home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kacang Panggang vs Kacang Mentah: Mana yang Lebih Sehat untuk Dicemil?

Kacang Panggang vs Kacang Mentah: Mana yang Lebih Sehat untuk Dicemil?

Kacang bisa menjadi camilan sehat asalkan Anda mengonsumsinya dengan cara yang benar. Banyak penelitian juga telah menunjukkan bahwa mengonsumsi kacang-kacangan memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk menurunkan kolesterol, tekanan darah, serta gula darah. Lantas, di antara dua cara menyantap kacang yang paling populer, manakah yang lebih sehat? Kacang panggang atau kacang mentah? Cari tahu jawabannya dalam artikel ini.

Membandingkan kacang panggang dan kacang mentah

Dilihat dari nilai nutrisi

Seratus gram kacang tanah mentah mengandung sekitar 500-600 kalori. Kacang panggang tentu mengandung kadar lemak dan kalori yang lebih tinggi daripada kacang mentah, karena telah melewati proses pemasakan dengan minyak dan (mungkin sedikit) garam. Selain itu, beberapa antioksidan dan kandungan vitamin dalam kacang juga hilang saat dipanggang.

Dilihat dari faktor rasa

Meski kacang mentah juga bisa dicemil, tapi kebanyakan orang lebih menyukai kacang panggang karena cita rasanya yang lebih gurih dan renyah. Sedangkan kacang mentah memiliki rasa yang sangat ringan dan sederhana. Hal ini membuat orang sering merasa bosan saat memakannya.

Dilihat dari kandungan bakteri

Kacang mentah mungkin memiliki bakteri yang berpotensi bahaya, seperti Salmonella dan E. Coli. Jika tanah tempat kacang bertumbuh terkontaminasi bakteri, kacang pun akan mudah terkontaminasi bakteri. Tidak hanya itu, air yang terkontamisasi saat panen atau pascapanen juga akan meningkatkan risiko kacang mentah terkena bakteri.

Satu studi melaporkan bahwa hampir 1 persen sampel dari berbagai kacang mengandung Salmonella, dengan tingkat kontaminasi tertinggi pada kacang macadamia dan terendah pada hazelnut. Akan tetapi, jumlah Salmonella yang terdekteksi rendah. Jadi, mungkin tidak menyebabkan penyakit pada orang yang sehat.

Sedangkan proses pemanggangan membuat bakteri tidak dapat mempengaruhi kacang panggang dengan mudah. Sebenarnya jumlah kontaminasi bisa hilang apabila kacang – terlepas dari cara menyatapnya, dibersihkan dan diproses secara benar sehingga membuat kacang aman untuk kesehatan.

Kesimpulan

Kacang mentah dan kacang panggang menawarkan berbagai manfaat kesehatan yang berbeda. Kacang mentah sangat sehat, tetapi risiko mengandung bakteri juga tinggi. Namun, kacang mentah tidak akan menyebabkan penyakit apabila dalam proses pembersihannya dilakukan dengan cara yang benar.

Di sisi lain kacang panggang terbebas dari bahaya bakteri namun mungkin mengandung lebih sedikit antioksidan dan vitamin. Selain itu, kandungan lemak sehat juga bisa menjadi rusak akibat proses oksidasi ketika dipanggang. Namun, risiko tersebut akan bergantung pada suhu dan lamanya waktu memanggang serta jenis kacang yang digunakan.

Secara keseluruhan jika kacang dipanggang pada suhu rendah sampai sedang, kandungan nutrisi di dalamnya tidak akan berkurang secara signifikan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Row vs Roasted Nuts: Which Is Healthier? – https://www.healthline.com/nutrition/raw-vs-roasted-nuts#section8 diakses pada 24 Januari 2018

Nuts: Row vs Roasted – https://www.livestrong.com/article/324603-nuts-roasted-vs-raw/ dikases pada 24 Januari 2018

Health Benefits of Nuts: Raw vs Roasted – http://healthyeating.sfgate.com/health-benefits-nuts-raw-vs-roasted-3920.html diakses pada 24 Januari 2018

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal diperbarui 08/02/2018
x