Aturan Aman Menghangatkan Makanan Sahur (Awas, Tak Semua Boleh Dipanaskan!)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bulan puasa memang memiliki berbagai rutinitas seru yang hanya satu tahun sekali dilakukan, salah satunya adalah bangun sahur. Waktu sahur membuat Anda harus mengonsumsi makanan yang cukup pada dini hari. Dengan alasan tidak sempat, banyak orang yang akhirnya hanya menghangatkan makanan saja dan tidak memasak langsung. Meskipun praktis, ada beberapa berbahaya yang bisa terjadi ketika Anda hobi menghangatkan makanan untuk sahur, lho. Apa saja bahayanya?

Bahaya keseringan menghangatkan makanan untuk sahur

Umumnya kegiatan memasak makanan di bulan Ramadan hanya fokus untuk berbuka puasa. Sementara saat sahur? Rata-rata banyak orang yang masih mengandalkan makanan sisa berbuka dan menghangatkan kembali untuk sahur.

Biasanya, ibu rumah tangga atau Anda yang tinggal sendiri akan menggunakan microwave untuk menghangatkan lauk sahur. Memang rasa makanan tidak akan berubah, tapi tahukah Anda, kalau gizi makanan tersebut bisa berubah?

Tidak apa menghangatkan makanan untuk sahur, tapi lebih baik jangan menghangatkannya berkali-kali. Pasalnya, semakin sering makanan disimpan di lemari pendingin dan dihangatkan kembali sesudahnya, bisa memicu adanya racun di makanan.

Proses menghangatkan makanan untuk sahur berulang kali bisa mengubah zat yang ada dalam makanan menjadi racun yang bersifat karsinogen, zat yang memicu sel kanker. Selain itu, ketika makanan didinginkan di kulkas, bakteri dari bahan-bahan lain di kulkas jadi mudah berpindah dan berkembang biak ke makanan.

Apalagi jika makanan berbuka puasa yang akan Anda hangatkan lagi saat sahur berbahan dasar daging, ikan, dan telur. Bahan- bahan tersebut jika didinginkan atau didiamkan begitu saja, akan mudah dihinggapi bakteri.

Menghangatkan makanan untuk sahur boleh saja, asal….

Sah-sah saja memang menghangatkan makanan untuk disantap saat sahur. Namun, ingat bahwa makanan hanya boleh dipanaskan satu kali. Perlu diingat juga, bahwa makanan harus didiamkan dulu selama 2-3 jam sebelum masuk ke lemari pendingin. Ini mencegah agar bakteri jadi tidak mudah berkembang biak.

Cara tepat menyimpan makanan untuk dihangatkan lagi adalah dengan menempatkan makanan dalam wadah tertutup rapat. Setelahnya, simpan di suhu kulkas berkisar di bawah 4 derajat celcius. Untuk bahan makanan dari hewan, seperti daging ayam, sapi atau unggas, letakkan di freezer guna mencegah risiko bakteri berkembang biak.

Makanan yang disimpan di kulkas paling lama boleh dikonsumi hingga 4 hari kedepan. Sedangkan makanan yang dibekukan, bisa tahan hingga 3 sampai 5 bulan lamanya.  

Ketika ingin menghangatkan makanan untuk sahur, gunakan tingkat kepanasan dengan suhu  74 derajat Celcius. Akan tetapi tidak boleh dipanaskan dengan suhu lebih dari 74 derajat celius.

Makanan yang dipanaskan hingga lebih dari suhu tersebut akan hilang kandungan nutrisinya. Untuk makanan cair atau berkuah, pastikan Anda memanaskannya hingga mendidih.

Tips memanaskan makanan dan bahan makanan

Ketika ingin memanaskan makanan untuk sahur, gunakan tingkat kepanasan dengan suhu  74 derajat Celcius. Akan tetapi tidak boleh dipanaskan dengan suhu lebih dari 74 derajat celcius. Makanan yang dipanaskan hingga lebih dari suhu tersebut akan hilang kandungan nutrisinya. Untuk makanan cair atau berkuah, pastikan Anda memanaskannya hingga mendidih.

1. Ayam

Ayam adalah salah satu bahan makanan yang biasa dihangatkan kembali. Baiknya hindari memanaskan lauk ayam berulang kali. Protein pada  ayam akan berubah ketika dipanaskan kembali. Dampaknya, Anda bisa terkena masalah pencernaan.

2. Kentang

Kentang merupakan salah satu jenis ubi jalar yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Meski demikian, olahan lauk kentang tidak bisa dihangatkan berulang kali.

Kandungan gizi pada kentang akan menguap dan hilang. Ada baiknya kentang dikonsumsi sekali saja setelah makanan usai dimasak.

3. Bayam

Para ahli kesehatan yang mengimbau bahwa lauk bayam tidak boleh dimasak terlalu lama atau dipanaskan berulang kali. Pasalnya ia akan menimbulkan efek yang berbahaya. Kandungan nitrat bayam akan berubah menjadi nitrit yang mana bisa menyebabkan kanker.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Amankah Jika Penderita Penyakit Jantung Ikut Berpuasa?

Untuk menjalankan perintah agama, Anda tentu ingin ikut puasa. Akan tetapi, apakah orang dengan penyakit jantung boleh puasa? Simak jawabannya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Jantung 18 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

Langsung Minum Jus Buah Saat Berbuka Puasa, Boleh atau Tidak?

Nikmat memang minum jus buah untuk meredakan dahaga saat berbuka puasa. Namun, amankah jika langsung minum jus buah saat berbuka?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Fakta Gizi, Nutrisi 18 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

Bagi beberapa pria, air mani bisa bocor bahkan saat sedang tidak dirangsang. Ada beberapa cara mudah untuk mencegah air mani keluar saat puasa.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 17 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 17 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

memanaskan makanan

Bolehkah Memanaskan Makanan Dalam Wadah Plastik di Microwave?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
persiapan puasa untuk lansia

3 Hal yang Harus Diperhatikan Lansia Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 5 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit
bolehkah suntik kb saat puasa

Bolehkah Melakukan Suntik KB Saat Puasa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit