Meskipun Enak, 5 Jenis Makanan Ini Bahaya Bagi Kesehatan Otak!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 3 Mei 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sadar atau tidak, kita mungkin telah mengonsumsi minuman ataupun makanan berbahaya setiap harinya. Memang tidak bisa dipungkiri, rasanya yang enak membuat lidah ketagihan. Padahal, ada banyak efek buruk yang mengintai kesehatan tubuh, termasuk kesehatan otak Anda, akibat sering mengonsumsi makanan dan minuman berikut ini.

1. Ikan yang mengandung merkuri

kandungan merkuri seafood

Ikan terkenal akan kandungan protein tinggi, yang tentu baik untuk kesehatan. Meski begitu, Anda tetap harus hati-hati dalam memilih jenis ikan yang akan Anda konsumsi. Beberapa jenis ikan laut memiliki banyak kandungan merkuri yang membahayakan bila dikonsumsi dalam jumlah besar atau terlalu sering.

Merkuri akan menyebar di dalam tubuh, termasuk ke bagian otak. Racun yang ditimbulkan oleh merkuri bisa merusak sistem saraf pusat dan neurotransmiter (zat kimia pengantar sel saraf di otak).

Sebuah penelitan dari Journal of Environmental and Public Health menyatakan bahwa paparan merkuri juga bisa sangat berbahaya pada bayi dan anak-anak. Ya, merkuri dapat mengganggu perkembangan otak dan menyebabkan kerusakan pada komponen sel-sel di otak. Bila dibiarkan, keracunan merkuri bisa mengakibatkan timbulnya cerebral palsy serta keterlambatan perkembangan otak anak.

Temuan ini juga diperkuat oleh pendapat para peneliti dari University of South Florida yang menemukan bahwa orang-orang dengan kandungan merkuri tinggi dalam darahnya mengalami penurunan fungsi kognitif sebanyak lima persen.

Ikan yang tinggi merkuri antara lain hiu, tuna sirip kuning, dan ikan todak. Namun, ini bukan berarti Anda harus menyingkirkan seafood dari makanan harian Anda. Masih banyak ikan jenis lain dengan kandungan merkuri yang rendah seperti lele, teri, dan salmon.

2. Makanan tinggi lemak trans

Makanan berbahaya lainnya yang sering Anda temui, yakni makanan dengan kandungan lemak trans yang tinggi. Lemak trans biasanya digunakan oleh produsen makanan untuk membuat suatu produk makanan tahan lama dan mudah digunakan.

Tidak bisa dipungkiri, makanan jenis ini memang sangat enak untuk dikonsumsi. Contohnya margarin, camilan kemasan, dan gorengan seperti pisang goreng, kentang goreng, dan chicken nugget. 

Namun, risiko yang harus Anda terima bila terlalu banyak makan makanan berbahaya ini dibuktikan dalam sebuah studi tahun 2011 yang dimuat pada American Academy of Neurology. Hasil penelitian menyatakan bahwa makanan dengan kandungan lemak trans yang tinggi bisa berdampak buruk pada kerja otak serta penurunan fungsi kognitif otak.

Hal ini juga diperkuat oleh Ewan McNay, Ph.D. dari Albany University. Ewan mengatakan bahwa lemak jenuh, yang tidak jauh berbeda dengan lemak trans, mampu merusak kemampuan otak untuk belajar dan mengingat informasi baru, bahkan hanya dalam waktu 10 menit setelah mengonsumsinya.

3. Makanan cepat saji

makanan junk food bikin imun agresif

Di balik rasanya yang nikmat dan bisa membuat orang ketagihan, makanan olahan atau yang biasa disebut makanan cepat saji ternyata mengandung bumbu rahasia yakni gula, lemak, dan garam. Kandungan garam inilah yang kemudian bisa membuat tekanan darah Anda menjulang tinggi sekaligus menurunkan fungsi kognitif.

Dilansir dari Healthline, sebuah penelitian yang melibatkan 52 orang membuktikan bahwa makan makanan olahan bisa menyebabkan rusaknya sel-sel pada otak yang kemudian menurunkan fungsi otak Anda.

4. Minuman manis

minuman manis bikin gemuk

Siapa yang tak suka minuman manis menyegarkan seperti sirup dan es teh manis, apalagi saat cuaca di siang hari terasa panas terik? Namun, Anda perlu waspada sebab terlalu banyak mengonsumsi minuman manis bisa membahayakan fungsi dan kesehatan otak Anda.

Hal ini didukung oleh sebuah penelitian di tahun 2015 dalam Journal Neuroscience, yang menunjukkan bahwa tikus yang diberi asupan gula yang tinggi mengalami penurunan fungsi kognitif otak yang cukup parah, radang otak, serta gangguan pada daya ingat.

5. Alkohol

manfaat alkohol dan minuman keras

Jika tidak dikonsumsi secara berlebihan, sebenarnya minum alkohol memiliki manfaat yang cukup baik untuk mendukung kesehatan. Namun, tidak menutup kemungkinan kalau alkohol juga bisa menjelma menjadi minuman beracun yang bisa membahayakan kesehatan otak Anda.

Dikutip dari Healthline, sebuah penelitian menunjukkan bahwa minum alkohol secara berlebihan akan berpengaruh besar dalam menurunkan kerja otak serta menimbulkan gangguan neurotransmiter dalam otak.

Efek buruk dari alkohol juga bisa menyerang remaja yang belum saatnya minum alkohol. Sebab pada masa-masa tersebut, otak masih berkembang. Remaja yang minum alkohol pun berisiko mengalami kelainan pada struktur dan fungsi otak serta gangguan perilaku dibandingkan remaja yang tidak minum alkohol.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
makanan yang tidak boleh dimakan saat perut kosong

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dimakan Saat Perut Kosong

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit