Manfaat dan Kandungan Gizi Saus Tabasco, Sambal Pedas Asli Amerika

    Manfaat dan Kandungan Gizi Saus Tabasco, Sambal Pedas Asli Amerika

    Bagi Anda pecinta makanan Barat, pasti sudah tidak asing lagi dengan saus tabasco yang rasanya lumayan pedas dan sedikit asam. Tabasco biasanya dijadikan teman makan steak atau pasta. Penasarankah Anda, apakah saus tabasco mengandung manfaat kesehatan yang sama dengan cabe dalam makanan pedas lokal Indonesia? Ataukah sebaliknya, justru buruk bagi kesehatan?

    Nilai gizi dalam saus tabasco

    Saus tabasco itu sendiri sebenarnya hampir sama dengan saus sambal atau kecap kemasan yang Anda konsumsi setiap hari. Saus tabasco sendiri terbuat dari campuran cuka, garam, serta cabai.

    Saus ini tidak memiliki kandungan zat gizi khusus dan tidak memiliki banyak kalori. Satu sendok teh saus ini hanya mengandung 1 kalori. Saus merah ini tidak mengandung karbohidrat, lemak, ataupun protein.

    Apakah saus tabasco bermanfaat untuk kesehatan tubuh?

    Salah satu bahan dasar pembuat saus tabasco adalah cabai. Bahan aktif yang membuat cabai terasa pedas, capsaicin, memiliki manfaatnya tersendiri bagi kesehatan.

    Dalam beberapa penelitian, seperti penelitian yang dilaporkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, menyatakan bahwa konsumsi capsaicin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi, sehingga baik bagi jantung. Sementara penelitian lain melaporkan bahwa capsaicin mampu mengurangi rasa sakit serta membantu menurunkan berat badan.

    Capsaicin yang terkandung dalam cabai mirip dengan senyawa yang ditemukan dalam banyak ramuan obat dekongestan. Semakin pedas sambal Anda, semakin berair pula hidung Anda. Efek inilah yang dapat meringankan gejala pilek dan flu, serta sinusitis.

    Maka dari itu, ada beberapa orang yang menganggap kalau mengonsumsi saus tabasco juga dapat menimbulkan dampak yang baik untuk kesehatan karena mengandung capsaicin. Namun, sampai saat ini, tak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa tabasco sendiri memang baik untuk dikonsumsi setiap hari untuk kesehatan.

    Lalu, apakah saus tabasco aman untuk dikonsumsi dalam frekuensi yang sering?

    Kandungan terbesar yang ada di dalam saus tabasco adalah natrium alias garam. Maka, saus ini tidak dianjurkan untuk digunakan setiap kali Anda makan. Apalagi, jika Anda memiliki tekanan darah tinggi. Terlalu banyak asupan garam dapat meningkatkan tekanan darah.

    Asupan natrium yang dianjurkan dalam sehari bagi orang yang sehat dan tak memiliki riwayat tekanan darah tinggi atau penyakit jantung, yaitu kurang dari 2300 mg per hari. Jika Anda mengonsumsi tabasco terlalu banyak, maka hal ini akan menambah total asupan natrium Anda dalam satu hari. Belum lagi menghitung asupan garam dari menu makanan lain yang Anda konsumsi hari itu.

    Sementara, untuk Anda yang memiliki tekanan darah tinggi atau penyakit kronis tertentu, biasanya akan disesuaikan batas maksimal asupan natrium harian Anda, tergantung dengan kondisi kesehatan Anda saat itu. Untuk mengetahui lebih jelasnya, Anda bisa berkonsultasi pada ahli gizi dan menanyakan diet yang tepat bagi Anda.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Ipatenco, S. (2017). Tabasco Pepper Sauce Benefits. [online] LIVESTRONG.COM. Available at: https://www.livestrong.com/article/487195-tabasco-pepper-sauce-benefits/  [Accessed 20 Oct. 2017].

    Huang W, e. (2017). Capsaicinoids but not their analogue capsinoids lower plasma cholesterol and possess beneficial vascular activity. – PubMed – NCBI . [online] Ncbi.nlm.nih.gov. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25078570  [Accessed 20 Oct. 2017].

    Nutrition Facts of Tobasco Sauce. https://www.fatsecret.com/calories-nutrition/usda/tabasco-sauce [Accessed 20 Oct. 2017].

    University of Maryland Medical Center. (2017). Cayenne . [online] Available at: http://www.umm.edu/health/medical/altmed/herb/cayenne  [Accessed 20 Oct. 2017].

     

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Nimas Mita Etika M Diperbarui Dec 18, 2020
    Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri