sehari. Estrogen terkadang dikonsumsi setiap hari dan terkadang dikonsumsi rutin menurut jadwal yang menunjukkan kapan harus mengkonsumsi dan kapan tidak harus mengkonsumsi estrogen. Ketika estrogen digunakan untuk meringankan gejala kanker, biasanya akan dikonsumsi 3 kali sehari. Konsumsi estrogen pada jam yang sama setiap harinya. Ikuti petunjuk pada resep anjuran obat Anda secara benar, dan tanyakan pada dokter atau apoteker untuk menjelaskan bagian yang Anda tidak mengerti. Konsumsi estrogen seperti yang diresepkan. Jangan mengonsumsi berlebih atau kurang atau mengonsumsinya lebih sering dari yang dianjurkan dokter.

Dokter Anda akan memulai dengan dosis yang rendah dan bertahap menaikkan dosisnya jika gejala Anda masih mengganggu, atau mengurangi dosisnya jika gejala Anda sudah bisa terkontrol. Bicarakan pada dokter Anda tentang bagaimana estrogen bekerja untuk Anda.

Tanyakan pada apoteker atau dokter mengenai salinan informasi produsen untuk pasien.

Bagaimana cara menyimpan Estrogens?

Estrogen paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan membuang estrogen ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Estrogens untuk orang dewasa?

Obat minum:

  • Gejala vasomotor yang berkaitan dengan menopause:  
    • Dewasa: 0,45 mg/ hari, dapat bertambah hingga 1,25 mg/ hari. Hentikan pemakaian estrogen dalam interval 3-6 bulan. 
  • Atrofi vulva dan vagina:
    • Dewasa: 0,3 mg/ hari. 
  • Hypogonadisme wanita:
    • Dewasa: 0,3-0,625 mg/ hari berikan secara siklis, titrasi dosis dalam interval 6-12 bulan. Tambahkan progestin untuk menjaga kepadatan mineral tulang setelah kematangan tulang tercapai.
  • Kastrasi wanita atau kegagalan ovarium primer:
    • Dewasa: 1,25 mg/ hari berikan secara siklis, sesuaikan dengan respon pasien. Untuk perawatan, sesuaikan hingga dosis terendah. 
  • Perawatan paliatif karsinoma prostat
    • Dewasa: 1,25-2,5 mg 3 kali/ hari.
  • Profilaksis osteoporosis pada wanita yang sudah mengalami menopause
    • Dewasa: Dosis awal: 0,3 mg/ hari, siklis atau per hari, tergantung pada kondisi pasien. Sesuaikan dosis dengan kepadatan mineral tulang dan respon klinis. Dosis terendah harus digunakan.

Parenteral

  • Pendarahan uterus abnormal:
    • Dewasa: 25 mg via IV/IM admin, diulangi dalam 6-12 jam bila diperlukan. Perawatan harus disertai kontrasepsi oral dosis rendah.

Bagaimana dosis Estrogens untuk anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apakah Estrogens tersedia?

Estrogen tersedia dalam dosis bentuk dan kegunaan berikut:

  • Tablet: 1 mg, 2 mg
  • Tablet: 0,3 mg, 0,625 mg, 1,25 mg
  • Gel: 0,1%/ 1gm, 0,06%/ 5gm
  • Patch: 0,025 mg, 0,05 mg, 0,1 mg, 1,5 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang mungkin terjadi karena Estrogens?

Efek samping bisa timbul, seperti perdarahan yang tidak normal, muntah, payudara sensitif, penambahan berat badan, penumpukan cairan, sakit kepala, dan depresi.

Pada pria bisa timbul efek samping, seperti gynaecomastia dan impoten.

Kemungkinan fatal, seperti terapi penggantian pada wanita di masa postmenopause yang berhubungan dengan peningkatan risiko dari endometrial dan kanker payudara.

Tidak semua orang mengalami efek samping yang sama. Ada beberapa efek samping yang tidak tertulis diatas. Jika Anda memiliki kepentingan mengenai efek sampingnya, konsultasikan dengan dokter atau apoteker.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan Estrogens?

Sebelum mengonsumsi estrogen:

  • Beritahu dokter dan apoteker Anda jika Anda alergi terhadap merek obat oral estrogen apapun, produk estrogen lain, pengobatan lain, atau bahan lain di dalam kapsul estrogen. Jika Anda akan mengonsumsi tablet merek Estrace®, beritahu dokter atau apoteker Anda jika Anda alergi terhadap aspirin atau tartrazine (pewarna makanan). Tanyakan apoteker atau periksa informasi untuk pasien dari produsen mengenai daftar bahan yang terkandung dalam tablet estrogen yang akan Anda konsumsi.
  • Beritahu dokter dan apoteker Anda tentang obat, vitamin, dan suplemen nutrisi resep atau nonresep yang sedang Anda konsumsi atau akan Anda konsumsi. Pastikan Anda menyebut obat berikut jika Anda menggunakannya: amiodarone (cordarone, pacerone); antijamur tertentu, seperti itraconazole (sporanox) dan ketoconazole (nizoral); aprepitant (emend); carbamazepine (carbatrol, epitol, tegretol); cimetidine (tagamet); clarithromycin (biaxin); cyclosporine (neoral, sandimmune); dexamethasone (decadron, dexpak); diltiazem (cardizem, dilacor, tiazac, others); erythromycin (e.e.s, erythrocin); fluoxetine (prozac, sarafem); fluvoxamine (luvox); griseofulvin (fulvicin, grifulvin, gris-peg); lovastatin (altocor, mevacor); pengobatan untuk infeksi human immunodeficiency virus (hiv) atau acquired immunodeficiency syndrome (aids), seperti atazanavir (reyataz), delavirdine (rescriptor), efavirenz (sustiva), indinavir (crixivan), lopinavir (in kaletra), nelfinavir (viracept), nevirapine (viramune), ritonavir (norvir, in kaletra), dan saquinavir (fortovase, invirase); pengobatan untuk penyakit tiroid; nefazodone; phenobarbital; phenytoin (dilantin, phenytek); rifabutin (mycobutin); rifampin (rifadin, rimactane, in rifamate); sertraline (zoloft); troleandomycin (tao); verapamil (calan, covera, isoptin, verelan); dan zafirlukast (accolate). Dokter Anda mungkin perlu untuk mengubah dosis dari pengobatan atau memantau Anda secara intensif untuk efek samping.
  • Beritahu dokter Anda produk herbal apa yang Anda konsumsi, terutama st. John’s wort.
  • Beritahu dokter Anda jika Anda memiliki atau pernah mengalami penguningan pada kulit atau mata selama kehamilan atau selama perawatan Anda dengan produk estrogen, endometriosis (kondisi di mana jaringan uterus (rahim) tumbuh di area lain di dalam tubuh), uterine fibroids (tumbuh di dalam uterus, bukan kanker), asma, sakit kepala sebelah, seizures, porphyria (kondisi di mana substansi tidak normal tumbuh dalam darah dan menyebabkan masalah dengan sistem kulit atau saraf), kadar kalsium yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dalam darah Anda, atau tiroid, empedu, ginjal, kantung empedu, atau penyakit pankreas.
  • Beritahu dokter Anda jika Anda hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui. Jika Anda hamil ketika mengkonsumsi estrogen, hubungi dokter Anda secepatnya.
  • Konsultasikan dengan dokter Anda tentang risiko dan keuntungan dari mengonsumsi estrogen jika Anda berusia 65 tahun keatas. Wanita yang lebih tua seharusnya tidak mengonsumsi estrogen, kecuali juga mengonsumsi hormon lain. Estrogen yang dikonsumsi tanpa hormon lain tidaklah aman atau efektif seperti pengobatan lain yang dapat digunakan untuk kondisi yang sama.
  • Jika Anda mengonsumsi estrogen untuk mencegah osteoporosis, bicarakan pada dokter Anda tentang bagaimana cara lain untuk mencegah itu seperti olahraga dan mengonsumsi vitamin D dan atau suplemen kalsium.

Apakah Estrogens aman untuk ibu hamil atau menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori  X menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko
  • B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C= Mungkin berisiko
  • D= Ada bukti positif dari risiko
  • X= Kontraindikasi
  • N= Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Estrogens?

Estrogen dapat berinteraksi dengan obat lain yang sedang dikonsumsi, yang dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan dengan dokter atau apoteker. Demi keamanan Anda jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter, terutama rifampicin dan barbiturates yang dapat meningkatkan metabolisme.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Estrogens?

Estrogen dapat berinteraksi dengan makanan atau alkohol, dengan mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius. Konsultasikan dengan dokter Anda atau apoteker tentang makanan atau alkohol yang berpotensi berinteraksi sebelum mengonsumsi obat ini.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Estrogens?

Estrogen dapat berinteraksi dengan kondisi kesehatan Anda. Interaksi ini dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda atau mengubah cara kerja obat. Sangatlah penting untuk selalu membiarkan dokter dan apoteker mengetahui kondisi kesehatan yang sedang Anda alami.

Adanya masalah kesehatan lain dapat berdampak pada khasiat obat ini. Pastikan Anda telah memberitahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan, terutama asma, epileps, sakit kepala sebelah, disfungsional hati atau ginjal, penyakit CV, penyakit cerebrovascular, diabetes, hiperkalsemia, penyakit kantung empedu, porphyria.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/ 119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.PasteTextHere

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis estrogen, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 14, 2017 | Terakhir Diedit: Maret 14, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan