home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Makanan yang Baik dan Tak Baik untuk Dikonsumsi Sebelum Operasi

Makanan yang Baik dan Tak Baik untuk Dikonsumsi Sebelum Operasi

Setiap orang pastinya ingin cepat pulih setelah melakukan tindakan operasi. Nah, jika Anda salah satu orang yang sedang mempersiapkan diri untuk menjalani tindakan operasi, maka Anda harus lebih memperhatikan asupan makanan agar mempercepat proses pemulihan nantinya.

Mencukupi asupan nutrisi yang tepat akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda dan membantu Anda dalam proses penyembuhan lebih cepat. Selain itu, mengonsumsi makanan tertentu sebelum menjalani operasi juga bisa membantu mengurangi stres seseorang jelang atau pasca menjalani tindakan operasi.

Makanan sebelum operasi untuk mempercepat pemulihan

Makanan sebelum operasi yang bisa Anda konsumsi adalah jenis makanan yang banyak mengandung antioksidan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Antioksidan ini berfungsi untuk melawan radikal bebas yang berbahaya dari aliran darah. Pasalnya radikal bebas bisa merusak DNA dan sistem kekebalan tubuh.

Sebagian besar buah dan sayuran yang berwarna mencolok, seperti merah terang, kuning, hijau ataupun orange banyak mengandung zat antioksidan. Anda bisa mengonsumsi bayam, wortel, buah beri, anggur merah, cranberry, apel, kacang tanah dan brokoli sebagai makanan sebelum operasi guna membantu mempercepat pemulihan.

Selain mengonsumsi banyak makanan yang mengandung antioksidan, Anda juga perlu meningkatkan asupan protein sebelum melakukan operasi. protein memainkan peran penting dalam penyembuhan sehingga membantu mempercepat proses pemulihan setelah operasi nantinya. Anda bisa mengonsumsi keju cottage, yogurt, ikan, tuna, ayam, kalkun, almond, kenari, selai kacang atau telur untuk memenuhi asupan protein Anda. Makanan sebelum operasi lainnya jika Anda seorang vegetarian adalah Anda bisa mengonsumsi susu kedelai, tahu, tempe dan kacang-kacangan.

Vitamin C juga dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perbaikan semua jaringan di tubuh. Vitamin C dapat ditemukan dalam semua buah dan sayuran. Seminggu sebelum melakukan operasi, mengonsumsi makanan seimbang yang mengandung protein dan vitamin C akan bermanfaat untuk mempercepat proses pemulihan Anda.

Makanan yang harus dihindari sebelum menjalani operasi

Sebelum menjalani operasi, Anda juga memiliki pantangan untuk mengonsumsi beberapa jenis makanan tertentu. Fungsinya untuk mencegah terjadinya komplikasi setelah melakukan operasi, salah satunya inflamasi atau peradangan.

Solanasceous glycoalkaloids, atau SGAs, adalah senyawa alami yang ditemukan pada makanan seperti kentang, tomat dan terong. Pada kentang, semakin hijau kulit kentang, semakin tinggi kadar solanaceous gliycoalkaloids-nya. Jika Anda mengonsumsi makanan yang mengandung SGAs secara berlebih sebelum operasi, maka Anda berisiko mengalami keterlambatan pemulihan atau sadar dari obat bius. Jadi, makanan sebelum operasi yang baiknya Anda hindari adalah kentang yang memiliki kulit berwarna kehijau-hijauan ataupun yang telah tumbuh tunas.

Selain itu, Anda juga harus menghindari makanan yang banyak mengandung lemak, gula, serat dan jenis makanan apapun yang sulit dicerna, seperti:

  • Gorengan
  • Cookies
  • Permen
  • Keripik
  • Santen
  • Kopi hitam
  • Alkohol
  • Soda
  • Makanan produk olahan susu
  • Makanan lain yang merupakan produk junk food

Jika Anda rutin mengonsumsi vitamin dan suplemen, ada baiknya hentikan penggunaannya seminggu sebelum operasi. Diskusikan obat apa pun yang sedang Anda konsumsi dengan dokter. Pasalnya ada beberapa jenis obat yang bisa Anda konsumsi sesuai resep, namun ada juga obat yang harus dihentikan sebelum operasi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What Foods To Eat Before Surgery – http://www.livestrong.com/article/517631-what-meals-should-i-eat-before-surgery/ diakses pada 23 Mei 2017

Food Vegetables and Vitamins To Avoid Before Surgery – http://www.livestrong.com/article/329729-foods-vegetables-and-vitamins-to-avoid-before-surgery/ diakses pada 23 Mei 2013

What you eat before surgery may affect your recovery – https://www.sciencedaily.com/releases/2013/03/130321111015.htm diakses pada 23 Mei 2017

Nutrition Before Surgery – https://www.facs.org/~/media/files/quality%20programs/sfs/nutrition%20before%20surgery.ashx diakses pada 23 Mei 2017

Bestas A, Goksu H, Erhan OL. (2013). The Effect of Preoperative Consumption of Potatoes on Succinylcholine-induced Block and Recovery from Anesthesia. J Clin Monit Comput. 2013 Dec;27(6):609-12. Pubmed [online]. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23700201. Accessed 24 May 2017.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal diperbarui 29/05/2017
x