5 Tips Ngemil yang Lebih Sehat Saat Kerja

    DISPONSORI OLEH:

    5 Tips Ngemil yang Lebih Sehat Saat Kerja

    Menjalani rutinitas harian di kantor tentu menguras banyak tenaga. Mulai dari berbagai deadline menghantui, sampai beradaptasi dengan lingkungan kerja yang kurang nyaman. Biasanya kebiasaan ngemil jadi penyelamat di kala suntuk melanda. Nah, berikut ini ada tips ngemil sehat yang bisa dicoba saat kerja!

    Manfaat ngemil bagi tubuh

    Kebiasaan ngemil bisa menjadi bagian penting dari pola makan sehat, tetapi di sisi lain juga dapat menyebabkan masalah kesehatan.

    Keduanya tergantung pada bagaimana perilaku ngemil yang dilakukan oleh seseorang. Apa jenis camilan yang dimakan, seberapa sering frekuensi ngemil, dan berapa banyak jumlah yang dikonsumsi.

    Adapun beberapa manfaat dari ngemil antara lain:

    • memberikan tambahan energi ketika kadar glukosa darah rendah,
    • mencegah makan berlebihan pada waktu makan yang utama, dan
    • membantu menjaga kecukupan nutrisi

    Tips ngemil sehat saat kerja

    Berdasarkan The Dietary Guidelines for Americans 2020-2025, rekomendasi untuk camilan sehat kaya nutrisi, meliputi sayuran mentah, buah segar, kacang-kacangan, dan yogurt tawar.

    Selain itu, berikut ini beberapa tips ngemil sehat yang bisa dilakukan supaya tetap bersemangat saat kerja.

    1. Bawa bekal sendiri dari rumah

    Salah satu tips ngemil saat kerja yang paling mudah adalah dengan membawa bekal sendiri dari rumah. Agar mudah, persiapkan bekal cemilan pada waktu malam hari atau pagi hari sebelum berangkat bekerja.

    2. Pilih kudapan kaya protein

    Supaya sesi ngemil tidak berujung menjadi lemak berlebihan yang tersimpan dalam tubuh, ada baiknya untuk memilih kudapan kaya protein, seperti kacang-kacangan atau biji-bijian.

    Beberapa rekomendasi cemilan tinggi protein antara lain, kacang mete, kacang almond, biji labu, chia seed, atau selai kacang.

    3. Dampingi bersama air putih atau teh

    Asupan cairan seperti air putih atau teh tanpa kafein dapat membantu tubuh merasa kenyang. Selain itu, hidrasi yang tercukupi bisa meningkatkan metabolisme sel, sehingga memungkinkan otot bekerja lebih maksimal.

    4. Kombinasikan dengan tepat

    Kalau ingin ngemil sehat yang lebih mengenyangkan lebih lama, coba kombinasikan camilan dengan tepat. Caranya dengan menggabungkan protein, lemak, dan karbohidrat sehat dalam satu penyajian.

    Sebagai contoh, makan sedikit kacang-kacangan (protein dan lemak) dan biskuit gandum utuh (karbohidrat) dengan keju rendah lemak (protein dan lemak).

    5. Konsumsi buah segar dengan kulitnya

    Tahu nggak, sih? Ternyata konsumsi buah segar dengan kulitnya bisa membuat perut kenyang lebih lama, lho.

    Buah-buahan seperti apel, anggur, plum, atau persik, bisa dikonsumsi langsung dengan kulitnya yang mengandung serat sehingga baik dijadikan pilihan cemilan untuk menunda rasa lapar.

    Ada juga beberapa tips yang perlu diperhatikan saat menyiapkan cemilan:

    • Perhatikan takaran saji yang disarankan pada label
    • Ukuran camilan tidak melebihi batas kalori harian
    • Pilih makanan yang tinggi serat dan rendah lemak
    • Batasi makanan dan minuman yang mengandung tambahan gula

    Nah, untuk pilihan cemilan yang lebih sehat untuk ngemil sehat, Supermi Nutrimi bisa jadi pilihannya.

    Supermi Nutrimi rasa Mi Goreng adalah makanan yang mengkomplemen makanan lain/gaya hidup yang lebih sehat.

    nutrimi ngemil sehat

    Supermi Nutrimi dibuat tanpa pengawet, penguat rasa, pewarna sintetik, dan MSG, karena menggunakan kaldu jamur dengan rasa gurih yang nikmat.

    Pembuatan bahan dasar mi juga tanpa proses penggorengan memakai ekstrak brokoli, sehingga lebih berkualitas dengan air rebusannya lebih jernih dan mengandung vitamin, dan zat besi.

    Demi aktivitas kerja dengan mood yang terjaga, jangan lupa untuk ngemil dengan pilihan yang lebih sehat. Supaya lebih semangat, sisihkan pula sedikit waktu senggang buat berolahraga, ya!

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Carla Pramudita Susanto

    General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


    Ditulis oleh Adelia Dwitasari · Tanggal diperbarui 05/12/2022

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan