home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

6 Hal yang Tanpa Disadari Bikin Anda Ngidam Makan Makanan Asin

6 Hal yang Tanpa Disadari Bikin Anda Ngidam Makan Makanan Asin

Faktanya, ngidam bukan cuma dialami oleh ibu hamil. Pria atau wanita yang muda hingga yang tua sekalipun bisa saja ngidam makanan tertentu meski sedang tidak lapar. Ternyata ada beberapa hal yang bisa menyebabkan Anda ngidam makanan asin. Apa saja penyebabnya?

Ngidam makanan asin padahal tidak hamil? Mungkin Anda…

1. Sedang stress

Kondisi yang tak menyenangkan atau yang membuat Anda merasa tertekan dapat semakin memicu hasrat Anda untuk makan makanan tertentu. Biasanya jika sedang stress, beberapa orang cenderung ngidam makanan asin atau yang berlemak.

Ngidam makanan saat stres ini merupakan respon alami tubuh untuk meningkatkan produksi dopamin. Dopamin adalah suatu senyawa kimia yang diproduksi otak yang mampu membuat Anda merasa tenang dan bahagia. Saat Anda menemukan suatu makanan tertentu yang mampu membuat tubuh Anda melepaskan dopamin, otak Anda akan mengirim sinyal kepada tubuh untuk menginginkan makanan tersebut di tiap kondisi yang sama.

2. Kurang tidur

Kurang tidur akibat keseringan begadang bisa membuat Anda ngidam makanan asin. Gagasan ini diperkuat oleh sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Sleep. Penelitian tersebut menemukan bahwa orang-orang yang kurang tidur jadi lebih banyak menyantap makan makanan asin tanpa disadari.

Tidak diketahui apa yang menjadi sebab-akibat dari hubungan ini, namun makanan asin bagi sebagian orang dirasa dapat memberikan kepuasan tersendiri untuk membalas efek kurang tidur yang bikin badan dan pikiran merana.

Bahkan dalam beberapa penelitian telah membuktikan bahwa orang yang pada dasarnya memang suka dengan rasa asin, otomatis akan menambahkan lebih banyak garam ke dalam masakannya.

3. Sedang bosan

Sama seperti ngidam makan saat sedang stres, kebosanan juga dapat membuat lidah Anda “gatal” untuk mencicip camilan asin. Sebuah survei yang dilakukan oleh Wansink mengungkapkan bahwa dari 1.000 partisipan, 86 persen orang ngidam makanan spesifik saat merasa senang, 52 persen saat mereka merasa bosan, serta 39 persen saat mereka merasa sedih atau kesepian.

4. Terlalu banyak berkeringat

Ngidam makanan asin bisa jadi diakibatkan oleh tubuh yang kekurangan natrium, terutama setelah berolahraga. Anda akan banyak berkeringat setelah berolahraga, bukan? Nah, keringat inilah yang membuat Anda kekurangan elektrolit dalam tubuh. Pasalnya, keringat mengandung garam.

Ketika Anda terlalu banyak mengeluarkan garam elektrolit lewat keringat, tubuh akan merespon dengan ngidam makanan asin sebagai upayanya mengembalikan keseimbangan cairan tubuh.

5. Sedang PMS

Ketika PMS, banyak wanita yang mulai ngidam makan makanan tertentu. Ada yang ngidam makanan manis, ada juga yang ngidam makanan asin. Hal ini dipengaruhi oleh naik dan turunnya hormon tertentu dalam tubuh menjelang menstruasi.

6. Adison Disease

Menurut Mayo Clinic, Adison Disease akan menyebabkan Anda ngidam makanan asin berlebihan. Kondisi ini membuat kelenjar adrenal (yang berfungsi mengeluarkan hormon pengatur keseimbangan cairan) gagal untuk memerintahkan ginjal untuk menyimpan berapa banyak sodium di dalam tubuh.

Hati-hati. Kebanyakan makan makanan asin berbahaya untuk kesehatan, lho!

Meski kesannya sepele, ngidam makanan asin yang dibiarkan berlarut-larut dapat berkembang menjadi masalah kesehatan serius di kemudian hari. Makanan tinggi garam tidak cuma meningkatkan risiko Anda mengalami hipertensi dan penyakit jantung, namun juga mengganggu fungsi ginjal dan pengeroposan tulang. Kebanyakan makan garam juga dapat berujung pada penumpukan lemak yang membuat kegemukan hingga obesitas.

Namun begitu, seorang ahli gizi, Kathy McManu, mengatakan bahwa menahan diri dari ngidam justru akan semakin memperkuat hasrat Anda untuk memakan makanan tersebut. Daripada Anda berjuang mati-matian untuk menghindar, lebih baik Anda tetap memakannya namun dengan porsi yang ebih kecil.

Selebihnya di waktu lain, siasati ngidam makanan asin Anda dengan mengalihkan pikiran kepada hal-hal lain, misalnya mendengarkan musik saat sedang stres atau bosan, atau minum minuman isotonik saat berolahraga (meski tetap lebih baik minum air putih). Kenali juga bedanya lapar asli dengan lapar palsu agar Anda tidak makan membabi buta.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 21/12/2017
x