Makanan yang Baik dan Tak Baik untuk Dikonsumsi Sebelum Operasi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Setiap orang pastinya ingin cepat pulih setelah melakukan tindakan operasi. Nah, jika Anda salah satu orang yang sedang mempersiapkan diri untuk menjalani tindakan operasi, maka Anda harus lebih memperhatikan asupan makanan agar mempercepat proses pemulihan nantinya.

Mencukupi asupan nutrisi yang tepat akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda dan membantu Anda dalam proses penyembuhan lebih cepat. Selain itu, mengonsumsi makanan tertentu sebelum menjalani operasi juga bisa membantu mengurangi stres seseorang jelang atau pasca menjalani tindakan operasi.

Makanan sebelum operasi untuk mempercepat pemulihan

Makanan sebelum operasi yang bisa Anda konsumsi adalah jenis makanan yang banyak mengandung antioksidan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Antioksidan ini berfungsi untuk melawan radikal bebas yang berbahaya dari aliran darah. Pasalnya radikal bebas bisa merusak DNA dan sistem kekebalan tubuh.

Sebagian besar buah dan sayuran yang berwarna mencolok, seperti merah terang, kuning, hijau ataupun orange banyak mengandung zat antioksidan. Anda bisa mengonsumsi bayam, wortel, buah beri, anggur merah, cranberry, apel, kacang tanah dan brokoli sebagai makanan sebelum operasi guna membantu mempercepat pemulihan.

Selain mengonsumsi banyak makanan yang mengandung antioksidan, Anda juga perlu meningkatkan asupan protein sebelum melakukan operasi. protein memainkan peran penting dalam penyembuhan sehingga membantu mempercepat proses pemulihan setelah operasi nantinya. Anda bisa mengonsumsi keju cottage, yogurt, ikan, tuna, ayam, kalkun, almond, kenari, selai kacang atau telur untuk memenuhi asupan protein Anda. Makanan sebelum operasi lainnya jika Anda seorang vegetarian adalah Anda bisa mengonsumsi susu kedelai, tahu, tempe dan kacang-kacangan. 

Vitamin C juga dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perbaikan semua jaringan di tubuh. Vitamin C dapat ditemukan dalam semua buah dan sayuran. Seminggu sebelum melakukan operasi, mengonsumsi makanan seimbang yang mengandung protein dan vitamin C akan bermanfaat untuk mempercepat proses pemulihan Anda.

Makanan yang harus dihindari sebelum menjalani operasi

Sebelum menjalani operasi, Anda juga memiliki pantangan untuk mengonsumsi beberapa jenis makanan tertentu. Fungsinya untuk mencegah terjadinya komplikasi setelah melakukan operasi, salah satunya inflamasi atau peradangan.

Solanasceous glycoalkaloids, atau SGAs, adalah senyawa alami yang ditemukan pada makanan seperti kentang, tomat dan terong. Pada kentang, semakin hijau kulit kentang, semakin tinggi kadar solanaceous gliycoalkaloids-nya. Jika Anda mengonsumsi makanan yang mengandung SGAs secara berlebih sebelum operasi, maka Anda berisiko mengalami keterlambatan pemulihan atau sadar dari obat bius. Jadi, makanan sebelum operasi yang baiknya Anda hindari adalah kentang yang memiliki kulit berwarna kehijau-hijauan ataupun yang telah tumbuh tunas.

Selain itu, Anda juga harus menghindari makanan yang banyak mengandung lemak, gula, serat dan jenis makanan apapun yang sulit dicerna, seperti:

  • Gorengan
  • Cookies
  • Permen
  • Keripik
  • Santen
  • Kopi hitam
  • Alkohol
  • Soda
  • Makanan produk olahan susu
  • Makanan lain yang merupakan produk junk food

Jika Anda rutin mengonsumsi vitamin dan suplemen, ada baiknya hentikan penggunaannya seminggu sebelum operasi. Diskusikan obat apa pun yang sedang Anda konsumsi dengan dokter. Pasalnya ada beberapa jenis obat yang bisa Anda konsumsi sesuai resep, namun ada juga obat yang harus dihentikan sebelum operasi.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Manfaat Beras Hitam, “Beras Terlarang” dari Cina

Jika Anda sudah beralih dari beras putih ke beras merah, selamat! Anda telah membuat perubahan sehat. Tapi tahukah Anda bahwa beras hitam lebih sehat lagi?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Fakta Gizi, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

6 Makanan Paling Sehat untuk Sarapan

Saat sarapan, yang penting bukan porsinya, tapi apa yang kita makan. Pastikan salah satu (atau lebih) makanan ini ada di menu makan Anda setiap pagi.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Tips Makan Sehat, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi saat Haid

Supaya haid Anda lancar dan berjalan tanpa keluhan yang berarti, ada baiknya Anda ketahui dulu makanan saat haid yang dianjurkan untuk dikonsumsi.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Wanita, Menstruasi 16 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa Bedanya Soun dan Bihun? Lebih Sehat yang Mana?

Bihun dan soun sering dijadikan pelengkap pada bakso atau soto. Nah, tahukah Anda apa perbedaannya dan manakah yang lebih sehat? Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Fakta Gizi, Nutrisi 15 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk penderita maag makanan untuk penderita asam lambung

11 Makanan dan Minuman Terbaik untuk Penderita Sakit Maag

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
bagaimana cara menghilangkan stres

9 Makanan yang Membantu Menghilangkan Stres

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
manfaat daun selada

6 Manfaat Daun Selada yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat terong

5 Manfaat Terong untuk Kesehatan yang Sayang Dilewatkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit