Hati-Hati, Salad yang Anda Kira Sehat, Malah Bisa Menggagalkan Diet Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Banyak orang yang mengandalkan salad sebagai makanan utama jika sedang diet. Salad memang penuh dengan serat, sebab terdiri dari berbagai jenis sayuran dan buah-buahan. Tentu saja pas untuk orang yang ingin menurunkan berat badan. Namun apa jadinya jika salad yang dianggap sehat itu justru menjadi penghambat bahkan menggagalkan usaha Anda dalam menurunkan berat badan? 

Salad itu sehat atau tidak, sih?

Seperti yang kita tahu, semangkuk salad terdiri dari berbagai jenis sayuran atau pun buah-buahan tersebut dapat membuat diet Anda lebih cepat berhasil. Sebab, salad mengandung serat yang sangat tinggi. Mengonsumsi makanan berserat tinggi mampu bikin Anda tahan dari rasa lapar dan mencegah perut keroncongan terus menerus sepanjang hari.

Tetapi tunggu dulu, salad sehat tersebut malah bisa menghambat diet Anda. Mengapa?  

Hati-hati dengan lemak yang tersembunyi di dalam salad sehat

Tanpa Anda sadari, salad yang Anda makan justru mengandung lemak yang sangat tinggi. Mengapa? Coba lihat saja kemasan salad dressing yang Anda gunakan, berapa lemak yang terkandung di dalamnya. Biasanya salad dressing yang sudah dikemas tersebut memiliki kandungan lemak jenuh yang cukup besar dan tentu saja tinggi akan natrium. Satu sampai dua sendok makan salad dressing saja mengandung kalori sebanyak 100-200 kalori.

Padahal, Anda berniat makan salad untuk mengurangi kalori makanan yang masuk, bukan? Beberapa jenis dressing yang mengandung lemak cukup tinggi adalah mayones, thousand island, dan caesar salad dressing.

Solusinya, Anda bisa memilih minyak zaitun sebagai dressing yang cukup sehat, sebab minyak ini mengandung lebih banyak lemak tidak jenuh dari pada lemak jenuhnya. Tetapi ingat, jangan terlalu banyak juga ya dalam pemakaiannya.

Berbagai topping salad bisa jadi penyebab Anda gagal menurunkan berat badan

Salad menjadi nikmat ketika ditambahkan dengan taburan keju, potongan telur, dan daging asap. Namun jangan kaget jika semua tambahan itu membuat kalori salad sehat Anda menjadi sangat tinggi dan berlemak. Ya, keju adalah olahan susu yang mengandung banyak lemak jenuh serta natrium. sementara, daging asap dan telur – apalagi kuningnya – mengandung kolesterol yang cukup tinggi.

Salad sehat pun tidak bisa menggantikan nutrisi dari makanan penuh

Menurut Anda salad sehat, tetapi jangan pikir Anda dapat mengganti semua makanan Anda dengan salad. Meskipun sedang diet, Anda juga perlu makan makanan pokok dan makanan sumber protein. Jika Anda hanya memiliki salad saja sebagai menu setiap kali Anda makan, maka Anda mungkin mengalami kekurangan gula.

Bila memang Anda ingin untuk mengonsumsi salad terus, Anda bisa menjadikannya sayuran di dalam menu Anda, yang terpenting berbagai unsur zat gizi harus lengkap di dalamnya, yaitu karbohidrat, protein, lemak, dan serat.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit