Benarkah Makanan Pedas Bisa Mengatasi Sakit Kepala Migrain?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda menyukai makanan pedas? Untuk sebagian orang yang gemar makan makanan pedas, makanan tersebut dianggap dapat menyembuhkan beberapa gejala kesehatan, seperti sakit kepala, migrain, atau flu. Lalu apakah benar makanan pedas dapat membebaskan Anda dari sakit kepala atau migrain yang menyerang? Bagaimana cara tubuh merespon rasa pedas yang dirasakan hingga rasa sakit tersebut hilang?

Makanan pedas dapat mengatasi sakit kepala dan migrain, apakah benar?

Mungkin Anda sudah tahu bahwa rasa pedas yang Anda rasakan selama ini sebenarnya adalah rasa nyeri dan panas yang dirasakan oleh lidah Anda akibat zat capsaicin yang terkandung di dalam cabai. Zat capsaicin tersebut yang merangsang rasa ‘nyeri’ dan panas, sehingga lidah Anda merasakan sebuah rasa yang disebut dengan rasa pedas. Walaupun bukan bagian dari empat rasa dasar – manis, pahit, asin, dan asam – rasa pedas digemari oleh banyak orang.

Bahkan makanan pedas dijadikan menu andalan ketika mereka diserang migrain atau sakit kepala. Dan percaya atau tidak hal tersebut telah dibuktikan dalam beberapa penelitian. Salah satu penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Headache and Pain, menunjukkan jika mengonsumsi sup yang pedas dan panas dapat mengurangi rasa sakit dan migrain yang menyerang kepala.

Makan makanan pedas mampu meningkatkan sistem imun Anda

Dalam sebuah jurnal Nature Chemical Biology, dijelaskan bagaimana tubuh merespon rasa pedas yang didapatkan dari makanan. Jurnal tersebut menyatakan bahwa mengonsumsi makanan pedas akan menimbulkan respon yang sama ketika tubuh mengalami luka, peradangan, atau infeksi akibat bakteri. Sehingga, tubuh akan secara alami mengeluarkan semua ‘senjatanya’ untuk menyembuhkan dan mengatasi peradangan atau infeksi yang terjadi.

Kemudian, sistem kekebalan tubuh Anda akan meningkat sesaat setelah makan pedas, karena yang tubuh Anda tahu hanyalah bagaimana caranya untuk menekan rasa sakit – yang Anda sebut rasa pedas – dengan sistem imun yang dimiliki.

Capsaicin dalam makanan pedas dapat menekan rasa sakit

Disebutkan dalam Journal of Headache and Pain, ketika mengonsumsi makanan dengan rasa pedas, saraf lidah akan memberikannya sinyal rasa pedas – dalam bentuk rasa sakit dan panas – ke otak. Kemudian yang menerima sinyal rasa pedas ini disebut dengan transient receptor potencial (TRP). Bagian otak ini berperan dalam merangsang berbagai sensasi, seperti sensasi panas, rasa sakit, dingin, dan hangat.

Dengan adanya bagian otak ini, maka tubuh Anda dapat mengetahui suhu sekitar dan bermacam-macam rasa. Sementara itu, saat rasa sakit menyerang, seperti migrain, maka TRP yang aktif ini akan menekan rasa sakit itu muncul, sehingga rasa sakit Anda berkurang.

Namun bukan berarti Anda bisa terus makan pedas untuk mengatasi rasa sakit kepala Anda. Terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas juga tidak baik untuk lambung dan usus Anda. Jika memang Anda selalu merasa nyeri dan migrain, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter dan memastikan kondisi kesehatan Anda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Suka olahraga di pagi hari dan harus minum kopi dulu biar segar? Penelitian membuktikan kalau minum kopi sebelum olahraga ternyata baik buat tubuh, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gizi Olahraga, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

4 Penyebab Buah Zakar Anda Gatal dan Ingin Terus Digaruk

Menggaruk alat kelamin terkadang sudah menjadi kebiasaan, tapi bisa juga karena memang terasa gatal. Apa saja penyebab buah zakar gatal? Apakah berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
olahraga malam hari

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
strategi menahan lapar

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit