Bolehkah Makan Kulit Ikan Salmon? Ketahui Dulu Manfaat dan Risikonya!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda salah satu penikmat ikan salmon? Hampir semua orang hanya menyantap bagian dagingnya yang kaya akan lemak sehat, lalu membuang duri dan kulitnya begitu saja karena dirasa tidak berguna. Eits, tunggu dulu. Apakah benar kulit ikan salmon tidak bisa dimakan? Seperti apa kandungan gizinya? Semua jawabannya dapat Anda temukan pada ulasan berikut ini.

Apakah kulit ikan salmon boleh dimakan?

Ikan salmon adalah salah satu ikan yang direkomendasikan oleh Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat, setara dengan Badan POM di Indonesia. Bahkan, FDA menganjurkan masyarakat untuk makan salmon dua sampai tiga kali per minggu untuk merasakan manfaat ikan salmon. Pasalnya, salmon mengandung asam lemak omega-3, vitamin B dan D, niasin, dan fosfor yang baik untuk tubuh. Ini sebabnya, tidak sedikit orang yang mengganti menu daging merah dan beralih ke ikan salmon dengan alasan lebih sehat.

Mengonsumsi daging ikan salmon sama sehatnya dengan makan kulit salmon. Namun, kebanyakan orang memilih untuk tidak memakannya karena tekstur kulit salmon cenderung lembap dan kenyal, sehingga malah menurunkan nafsu makan. Selain itu, membuang kulit ikan dinilai sebagai salah satu cara untuk mengurangi toksisitas pada ikan.

Dilansir dari Healthline, kulit ikan salmon pada umumnya aman untuk dikonsumsi. Akan tetapi, hal ini juga tergantung pada kondisi ikan salmon itu sendiri dan kondisi kesehatan orang yang memakannya. Jadi, Anda harus tahu cara pengolahan yang tepat saat memasak kulit salmon agar tetap sehat dan lezat.

Kandungan gizi kulit ikan salmon

Dalam 1 porsi kulit salmon goreng sebanyak 18 gram, kulit salmon mengandung 100 gram kalori, 7 gram lemak, 10 gram protein, dan 190 gram natrium.

Dibandingkan bagian dagingnya, kulit salmon mengandung konsentrasi tertinggi pada protein dan asam lemak omega-3. Asam lemak ini bermanfaat untuk mengurangi kadar trigliserida dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Memasak salmon yang masih dilapisi oleh kulitnya bermanfaat untuk menjaga nutrisi dan minyak di dalam salmon. Sebab biasanya minyak dalam ikan salmon akan hilang dalam proses persiapan sebelum dimasak.

Meskipun kulit salmon lebih sehat dari segi protein, Anda tidak lantas bisa memakannya dalam jumlah banyak. Anda tetap perlu membatasi konsumsi kulit salmon karena kadar kalori dan natriumnya cukup tinggi. Oleh karena itu, bagi Anda yang menderita hipertensi, memiliki riwayat stroke, dan sedang berusaha menurunkan berat badan tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya secara berlebihan.

Sumber: Serious Eats

Hati-hati bahaya kontaminasi pada kulit ikan salmon

Meski mengandung sejumlah manfaat untuk tubuh, salmon juga memiliki beberapa risiko untuk kesehatan. Sebagian besar salmon di dunia telah terkontaminasi akibat pencemaran lingkungan, maka bukan tidak mungkin bila kontaminasi tersebut akan masuk ke dalam tubuh Anda.

Bahan kimia seperti polychlorinated biphenyls (PCBs) yang berasal dari lingkungan dapat diserap melalui kulit salmon dan ikan yang dimakan. PCB ini adalah zat karsinogen (penyebab kanker) yang sering dikaitkan dengan efek cacat lahir bila dikonsumsi. Salmon juga menyerap metilmerkuri, bahan kimia yang menjadi racun bila dikonsumsi dalam jumlah besar.

Wanita hamil sangat rentan mengalami efek samping dari racun ini, bahkan bisa meneruskan dampaknya pada bayi dalam kandungan. Sama seperti PCB, metilmerkuri juga dikaitkan dengan kejadian cacat lahir pada bayi.

Pada dasarnya, manfaat makan kulit ikan salmon masih lebih besar daripada risikonya, asalkan salmon berasal dari perairan yang tidak terkontaminasi. Nah, Anda bisa mengolah kulit salmon menjadi beberapa sajian makanan, baik dengan cara dipanggang, dijadikan sushi, atau digoreng sebagai camilan sehat yang renyah dan lezat.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Zat aditif ada dalam setiap makanan kemasan. Biasanya sengaja ditambahkan untuk tujuan tertentu. Namun, apakah berbahaya bila dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit