Daftar Makanan yang Harus Dihindari Dulu Saat Sedang Minum Obat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda selalu membaca petunjuk pemakaian obat sebelum minum obat? Sebaiknya ini selalu Anda lakukan. Mengapa? Karena agar obat yang masuk ke tubuh Anda bisa bekerja dengan baik dan tidak menimbulkan efek samping apapun. Obat bisa berinteraksi dengan zat lain yang masuk ke tubuh Anda, seperti zat dalam makanan. Interaksi obat dan makanan ini bisa menimbulkan perubahan dalam bagaimana obat bekerja.

Apa akibat dari interaksi obat dan makanan?

Beberapa hal yang bisa diakibatkan karena interaksi obat dan makanan adalah:

  • Mencegah obat bekerja dengan seharusnya
  • Mengubah bagaimana tubuh Anda menggunakan makanan
  • Menyebabkan efek samping obat menjadi lebih buruk atau malah lebih baik
  • Menyebabkan efek samping baru

Apa saja interaksi obat dan makanan yang paling umum terjadi?

Obat dan makanan tidak dapat dipisahkan. Saat minum obat biasanya Anda diharuskan makan terlebih dahulu atau setelahnya. Namun, Anda harus mengetahui interaksi obat dan makanan. Berikut ini merupakan beberapa interaksi obat dan makanan yang umum terjadi.

1. Susu atau produk susu dengan antibiotik

Susu atau produk susu (seperti keju dan yogurt) dapat mencegah penyerapan beberapa antibiotik, seperti tetrasiklin dan ciprofloxacin. Kalsium dalam susu dan produk susu dapat mengikat antibiotik pada lambung dan usus kecil bagian atas untuk membentuk senyawa yang dapat larut. Sehingga, penyerapan antibiotik oleh tubuh dapat terganggu.

Untuk mencegah hal ini terjadi, Anda disarankan untuk minum antibiotik satu jam sebelum atau dua jam setelah makan. Anda mungkin tidak perlu benar-benar menghindari susu.

2. Grapefruit (jeruk bali merah) dengan beberapa obat

Jeruk bali merah dapat berinteraksi dengan beberapa obat. Salah satunya adalah dengan statin (obat penurun kolesterol). Jeruk bali merah dapat meningkatkan jumlah obat statin dalam darah, sehingga dapat menyebabkan efek samping yang lebih besar.

Jeruk bali merah juga dapat berinteraksi dengan obat golongan calcium channel blockers (obat untuk tekanan darah tinggi), seperti felodipine, nicardipine, nisoldipine, amlodipine, diltiazem, dan nifedipine. Jeruk ini dapat mengganggu pemecahan obat-obat tersebut, sehingga malah dapat menyebabkan tekanan darah menjadi lebih tinggi.

Beberapa jenis obat lain juga dapat berinteraksi dengan jeruk bali merah ini. Di antaranya adalah antihistamin, obat pengganti tiroid, obat kontrasepsi, obat penghambat asam lambung, dan obat penekan batuk dekstrometorfan. Anda disarankan untuk menghindari jeruk bali merah saat mengonsumsi obat-obatan ini.

Senyawa yang disebut furanocoumarin dalam jeruk bali merah dapat mengubah karakteristik dari obat. Sehingga, kadar obat dalam darah dapat lebih tinggi atau lebih rendah dan menimbulkan efek samping.

3. Sayuran hijau (vitamin K) dengan warfarin

Warfarin adalah obat pengencer darah yang dapat membantu mencegah pembekuan darah. Obat ini bekerja dengan cara mengganggu vitamin K-faktor pembekuan darah dependen. Sehingga, mengonsumsi sayuran hijau yang mengandung vitamin K tinggi dapat menurunkan kinerja obat warfarin ini.

Beberapa sayuran hijau yang mengandung vitamin K tinggi adalah bayam, kale, sawi, brokoli, asparagus, lobak hijau, dan kol brussel. Namun, bukan berarti Anda harus benar-benar menghindari sayuran ini. Justru, Anda harus secara konsisten mengonsumsi sayuran ini sesuai kebiasaan makan Anda sehari-hari. Pengurangan atau peningkatan asupan sayuran hijau ini secara tiba-tiba di luar kebiasaan makan Anda malah dapat menyebabkan masalah.

4. Cokelat dengan monoamine oxidase inhibitor (MAOI)

MAOI adalah obat untuk mengobati depresi dan penyakit Parkinson. Obat ini bekerja dengan cara menghambat pemecahan asam amino tyramine dalam darah. Karena asam amino tyramine yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Sehingga, mengonsumsi makanan yang mengandung kadar tyramine tinggi, seperti cokelat, dapat mengganggu kerja obat ini. Selain cokelat, makanan lain yang tinggi tyramine adalah daging fermentasi, seperti pepperoni, sosis, dan ham.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jangan Sembarang Minum, Ini Daftar Pilihan Obat yang Aman untuk Ibu Menyusui

Ketika sakit saat menyusui, obat tentu jadi solusi cepat. Namun ternyata, Ibu tidak boleh minum sembarang obat. Apa saja obat yang aman untuk ibu menyusui?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 2 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Minum Antibiotik

Bagaimana sebenarnnya penggunaan antibiotik yang baik dan benar? Berikut beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat sedang minum antibiotik.

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Penyakit Infeksi 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Bedanya Obat yang Diminum Setelah Makan dan Sebelum Makan?

Jika Anda minum obat, pasti ada ketentuan minumnya, minum obat setelah makan, atau malah sebelum makan. Memang, apa bedanya?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 2 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Setelah Minum Obat, Berapa Lama Kemudian Efeknya Dirasakan Tubuh?

Seberapa sering Anda minum obat? Berbagai jenis obat tersedia untuk mengatasi penyakit Anda. Tapi seberapa cepat obat akan diserap setelah diminum?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 25 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

paracetamol dan alkohol

Bahaya Minum Paracetamol Setelah Minum Minuman Beralkohol

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 24 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
terlalu banyak minum obat

5 Tanda Anda Sudah Terlalu Banyak Minum Obat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
minum paracetamol saat hamil

Minum Paracetamol Saat Hamil, Apakah Aman?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 18 November 2020 . Waktu baca 3 menit
aturan minum obat

Ini Bedanya Obat yang Diminum Sebelum dan Setelah Makan

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 2 November 2020 . Waktu baca 4 menit