home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Ini Bahayanya Jika Anda Minum Kopi dan Minuman Berenergi Sekaligus

Ini Bahayanya Jika Anda Minum Kopi dan Minuman Berenergi Sekaligus

Saat tubuh lelah dan mengantuk, mungkin Anda akan memutuskan untuk membuat kopi atau membeli minuman berenergi. Keduanya memiliki efek yang sama, yaitu membangun kembali stamina. Namun, ada bahaya mengintai jika kopi dan minuman berenergi diminum bersamaan. Apa saja?

Bahaya minum kopi dan minuman berenergi sekaligus

Baik kopi maupun minuman berenergi, keduanya dapat meningkatkan stamina Anda. Namun, jangan salah mengambil kesimpulan. Jika kopi dan minuman berenergi diminum bersamaan, justru ada dampak buruk yang membawa bahaya bagi tubuh.

Kopi dikenal dengan kandungan kafeinnya, begitu juga dengan minuman energi. Hanya saja, keduanya memiliki kandungan kafein yang berbeda. Menurut Cleveland Clinic, satu cangkir kopi mengandung kafein sekitar 100 hingga 200 mg. Sementara minuman berenergi dapat melebihi 200 mg per sajian.

Setelah satu jam minum kopi atau minuman berenergi, kadar kafein akan melonjak dan bertahan selama 4-6 jam. Jika dikonsumsi dengan benar, kafein dapat meningkatkan kewaspadaan. Sebaliknya, kopi dan minuman berenergi diminum sekaligus akan menimbulkan bahaya.

Nah, meminum kedunya sekaligus, melonjakkan asupan kafein dalam tubuh. Alih-alih memberikan manfaat, justru overdosis kafeinlah yang terjadi. Efek ringan dari kondisi ini adalah palpitasi, tremor, agitasi, mulas, dan diare.

Pada kasus yang lebih serius, overdosis kafein dapat membahayakan nyawa. Salah satunya terjadi pada Davis Cripe, seorang siswa di South Carolina School.

Ia meninggal karena mengalami gagal jantung 2 jam setelah minum latte dari restoran cepat saji dan minuman berenergi.

Tim forensik menyatakan bahwa siswa tersebut mengalami kelebihan kafein sehingga menyebabkan aritmia jantung (jantung berhenti berdetak).

Sebuah studi yang diterbitkan pada International Journal of Health Sciences melaporkan minuman berenergi mengandung zat yang bersifat ergogenik—meningkatkan stamina seseorang. Efek zat ini dapat memengaruhi kinerja jantung.

Jika kopi dan minuman berenergi diminum bersamaan, tubuh akan merasakan efek ergogenik lebih besar. Akibatnya, denyut jantung akan meningkat dan tekanan darah pada arteri jadi semakin besar.

jenis serangan jantung

Efek lain minum kopi dan minuman berenergi sekaligus

Selain menyebabkan aritmia jantung, bahaya minum kopi dan minuman berenergi sekaligus antara lain:

  • Iskemia jantung (penyempitan pembuluh darah jantung)
  • Kejang dan halusinasi
  • Kerusakan otot (rhabdomyolysis)

Bila kondisi ini terjadi, tidak ada obat penawar khusus yang bisa mengobati kelebihan kafein. Namun, dokter akan memberikan obat untuk mengurangi gejala, seperti benzodiazepin untuk kejang, dan beta blocker atau antiaritmia untuk mengatasi disfungsi jantung.

Berapa asupan kafein yang aman?

Agar bahaya minum kopi dan minuman berenergi sekaligus dapat dihindari, Anda perlu mengetahui batasan aman kafein yang masuk ke dalam tubuh.

Dalam sehari, 400 mg kafein cukup aman untuk kebanyakan orang dewasa yang sehat. Bila diperkirakan, jumlah ini setara dengan 3 sampai 4 cangkir kopi, 10 kaleng minuman soda, atau 2 buah kaleng minuman berenergi sehari.

Namun, takaran yang disebutkan bukanlah ukuran yang pasti dan tetap. Anda tetap harus membaca berapa banyak kadar kafein pada minuman Anda. Batasi pula minum kopi, cokelat, teh, minuman berenergi, dan soda.

Pasalnya, berbagai jenis kopi, seperti espresso, cappucino, latte, dan minuman lainnya memiliki kandungan kafein yang berbeda. Hindari pula minum minuman berkafein dengan zat lain, seperti alkohol.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mayo Clinic. Caffeine: How much is too much?. Accessed on June 21th, 2019.

Cleveland Clinic. Coffee, Tea, Energy Drinks: Can You Overdose on Caffeine?. Accessed on June 21th, 2019.

Niam Mcientire. Independent. Teenager dies in classroom of caffeine overdose after downing latte, energy drink and Mountain Dew. . Accessed on June 21th, 2019.

Alsunni, Ahmed Abdulrahman. “Energy Drink Consumption: Beneficial and Adverse Health Effects.” International journal of health sciences vol. 9,4 (2015): 468-74.

 

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 18/12/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x